Uda MN dan sanak ambo,

Dikotomi pri dan nonpri nampaknya masih mendominasi tulisan uda Mochtar.
Apokah masih relevan
dikotomi tu? Perilaku tengkulak pada dasarnya bukanlah milik suatu etnik
atau bangsa tertentu.
Keserakahan adalah milik semua anak manusia terlepas apa suku atau
bangsanya. Kecuali
mereka yang beriman tentunya.

Dia Piaman, tengkulak karupuak baguak adalah urang awak juo. Inyo manantukan
hargo dek inyo
menguasai pasar. Di Lembang, Jabar banyak pak haji nan jadi tengkulak sayur
mayur. Dek inyo
punyo jaringan di Pasar Induk Kramat Jati.

Jadi tengkulak ikan di Bagan Siapi-api banyak urang Tionghoa, itu bukan dek
nonpri nyo. Tapi
indak lebih dari kerakusan karena menguasai pasar.


2010/5/21 Mochtar Naim <[email protected]>

>   Kawan2 di dunia maya,
>
> Berikut dan terlampir adalah esai saya mengenai "Revolusi Biru dan Nasib
> Kaum Nelayan" dalam menyambut ikon baru dari Menteri Kelautan, Fadel
> Muhammad: Revolusi Biru.
>
> Kebetulan, kitapun dalam rangka Kongres Kebudayaan Minangkabau 2010, telah
> memasukkan topik bahasan mengenai pengembangan usaha kelautan di perairan
> Sumatera Barat, karena kita dikarunia oleh Allah dengan panjang pantai yang
> melebihi 2000 km, termasuk kepulauan Mentawai dan tempayan/*basin: "*Laut
> Minangkabau." Di hadapan kita terbentang pilihan alternatif: ikut arus
> pembangunan dengan menyerah-andalkan kepada penguasa ekonomi non-pri,
> seperti selama ini, dengan kita hanya sebagai obyek, atau membangun ekonomi
> kelautan berbasis ekonomi kerakyatan-kenelayanan, sebagai subyek.
>
> Kita perlu mengancang-ancang bagaimana bentuk pembangunan kelautan yang
> akan kita reka ke masa depan, di saat ketika tanah ulayat daratan praktis
> sudah habis tandas diserahkan kepada para penguasa ekonomi non-pri untuk
> perkebunan sawit, dsb., dengan kita kembali menjadi kuli di atas tanah
> ulayat kita sendiri.
>
> Mari kita persekapkan masalah revolusi biru dan nasib kaum nelayan ini.
>
> MN 22/05/10
>
> --
> .
> Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat
> lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet
> http://groups.google.com/group/RantauNet/~
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
> - DILARANG:
> 1. Email besar dari 200KB;
> 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi;
> 3. One Liner.
> - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
> - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
> - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
> - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan
> keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
>



-- 
Wassalaamu'alaikum
Dutamardin Umar (aka. Ajo Duta),
gelar Bagindo, suku Mandahiliang,
lahir 17 Agustus 1947.
Nagari Gasan Gadang, Kab. Pariaman. rantau: Deli, Jakarta, sekarang
Sterling, Virginia-USA
------------------------------------------------------------
"menjadi bagian dari sapu lidi, akan lebih bermanfaat dari pada menjadi
sebatang lidi"

-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe

Kirim email ke