ado urang awak di ateh kapal Mavi Marmara Ustad H Ferry Nur, satu dari 11 relawan Indonesia yang kini ditawan Israel, setelah diserang pasukan komando zionis di atas kapal misi kemanusiaan Mavi Marmara, Senin (31/5) dini hari lalu, ternyata urang Jorong Tabek Pasa Kubang, Nagari Sariak, Kecamatan Sungaipua, Kabupaten Agam. Tak banyak cerita soal Ketua Komite Indonesia untuk Solidaritas Palestina (Kispa) itu selama ini. Siapa sebenarnya Ustad Ferry?
Laporan---TEDDY ARLAN--SUNGAIPUA Ferry Nur, merupakan anak ketiga dari lima bersaudara. Putra pasangan H Yusnidar, 68, dan (Alm) M Nur, warga asli Sariak, Sungaipua (bukan Banuhampu-red). Meski terlahir di Jakarta, kedua orangtua Ferry, mengirim anak ketiganya itu pulang kampung. Agar bisa mempelajari agama selain sekolah formal seperti anak sebanyanya. "Kami sama besar dan satu sekolah mulai dari SD sampai SMP di kampung. Dulu dia (Ferry Nur-red) sekolah di SD Sariak. Setelah menamatkan sekolah di SMP 1 Sungaipua, dia kembali lagi ke Jakarta," tutur sepupu Ferry Nur, Farida, 42, saat disambangi POSMETRO, di Sariak, Rabu (2/6). Dari: andi ko <[email protected]> Kepada: [email protected] Terkirim: Rab, 2 Juni, 2010 18:34:38 Judul: [...@ntau-net] Insiden Mavi Marmara-Palestina Sanak Palanta Baa pandapek sanak palanta tentang insiden kapa bantuan nan ka masuak ka Palestina nan di tembaki Israel ko. Alah duo hari, alun ado pembahasan di palanta. Salam Andiko Kapal Relawan Lain Bergerak Menuju Gaza Kapal kedua yang mengangkut sekitar tiga puluh penumpang diperkirakan akan bergabung. Selasa, 1 Juni 2010, 21:22 WIB Amril Amarullah, Harriska Farida Adiati VIVAnews - Aktivis pro-Palestina mengaku telah mengirim kapal lain untuk menantang blokade Israel atas Gaza, Selasa 1 Juni 2010. Greta Berlin, salah satu pemimpin Gerakan Pembebasan Gaza mengatakan, kapal kargo lain telah bertolak dari Italia menuju Gaza. Kapal kedua yang mengangkut sekitar tiga puluh penumpang diperkirakan akan bergabung. Berlin mengatakan, dua kapal tersebut akan tiba di Gaza akhir pekan ini atau awal pekan depan. "Inisiatif ini tidak akan berhenti," kata Berlin di kamp organisasi di Siprus. "Pada akhirnya kami kira Israel akan mendapat semacam akal sehat. Mereka akan menghentikan blokade atas Gaza, dan salah satu caranya, bagi kami, adalah dengan terus mengirimkan kapal ke sana," lanjut Berlin. Serangan terhadap konvoi bantuan kemanusiaan Senin lalu menimbulkan kecaman terhadap Israel. Kemungkinan, tekanan pada Israel untuk mengakhiri blokade atas Gaza akan terus meningkat. Blokade tersebut menyebabkan 1,5 juta warga Palestina di Jalur Gaza terpuruk dalam kemiskinan. Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa mengutuk tindakan yang menyebabkan korban tewas dan akan membentuk penyelidikan imparsial. Aksi protes terjadi di sejumlah negara musli, termasuk Turki yang secara tak resmi mendukung armada dengan kapal induk Mavi Marmara tersebut. Aksi untuk memprotes tindakan Israel juga terjadi di Indonesia dan Malaysia di mana seorang pria Palestina menyayat dirinya sendiri di luar kantor Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Kuala Lumpur. (Associated Press) (hs) -- . Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting - Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe. -- . Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting - Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe. -- . Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting - Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
