Jabal Tsur Oleh K Suheimi Subuh ini seperti kebiasaan setiap selesai shalat Subuh hari jum'at say diminta beri kuliah Subuh di Masjid An Nur.
Betapa marah dan berangnya kaum Quraisy menyadari dia terkecoh sewaktu keinginannya membunuh dan menghabisi Nabi Muhammad, ternyata mereka hanya menemukan Ali bin Abi Thalib. Padahal strategi telah disusun secara rapi Rumah Nabi Muhammad sudah di kepung, dan Muhammad tampak tidur di pembaringan Namun Allah memperdaya kaum kafir, menyelamatkan Rasul Nya dengan menidurkan kaum kafir Quraisy dan menyelamtan Nabi Bukan main marahnya mereka, sambil menghunuspedang mereka mengejar nabi Muhammad sambil berteriak "Bunuh Muhammad" Pengejaran sampai ke mulut Gua jabal Tsur Abubakar menggigil ketakautan mendengar teriakkan Bunuh Muhammad , melihat kilauan mata pedang di mulut Gua dan tampak kaki kuda dan kaki onta Tamatlah dan disinilah berakhirnya kehidupan" Disaat genting itulah Nabi Muhammad menenangkan dan membakar semangat Abubakar dengan memegang pahanya nabi berkata "Jangan gentar, jangan cemas dan jangan takut, jangan bersedih. Allah bersama kita" "Laa Tahzan Innallah Maanna" Kalimat Allah bersama kita inilah 1431 tahun yang lalu menjadi kekuatan dan semangat membentuk masyarakat yang lebih beradab dan bermoral tinggi. Memang apa yang di khawatirkan bila yang Maha kuasa, yang Maha perkasa serta yang Maha Pengasih dan Maha penyayang itu benar yang selalu bersama kita dan kita selalu bersamanya. Saya tutup ceramah itu dengan mengungkapkan Bila kita memandang ke arah selatan dari Masjidil Haram di Kota Makkah, akan tampak barisan bukit batu terhampar memanjang. Berjarak lima kilometer dari Kota Makkah, barisan bukit batu tersebut adalah Jabal Tsur, perbukitan tertinggi di Makkah Al-Mukarromah. Kendati sudah berada di depan pintu masuk gua, kaum kafir Quraisy terkecoh dengan keberadaan sarang laba-laba dan sarang burung merpati yang menutupi jalan masuk ke gua. Jabal Tsur atau Gunung Tsur memiliki tiga puncak yang bersambungan dan berdekatan. Di salah satu puncak Jabal Tsur itulah terdapat Gua Tsur.Gua Tsur merupakan tempat yang dijadikan perlindungan Rasulullah Muhammad SAW dan sahabatnya, Abu Bakar RA. Rasul dan Abu Bakar bersembunyi dari kejaran kaum kafir Quraiys. Mereka berpandangan, tak mungkin ada orang yang sebelumnya masuk tanpa merusak sarang laba-laba dan membuat burung merpati terbang dari sarangnya. Dengan logika itu, kaum kafir Quraisy pun angkat langkah dan menghentikan pengejaran, kembali ke Kota Makkah. Memang Allah berjanji, bila tak ada seorangpun yang menolong RasulNya. Maka Allah akan menolongnya. Hanya dg memerintah laba-laba memintal sarangnya, serta menyuruh merpati bersarang dan bertelur disana, buyarlah semua yang di rancang orang Quraisy. Saya teringat firman Allah SWT dalam Surat At-Taubah ayat 40. Ayat itu berbunyi: ””Bila kamu tidak mau menolong Rasul, maka Allah SWT telah menjamin menolongnya ketika orang-orang kafir mengusirnya berdua dengan sahabatnya. Pekanbaru 1 Muharam 1431 Powered by Telkomsel BlackBerry® -- . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
