Waalaikumsalam, wr.wb

Beruntung ranah minang telah melahirkan sepasang tenaga pendidik yang pulang 
ingin membangun negeri.  Saya salah satu orang yang percaya hanya dengan 
pendidikan dan process panjang suatu kemajuan itu bisa dicapai.  Tak ada jalan 
pintas untuk maju.

Semoga kesusksesan selalu bersama anda berdua.. Amin.

'Menjelang kelahiran saya kedunia, ibu dari nenek saya menanam dua batang 
cengkeh ditanah terbatas yang kami punyai di ditepi danau maninjau.., orang 
orang kampung beertannya sambil tertawa .. awak lah gaek kapanga juo dittanam 
cangkeh tu lai...., dengan tersenyum beliau menjawab menjawab. "Ambo mananam 
untuk cucu ambo nan ka lahia, jan sampai beko inyo gadang ibo lo hatinyo 
mancaliak urang mamanjek cangkeh."  beliua dikenal dengan nama uwaik Maryam, 

// th 1975 saya berkesempatan jadi orang pertama mamanjat dan memetik dua 
batang cengkeh tersebut... pada saat orang orang lain berpesta pora dengan 
musim cangkeh.. di kelok kelok...

Bila kita berbuat sesuatu tanpa berfikir kita  dapat apa... itulah sebuah 
tindakan mulia..kata almarhum nenek saya..

Wassalam

 
Zulkarnain Kahar
Hilton, Garden Inn.. West Edmonton, Canada




________________________________
From: Yesi Elsandra <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Sat, December 5, 2009 6:08:06 PM
Subject: [...@ntau-net] Re: lapehnyo tanago terdidik ka lua nagari

Assalamualaikum warahmatullahieabarakatuh.....


Sangat menarik sekali bahasan kita kali ini. Pak Boes, Pak Zulkarnain, Pak 
Bakhtiar, Pak Teddy dan dunsanak kasadoelahe, tinggal di Ranah Minang 
menjadikan ruang batin saya lebih nyaman (mungkin karena kampung sendiri, makan 
dari beras tanah pusako sendiri).

Banyak teman yang menyayangkan keluarga kecil kami pindah ke Padang. Bahkan 
beberapa hari menjelang gempa teman suami saya menelpon, "Ngapain pindah ke 
Padang, Kota mati tuh." Katanya. Beberapa hari kemudian gempa. Alhamdulillah 
suami saya tidak terpengaruh ajakan temannya untuk meniggalkan Padang walau 
sebenarnya sebelumnya ia memiliki pekerjaan yang nyaman di Bandung.

Kami berdua alumni Pascasarjana di Bandung. Saya alumnus Manajemen Unpad, suami 
dari Fakultas Elektro dan Informatika ITB. Walaupun di sana dulu banyak tawaran 
yang mengiurkan, tapi kami berdua sudah berkomitmen untuk pulang ke Ranah 
Minang, membangun kampuang sendiri. Dan untuk itu konsekwensinya kami harus 
memulai dari nol, suami saya bahkan belum memiliki pekerjaan.

Allah Maha Melihat, Maha Mengetahui apa yang ada dalam dada hamba-Nya. 
Alhamdulillah dalam hitungan hari kami dapat tawaran ngajar di Pascasarjana 
Univ. Andalas dan Pascasarjana Univ swasta di Padang. Suamipun akhirnya lolos 
CPNS Dosen di Univ. Andalas. Alhamdulillah, kami tidak sengsara dan 
kemiskinanan di kampung sendiri....


      
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke