Kt tdk menafikan bbrp ekses jelek dr yang memaksakan diri utk berpoligami tp 
trnyata blm mampu memenuhi kewajiban sesuai aqidah

Tp hendaknya itu jangan dijadikan utk apriori utk POLIGAMI

Selama prosesnya sesuai aqidah saya rasa GO AHEAD aja

Salam
TR
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

-----Original Message-----
From: "Reni Sisri Yanti" <[email protected]>
Date: Tue, 16 Mar 2010 11:27:42 
To: <[email protected]>
Subject: Re: [...@ntau-net] kawin batambua jo nikah bawah tangan

Bapak taufik dan bpk ridha
mohon maaf sebelumnya, cerita ini tdk bermaksud mengharamkan yg dihalalkan 
islam,
cerita ini tak lebih tak kurang cuma mengambarkan sebab akibat sebuah hasil dr 
polygami dr pernihahan siri.
Bpk ridha mengatakan jaman dulu bundo kanduang manirimo wakatu beliau di madu, 
lalu apo jaman kini bundo2 kanduang di ranah masih nio di madu? 
Cerita ini memaparkan akibat2 hal tsb di jaman skr bukan dulu? Dulu seorg anak 
bisa masuk sekolah dgn cukup melingkarkan tangan ke kepala sampai ke telinga, 
sekarang? Bukan sajo umur yg harus cukup tp harus punyo akte kelahiran, 
apakah akte kelahiran bs diperoleh dr sebuah nikah siri? 
Itu baru salah satu contoh , lalu dicerita tsb mengatakan pula akibat 
diceraikan oleh suami siri, bagaimana hak nafkah anak?
Dijaman skr aja hak anak dr perceraian resmi saja byk yang tak menerima haknya, 
apalagi dgn perceraian dr pernikahan siri?
Bapak2 bs melihat  byk janda2dr pernikahan resmi di tanah bundo menghidupkan 
sendiri anak yg ditinggal mantan suami yg tak di beri hak nafkah padahal 
sewaktu sidang perceraian sudah diwajibkan kepada si mantan memberi nafkah 
kepada anak yg ditinggalkan pd mantan istri,  
yg menikah resmi sajo saroman itu apolai yg "saroman itu" ? Masih untuang harto 
banyak tp ba'a ka manyakolahan anak?
Oh gampang bs diatur pakai piti bisa kalua tu akte palsu!  halal kah? Kasaroman 
itu se tarui?
Jgn dipikirkan perbuatan sajo yg halal, tp pikian apo kelanjutan dr itu sampai 
nantinyo terhadap anak dan lainnyo?
Mohon maaf saya sebagai perempuan ingin nantinya kaum saya hidup yg layak 
sebagai perempuan seutuhnya dimata allah, masyarakat, dunia dan akhirat
aturan agama dan undang2 negara setidaknya seiring sejalan demi kesempurnaan 
hidup kaum hawa, demi teman perempuan,sodara perempuan,ponakan dan anak 
nantinya,
apakah anda rela sodara perempuan bahkan anak perempuan anda tidak memperoleh 
kesempurnaan dalam suatu hidup terutama dalam hal "perkawinan" ?


Renny.ancol
www.renisy.blogspot.com
sekali lagi mohon maaf jika tak berkenan, cuma uneg2 sbg perempuan melihat 
nasib perempuan jaman skr yg tak beruntung menjadi wanita yg tak sempurna 
dimata masyarakat 

-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe

-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe

Kirim email ke