Assalamualaikum Wr.Wb. yth. Bapak Aryandi. Saya mengucapkan terimaksih banyak atas semua jawaban2 yang saya terima dari Bapak Aryandi, yang mana sudah menyita waktu Bapak Aryandi yang berharga.
Allah maha pemurah, telah memberikan rezeki yang agak berlebih dibanding yang lainnya kepada Bapak Aryandi, sehingga bisa bersedekah, berdonasi untuk membangun Musholla dilingkungan tempat Bapak Aryandi menetap. Ya Bapak Aryandi benar, negara Indonesia memang subur sekali Pak Aryandi, cepat tumbuh apa2pun. Wah berita yang sangat sensasi seklai, anak pemulung tamat kuliah. Yah perjuangan yang sangat berat sekali, tetapi hanya berapa orang kah yang sanggup mendapat anugerah seperti dia... anak pemulung yang tamat kuliahnya diperguruan tinggi? Irwan Prayitno, Anis Matta, AA Gym...punya anak rata2 7, dan berkecukupan menurut pendapat/pandangan Pak Aryandi. Agak berbeda sedikit dengan para Nabi dan Rasul. Mudah2an dibaca oleh Buja HMA moga2 beliau bisa/bersedia manambahkan kekurangan sana sini, itupun andaikata sekiranya ada yang perlu tambahan. Terima kasih banyak sekali lagi Pak Aryandi, maaf juga atas kesilapan2 saya, mohon dimaklumi saya anak lahir/besar dirantau, mungkin TARATIK saya kurang bagus dimata pak Aryandi. Yah mudah2an Bapak Aryandi dan istri bisa dikaruniai banyak anak, banyak rezeki, sebanyak yang diinginkan. Wasalam, Muljadi Syukurlah, setiap -------- Original-Nachricht -------- > Datum: Fri, 23 Apr 2010 08:43:30 -0700 (PDT) > Von: [email protected] > An: [email protected] > Betreff: Re: [...@ntau-net] Wanita > Wa'alaikumsalam wr wb, pak Mulyadi yang insya ALLAH dirahmati ALLAH > Agak berat tanya yang disampaikan krn hingga saat ini masalah ini juga > jadi bahan renungan juga bagi saya dan istri. Namun kalo dilihat dr silsilah > kami berdua, yang sama2 bersaudara 4 orang, insya ALLAh dengan anak bertiga > kok kayaknya masih kurang ya???? Entah lah pak Mul, yang jelas saya dan > istri berusaha sekuat tenaga, semampun kami untuk tidak meninggalkan generasi > yanga lemah sesudah kami... > > Namun kalo dilihat perjalanan kami semenjak menikah, Alhamdulillah > semuanya berjalan lancar dan rezeki tadi selalu bertambah... walau hidup > sederhana... namun jika dibandingkan dengan yang lain kami tetap bersyukur... > masih > bisa memberi/bersedekah buat sesama ataupun dijalan ALLAH lainnya, spt saat > ini setiap bulan selalu ada donasi untuk pembangunan musholla di > lingkungan saya... > > Pak Mulyadi... sebagaimana kejadian pemulung yang membuang anaknya kemarin > di daerah Ciputat... saya rasa inilah salah satu ketakutan yang diberikan > ALLAH apabila kita punya iman yang tipis, yang hanya bergantung pada materi > semata, bahkan sampai mempertuhankan materi... > Insya ALLAH bila kita yakin akan pertolongan ALLAH, sesulit apapun hidup > ini selalu ada jalan keluar... ALLAH tidak akan membebani kita, bila itu > diluar kemampuan kita... Ini yang sebagian besar telah dilupakan oleh sebagian > besar umat Islam yang mayoritas di negeri yang sangat subur ini... > > Berbalik lagi cerita tentang kehdupan anak yang dilahirkan dari keluarga > pemulung. Dulu pernah ada mahasiswi di Univ Pamulang, yang kehidupannya > memang dari keluarga pemulung.... semua saudara-saudaranya adalah pemulung, > orang tuanya pemulung... tapi dengan memulung itulah mereka hidup rukun, > senantiasa bersyukur pada Rabb-nya... Pergi dan pulang ke sekolah/kampus > mereka > berjalan kaki sambil memulung... Dan kalo tak salah, sang mahasiswi > tersebut akhirnya mendapatkan beasiswa dr domper dhuafa hingga selesai > kuliahnya... Subhanalllah pak Mul... > > Mungkin banyak juga diantara sahabat kita yang secara materi boleh dikata > berlebih, berkecukupanlah, namun tidak mempunyai anak keturunan. Ikhtiar > sudah dilakukan, waktu, dana sudah tak terbilang, namun anak tak juga > hadir.... Luar biasa pak Mul, ternyata anak bukan lah hak kita... tak ada > andil > kita disana, seribu bahkan sejuta kalipun kita berhubungan suami istri, Jika > bukan atas izin ALLAH, takkanlah terjadi ... So anak juga termasuk rezeki > yang ALLAH titipkan... Dan anak bukanlah milik kita, kita hanya dititipi > saja, pastilah anak tersebut ada rezekinya.. entah melalui kita atau orang > lain... > > Tentang banyak anak banyaka rezeki saya tak bisa jawab pak... tapi kalo > kita berkaca pada Irwan Prayitno, Anis Matta, AA Gym... rasa-rasanya mereka > diberi kemampuan untuk membuktikan apa yang pak Mul tanyakan. Rata-rata > anak2 mereka lebih kurang 7 orang.... Tapi jika kita melihat pada kehidupan 25 > nabi/rasul yang wajib kita imani, hanya beberapa orang nabi saja yang > dikarunia anak yang banyak, atl. nabi Adam AS, nabi Yakub, sebagian besar > hanya > sepasang saja, kalo saya tak salah... Ini lah yang jadi bahan renungan juga > bagi saya dan istri... > > Demikian pak Mul, tak ada yang salah dari apa yang pak Mul tanyakan, dan > saya juga dengan senang hati menjawab sebisa saya, namun bila ada yang salah > mudah2an ada koreksi dari Buya HMA, ustads kita yang lainnya. Maklum saya > juga sedang belajar... belajar dari pengalaman orang yang lebih banyak > ilmunya tentu lebih baik, pasti banyak hal baru yang belum kita dapatkan, > termasuk saya yang baru menjalani 9th bahtera keluarga ini... > > Terima kasih atas doanya ya pak Mul, semoga ALLAH SWT meng-ijabahnya... > Amin.. > > ARYANDI > > > > > > ________________________________ > From: Muljadi Ali Basjah <[email protected]> > To: [email protected] > Sent: Fri, April 23, 2010 4:23:16 PM > Subject: Re: [...@ntau-net] Wanita > > Assalamualaikum Wr.Wb. Yth. Bapak Aryandi. > > Saya mau bertanya sedikit, apakah secara tidak langsung bunyi dari > sebagian tulisan Bapak Aryandi se-akan2 mengabaikan Keluarga Berencana? > Karena Bapak Aryandi sendiri sanggup menerima 3 orang anak kandung. > > Apakah Bapak Aryandi pernah membayangkan atau merasakan bagaimana > kehidupan tukang pulung, dari sebelum lahir sampai bisa mempunyai keturunan? > Pendidikan, status sosial, resume titik pandang perspektip dari kacamata > dengan > otak dan daya analisa MEREKA arah kedepan jangka dekat/jauh? > > Berapakah jumlah ummat manusia didunia diawal tahun 1900 dan jumlahnya > sekarang? > > Setiap manusia itu punya rejeki, itu benar, contohnya tukang pulung itu > dilahirkan juga telanjang, tetapi kenapa MEREKA MENJADI TUKANG PULUNG? > Ya mungkin karena gak sekolah, gak kuliah, bodoh mungkin, malas mungkin, > atau tidak ada/ bisa memamfaatkan kesempatan. > Ya .... Bapak Aryandi, apakah itu rezeki yang diberikan Allah SWT. buat > tukang pulung??????? > Ataukah itu rezeki yang DIBERIKAN oleh > SYSTEM/LINGKUNGAN/PEMERINTAH/SUKU/BANGSA/KAUM SEAGAMA? > > Mohon maaf kalau ada kata2 yang kurang mengena dihati bapak Aryandi. > > Wassalam, > Muljadi > > Selamat, insya Allah moga2 mendapat putri anak ketiga, murah rezeki. > BTW, analog.... banyak anak banyak rezeki? > > > -------- Original-Nachricht -------- -- GRATIS für alle GMX-Mitglieder: Die maxdome Movie-FLAT! Jetzt freischalten unter http://portal.gmx.net/de/go/maxdome01 -- . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
