2009/12/24 sjamsir_sjarif <[email protected]>:
>
> Tolong terangkan sedikit apa significancenya Puasa Asyura itu. Ada apa 
> sebetulanya tanggal 10 Muharram itu serta latar
> belakang sejarahnya? Apa makna Asyura itu? Sejak kapan dimulai Puasa Asyura 
> itu.
>

Mak Ngah, berikut beberapa riwayat terkait puasa 'Asyura (dan juga Tasu'a).

    Diriwayatkan dalam shahihain, dari Ibnu Abas radiyallahu ‘anhuma
berkata,Ketika Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam tiba di
Madinah, Beliau mendapati orang-orang Yahudi berpuasa pada hari
‘asyura. Maka Beliau bertanya kepada mereka, "Hari apa ini hingga
kalian berpuasa?" Mereka menjawab: "Ini adalah hari yang mulia di mana
Allah menyelamatkan Nabi Musa dan kaumnya, serta menenggelamkan
Fir’aun beserta bala tentaranya." Maka sebagai ungkapan rasa syukur
terhadap Allah, Nabi Musa berpuasa pada hari ini, dan kamipun ikut
berpuasa. Beliau lalu bersabda, “Sungguh kami lebih berhak dan lebih
utama (untuk mengikuti Musa) dari pada kalian.” Rasulullah shalallahu
‘alaihi wa sallam kemudian berpuasa dan memerintahkan untuk berpuasa
pada hari itu.

    Imam Muslim meriwayatkan dalam shohihnya, dari Abu
Qotadah,“Seorang laki-laki datang bertanya kepada Rasulullah
shalallahu ‘alaihi wa sallam tentang pahala puasa hari ‘asyura. Maka
Rasulullah menjawab: Aku berharap kepada Allah agar menghapus
dosa-dosa setahun yang lalu.”

    Dalam shahih Muslim, dari Ibnu Abas radiyallahu ‘anhuma berkata:
Ketika Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam berpuasa ‘Asyura dan
menganjurkan para sahabatnya untuk berpuasa, mereka berkata: Wahai
Rasulullah sesungguhnya ini adalah hari yang diagungkan oleh
orang-orang Yahudi dan Nasrani, Maka beliau bersabda: Kalau begitu
tahun depan Insya Allah kita akan berpuasa (pula) pada hari kesembilan
(tasu’a). (yakni, bersamaan dengan puasa ‘asyura, untuk menyelisihi
Ahli kitab). Ibnu Abas berkata: belum sampai tahun berikutnya,
Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam telah wafat.

Sedikit catatan bahwa latar belakang puasa 'Asyura tidak berarti
lantas kita dapat membuat-buat puasa baru berdasarkan hari raya Yahudi
dan Nasrani lainnya. Rasulullah Shallallahu 'alayhi wa Sallam tentunya
mensyari'atkan puasa 'Asyura sebagai bagian dari tugas beliau
menyampaikan risalah dari Allah.

Allahu Ta'ala a'lam.

Wassalaamu'alaykum,
-- 
Abu 'Abdirrahman, Ahmad Ridha bin Zainal Arifin bin Muhammad Hamim
(l. 1400 H/1980 M)

-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe

Kirim email ke