// Dari mana memulainya, itulah yg jadi pikiran ambo saat ini?
// Mudah untuk dikatakan, sulit untuk dilaksanakan.

Kita mulai dari bapak dan ibu guru SD, dengan motto " Sumbar berbenah dari 
Bawah".. Mulai dari kelas satu SD .. selain nilai kelas yang wajib bagus ada 
satu lagi program wajib sebagai sarat untuk naik kelas. "membersihkan sampah". 
Setiap anak punya daerah atau kawasan bersihnya yang wajib bersih sampai dia 
lulus  SD. 

dan terus SMP.. area atau kawasan diperlebar.. dst.

Maaf dusanak.. ini ide agak nyeleneh saketek.. (kalau bersih terjaga,  mau apa 
saja tinggal memetik jari"
 

 Wassalam
Zulkarnain Kahar
freezing to death




________________________________
From: Bakhtiar Muin <[email protected]>
To: teddy alfonso <[email protected]>; [email protected]
Cc: [email protected]
Sent: Sat, December 5, 2009 9:56:15 AM
Subject: [...@ntau-net] Re: lapehnyo tanago terdidik ka lua nagari

 
 
Ass.wr.wb.
 
Teddy Alfonso Sikumbang

Hemat ambo, mesti kito mulai .. ..
Kami para Saudagar Muda Minangkabau Sumatera Barat, sedang dan akan terus 
berkarya serta siap bersinergi untuk masa depan Sumatera Barat di Sumatera 
Barat...Amin..

BakhtiarM:
 
Dari mana memulainya, itulah yg jadi pikiran ambo saat ini?
Mudah untuk dikatakan, sulit untuk dilaksanakan.
 
Sebulan di kampung, sekarang sudah kembali ke Jakarta. Pembangunan tanpa grand 
design yg matang dan workable. akan menyisakan kepedihan, dan kekecewaan yg 
dalam. Tiga factor kelebihan Sumbar adalah keindahan alam, SDM yg lumayan, dan 
bakat berdagang.
Untuk meningkatkan pendapatan dari sumber keindahan alam, tentunya perlu 
membangun infrastrukturnya, sehingga nyaman bagi touris. Duitnya dari mana?
Misalnya saja, agar perjalanan dari Padang- Bukit Tinggi dipersingkat waktunya, 
dari dua jam menjadi 1,25 jam. Menambah lajur jalan saja dari dua lajur jadi 
tiga, agar kendaraan yg mau cepat leluasa memotong kendaran yg lambat, butuh 
dana paling sedikit satu trilliun.
 
Menata tempat2 wisata, seperti danau singkarak, danau maninjau, memindahkan 
penduduk yg sudah begitu ramai dipinngir danau membutuhkan usaha yg sangat 
besar dan dana yg sangat besar.
 
Dalam perdagangan, barang yg keluar dari sumbar, semen, kelapa sawit, batu 
bara. Barang2 yg masuk ke Sumbar lewat pelabuhan container, masuknya penuh 
barang2 keperluan Sumbar, keluarnya hanya 30% container yg terisi. Ini cerminan 
ekonomi Sumbar. APBD sumbar 1, 7 T, dari PAD hanya sekitar 500-600M. Jadi 
hampir sama dengan data container, Sumbar sanggup membiayai dirinya 30%, 70% 
sumbangan dari pemerintah pusat.
 
Dunsanak Teddy, ambo binguang kalau mau wisata di Sumbar. Pergi kedanau 
Maninjau dan Singkarak, penuh rumah dipinggir danau, mau berenang, dimana 
tempat yg nyaman, danau dijadikan septic tank, mengapung kuning2 didanau, 
bagaimana mau berenang, suasana kotor begitu. Lewat kelok Sembilan, ada daerah 
yg bagus sekali, tapi tidak ada fasilitas wisatanya. Wisata pantai air manis di 
Padang, kotornya bukan main, sampah berserakan di-mana2.
 
Akhirnya masih lumayan, ke Lombok, naik boat, didepan pantai senggigi, berenang 
dan menyelam lihat terumbu karang dan ikan2 yg bagus, Pulangnya keliling2 di 
Bali.
 
Wass.wr.wb.
Bakhtiar Muin
  
 


      
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke