Dnda. Riri Mairizal Chaidir dan kmd. Rozidateno Putri Hanida nan ambo hormati.
Memang banyak hal hal nan seharusnyo dibaco/dipareso dek birokrat birokrat SB. tsb. Ambo indak tahu apakah hal hal nan banyak kito diskusikan iko lai dibaconyo pulo, antahlah ! Ambo setuju jo kesimpulan Riri "*Cuma sayangnya, kita sering melihat pembangunan Sumbar itu dari titik pandang “kita” bukan dari titik pandang “mereka”. Pengertian “kita” itu bisa perantau, ataupun kalau ada di Sumbar tidak berada di dalam lingkungan pemerintahan*." Salam Abraham Ilyas -- . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
