Walaupun saya belum mendapat keterangan dalam posting ini apa artikata "asyura" itu, namun tampaknya Asyra itu tidak ada hubungannya dengan kematian Hussein cucu nabi Muhammad s.a.w. itu ya?
Salam, --MakNgah --- In [email protected], Ahmad Ridha <ahmad.ri...@...> wrote: > > 2009/12/24 sjamsir_sjarif <hamboc...@...>: > > > > Tolong terangkan sedikit apa significancenya Puasa Asyura itu. Ada apa > > sebetulanya tanggal 10 Muharram itu serta latar > > belakang sejarahnya? Apa makna Asyura itu? Sejak kapan dimulai Puasa Asyura > > itu. > > > > Mak Ngah, berikut beberapa riwayat terkait puasa 'Asyura (dan juga Tasu'a). > > Diriwayatkan dalam shahihain, dari Ibnu Abas radiyallahu `anhuma > berkata,Ketika Rasulullah shalallahu `alaihi wa sallam tiba di > Madinah, Beliau mendapati orang-orang Yahudi berpuasa pada hari > `asyura. Maka Beliau bertanya kepada mereka, "Hari apa ini hingga > kalian berpuasa?" Mereka menjawab: "Ini adalah hari yang mulia di mana > Allah menyelamatkan Nabi Musa dan kaumnya, serta menenggelamkan > Fir'aun beserta bala tentaranya." Maka sebagai ungkapan rasa syukur > terhadap Allah, Nabi Musa berpuasa pada hari ini, dan kamipun ikut > berpuasa. Beliau lalu bersabda, "Sungguh kami lebih berhak dan lebih > utama (untuk mengikuti Musa) dari pada kalian." Rasulullah shalallahu > `alaihi wa sallam kemudian berpuasa dan memerintahkan untuk berpuasa > pada hari itu. > > Imam Muslim meriwayatkan dalam shohihnya, dari Abu > Qotadah,"Seorang laki-laki datang bertanya kepada Rasulullah > shalallahu `alaihi wa sallam tentang pahala puasa hari `asyura. Maka > Rasulullah menjawab: Aku berharap kepada Allah agar menghapus > dosa-dosa setahun yang lalu." > > Dalam shahih Muslim, dari Ibnu Abas radiyallahu `anhuma berkata: > Ketika Rasulullah shalallahu `alaihi wa sallam berpuasa `Asyura dan > menganjurkan para sahabatnya untuk berpuasa, mereka berkata: Wahai > Rasulullah sesungguhnya ini adalah hari yang diagungkan oleh > orang-orang Yahudi dan Nasrani, Maka beliau bersabda: Kalau begitu > tahun depan Insya Allah kita akan berpuasa (pula) pada hari kesembilan > (tasu'a). (yakni, bersamaan dengan puasa `asyura, untuk menyelisihi > Ahli kitab). Ibnu Abas berkata: belum sampai tahun berikutnya, > Rasulullah shalallahu `alaihi wa sallam telah wafat. > > Sedikit catatan bahwa latar belakang puasa 'Asyura tidak berarti > lantas kita dapat membuat-buat puasa baru berdasarkan hari raya Yahudi > dan Nasrani lainnya. Rasulullah Shallallahu 'alayhi wa Sallam tentunya > mensyari'atkan puasa 'Asyura sebagai bagian dari tugas beliau > menyampaikan risalah dari Allah. > > Allahu Ta'ala a'lam. > > Wassalaamu'alaykum, > -- > Abu 'Abdirrahman, Ahmad Ridha bin Zainal Arifin bin Muhammad Hamim > (l. 1400 H/1980 M) -- . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
