da jepe di daerah wak di pasa tingkek batusangka tu yg di tangah2 tu yg jua pangek salimpuang tu ado pulo talua yg diselimut daun kunyik tu... kadang2 kalau buek wak buek gulai masin ikan ameh kalau ado taluonyo yo dibungkui pakai daun kunyik tu...
renny,ancol www.renisy.blogspot.com ________________________________ From: "[email protected]" <[email protected]> To: [email protected] Sent: Thu, January 14, 2010 2:03:58 PM Subject: [...@ntau-net] Asam Pedas Telur Ikan Berselimut Daun Kunyit..by : Jepe Asam Pedas Telur Ikan Berselimut Daun Kunyit. .by : Jepe Dalam perjalanan dari Sibuhuan menuju Pekanbaru sejenak saya mampir makan siang di Pasir Pangairaian. Seperti biasa jika saya bertugas di ibu Kota Kabupaten Rokan Hulu ini jika urusan "los lambung" maka rumah makan yang terletak di pinggiran jalan utama yang membelah kota ini menjadi pilihan pertama saya dalam menyelesaikan urusan "los lambung" Dari berbagai pilihan menu masakan orang Pasir (Kampar) yang tidak jauh berbeda dengan cita rasa masakan ranah minang maka saya selalu ingin mencicipi yang rasa-rasanya tampil beda dan jarang dijumpai di rumah makan kebanyakan kota Pekanbaru Menu itu saya kasih saja namanya "Asam Pedas Telur Ikan Berselimut Daun Kunyit" dari penampilan secara fisik menu ini saya pikir tidak terlalu sulit untuk membuatnya, hanya sebuah variasi lain dari kebanyakan asam pedas sebut saja asam pedas daging, asam pedas ikan baung atau asam pedas jenis ikan laut lainnya Asam pedas telur ikan ini, kebetulan yang saya cicipin ini telur ikan Mas yang pada intinya apapun jenis telur dari ikan yang ukurannya sangat kecil dan banyak bisa dibuat, apakah itu telur ikan sungai (kolam) ataupun telur ikan laut kita bisa menghadirkan menu ini ditengah keluarga Sederhana saja cara membuat asam pedas telur ikan ini, menurut Ibu yang punya rumah makan ini, telur ikan yang telah dikumpulkan dalam jumlah yang banyak diberi bumbu bawang merah, bawang putih, jahe yang telah dihaluskan serta sedikit garam lalu diambil beberapa sendiok makan dibungkus dengan daun kunyit utuh dua lapis saling bersilang lalu bisa dikiat dengan tali pelapah pisang atau disemat dengan lidi, bisa juga di ikat seperti "kepala pocong" (saya pikir anda bisa membayangkan bagaimana membungkus telur ikan ini dengan daun kunyit) Telur ikan yang berselimut daun kunyit ini di gulai dengan kuah asam pedas seperti halnya membuat asam pedas ikan, setelah matang telur ikan didalam daun kunyit tadi saling bersatu dan siap dihidagkan Rasanya ? Mmm cukup mengundang selera dan meransang nafsu makan yang lagi patah selera, jika patah hati saya pikir memang tidak bisa diobati dengan rasa asam pedas telur ikan ini (mengadu saja Anda sama Mama Loren ya, itu kalo perjaya dunia paranormal dan perdukunan kalau patah hati he he , selingan gaya menulis aja Bro) Tentunya rasa telur ikan ini "berat" pada rasa dun kunyit yang khas tapi lidah masih bisa mentolerir rasa keras aroma daun kunyit ini karena diimbangi kuah asam pedas yang seger dan rasa yang asam sedang khas dari aroma rasa asam. Kandis apalagi dilumat dengan menyuap nasi panas semua rasa akan menyatu dan lidah serta perangkat alat kunyah dan rasa anda dalam rongga mulut akan menerima dengan "bahagia".dan rasa bahagia itu diterjemahkan sama lidah anda yang bergoyang tak terkendali dengan tarikan yang spontan serta responsif menerima rasa asam pedas telur ikan yang khas ini Silahkan mencoba memasak asam pedas telur ikan berselimut daun kunyit ini sebagai alternatif dari berbagai hidangan. Bersantap makan anda bersama keluarga di rumah Soal rasa memang tidak pernah bohong yang enak tetap akan dibilang enak, jika saya kasih nilai "enak" menu khas daerah Kampar ini maka bolehlah B plus, dalam arti saya pernah merasakan yang nilai A di Bangkinang untuk jenis masakan asam pedas telur ikan ini Salam Kuliner "life on a plate" Pasir Pengairaian, 14 Januari 2010 Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!-- . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-- . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
