Berita bencana alam yang menyedihkan lagi.
Saya khawatir bendcana-bancana longsor baru-baru ini seperti di Aia Janiah 
Solok dan sekarang di Goduk Pasa Robaa sampai ka Taram (Daerah Padang Manggateh 
jo Batang Tobik) dekat sekali hubungannya dengan loggarnya permukaan bumi di 
Sumatera Barat. 

Khawatir lagi, khusus mengenai Galodo Goduk - Padang Manggateh - Sungai 
Kamuyang sampai ke Taram pada saat ini ada pula hubungannya dengan kasus Tanah 
Ulayat belakangan ini, dimana penduduk dikucar-kacirkan 9kasarnya diusir) dan 
perkara Tanah Ulayat dimenangakan perusahaan dengan bantuan pemerintah sehingga 
orang luar dapat mengolah tanah ulayat (kasarnya membabat hutan) sekehendak 
hatinya. Pekik masyarakat yang diusir karena kasus ini masih kedengaran dengan 
jelas. 

Hal-hal ini barangkali ada baiknya menjadi konsiderasi dari para pemerhati ABS 
SBK dalam membicarakan Hak-hak Tanah Ulayat dan Pusaka Tinggi. Sedangkan kasus 
Tanah Ulayat Nagari Ampalu diperbatasan Riau yang didpekikkan masyarakat sana 
juga kurang dihiraukan pemegang kuasa daerah ...

Untuk mengnal nagari-nagari saya lampirkan peta administrasi daerah 50 Koto dan 
sekitarnya.
http://mapaction.org//component/mapcat/mapdetail/1869.html

Salam,
--MakNgah
Sjamsir Sjarif


--- In [email protected], Syofiardi BachyulJb <bach...@...> wrote:
>
> Korban Galodo Gunung Sago Belum Diketahui, Tim Penolong ke Lokasi            
>                 PadangKini.com | Senin, 22/03/2010, 22:39 WIB
>                 PADANG--Galodo besar dari puncak Gunung Sago di Kabupaten 
> Limapuluh Kota menghantam sejumlah nagari pukul 17.00 WIB, Senin (22/3/2010).
> 
> Belum
> diketahui berapa korban jiwa, namun sejumlah sumber PadangKini.com
> menyebutkan sejumlah rumah hancur dan ratusan pengungsi menginap di
> rumah sanak-saudara mereka di pinggiran Kota Payakumbuh.
> 
> Bupati
> Limapuluh Kota Amri Darwis yang dikontak sedang berada dekat lokasi
> mengatakan, belum bisa memastikan apakah ada korban dan berapa rumah
> yang rusak. Namun tim dari Satpol PP, Polisi, TNI, Karang Taruna, dan
> sejumlah masyarakat sedang menuju ke lokasi yang berjarak 2 sampai 3 km
> dari Nagari Batu Payuang tempat posko didirikan.
> 
> (Selanjutanya silakan klik: http://www.padangkini.com)
> 


-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe

To unsubscribe from this group, send email to 
rantaunet+unsubscribegooglegroups.com or reply to this email with the words 
"REMOVE ME" as the subject.

Kirim email ke