Ibu DR Yesi, satu ungkapan nurani yang tulus dari seorang ibu, saya rasa ini perlu diteruskan ke cagub Sumbar. Sama dengan harapan sanak Riri, Mudah-mudahan ada yang yang punya akses ke Cagub, silahkan diprint atau diforwarkan email ini. Salam, Elthaf
2010/6/24 Yesi Elsandra <[email protected]> > *Kepada yang terhormat calon Gubernur Sumatera Barat.* > > > > Baliho sudah lama terlihat, visi dan misi juga sudah terdengar. Debat dan > kampanye terbuka sudah pula dilaksanakan, sekarang tinggal waktunya rakyat > Sumbar memilih. Saya yakin dan percaya seluruh kandidat adalah orang-orang > terbaik yang dimiliki Sumbar. Oleh karena itu siapapun kelak yang akan > terpilih secara jujur dan adil maka kita wajib mendukung kepemimpinannya > kelak. > > > > Kandidat Gubernur yang dimuliakan Allah SWT, seperti kita ketahui, Sumbar > adalah sebuah propinsi yang kaya. Kita memiliki lautan yang bisa > menghasikan jutaan ton ikan dan produk laut lainya. Kita memiliki danau dan > sungai air deras yang luar biasa cantiknya untuk pariwisata. Kita juga > mempunyai gunung, bukit dan lembah yang tanahnya sangat subur untuk bercocok > tanam. Selain itu kita juga memiliki seni dan budaya yang unik, putra-putri > dengan semangat belajar yang luar biasa (pernah dikatakan sebagai industri > otak), semangat berdagang yang luar biasa dan tentunya satu hal yang kita > syukuri adalah kita memiliki keyakinan dan keimanan kepada Allah SWT. > > > > Pertumbuhan ekonomi dan kunjungan wisata ke Sumbar pascagempa memang cukup > memprihatinkan, tapi sebagai anak nagari yang tinggal di Padang, saya > berkeyakinan dan optimis bahwa suatu saat Sumbar akan mampu bangkit menjadi > profinsi yang mampu memberikan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat dan > menjadi profinsi terdepan di Sumatera asal suksesi kepemimpinan Gubernur > saat ini berlangsung jujur, adil, dan rakyat memiliki pengetahuan dan > kecerdasan dalam memilih. > > > > Bapak-Bapak calon Gubernur, saya bukan siapa-siapa, saya hanya seorang > perempuan dan ibu rumah tangga yang mencoba melihat Sumbar dari kaca mata > perempuan dan pandangan seorang ibu. Rasulullan mengatakan, ibu dimuliakan 3 > kali dari ayah. Karena dari rahim ibulah awal mula kita ini ada, dan dari > susu ibu pulalah cikal bakal pertumbuhan kita. > > > > Perempuan memiliki kesempatan yang sama untuk dapat berperan dalam > kemasyarakatan, memajukan bangsa disamping menjadi istri. Selain itu, > apabila perempuan bisa memperoleh pendidikan, maka dia akan lebih mampu > mendidik anak-anaknya dan hal ini akan memajukan bangsanya. "*...When you > educate a man, you educate one person, but when you educate a women, you > educate a generation...*.", demikian mantan Menteri Pemberdayaan > Perempuan, Meutia Hatta Swasono. > > > > Saya memandang keberadaan perempuan dan kaum ibu adalah variable yang > penting dalam keberhasilan kepemipinan Bapak-Bapak kelak. Ada beberapa hal > yang ingin saya sampaikan kepada Bapak-Bapak berkaitan dengan ini: > > > > 1. Memberikan kesempatan pendidikan yang sama kepada anak perempuan, > melindungi, mendorong, memotivasi, memfasilitasi, agar anak-anak perempuan > agar dapat sekolah hingga perguruan tinggi. > 2. Melarang berbagai eksploitasi terhadap perempuan dan anak-anak dalam > bentuk apapun. Mengembalikan anak-anak ke sekolah sehingga tidak ada > satupun > anak-anak dengan alasan biaya tidak bisa sekolah. > 3. Memberikan edukasi kepada ibu menyusui bahwa memberikan ASI ekslusif > 6 bulan adalah hal terbaik untuk kesehatan dan kecerdasan generasi yang > akan > datang. Untuk itu hendaknya pemerintah dapat lebih giat lagi > mengkampanyekan > back to ASI dan membatasi peredaran susu formula serta memberikan proteksi > akan bahaya susu formula bagi newborn baby. > > > > Kita tidak pernah tau, kapan rakyat ini akan terbebas dari kemiskinan, > kebodohan dan ketiadaan. Kelak jika Bapak-Bapak terpilih memimpin Sumbar, > maka tanggung jawab itu ada di pundak Bapak-Bapak. Saya optimis kita mampu > menjadi lebih baik, asal pemimpin memuliakan perempuan dan kaum ibu. > > > > Semoga Allah SWT memberi Sumbar pemimpin yang Sidiq, Tablig, *Amanah,** > **Fatonah > dan memuliakan perempuan serta ibunya. Amin…*** > > > > Mohon maaf lahir batin jika ada kekhilafan. > > > > Dr. Yesi Elsandra (35th) > > Konselor Laktasi dan Penggiat Smart Parenting > > -- > . > Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di > tempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet > http://groups.google.com/group/RantauNet/~ > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: > - DILARANG: > 1. E-mail besar dari 200KB; > 2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; > 3. One Liner. > - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet > - Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting > - Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply > - Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an > keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe. > -- . Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting - Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
