Saya setuju dengan pesan-pesan yang disampaikan pada calon gub./wagub. Sumbar itu, tapi dari acara debat yang saya lihat di Metro TV tadi malam, tidak seorangpun calon yang menggigit. Semuanya flat dan standar, artinya tidak banyak yang dapat kita harapkan. Kemudian, janganlah kita beranggapan bahwa negeri kita kaya raya. Sebetulnya tidak, kenapa ?. Kita minim memiliki sumber daya alam, dan negeri kita juga rawan bencana. Dan perlu diingat, sekarang adalah masa globalisasi. Tidaklah mutlak sutau daerah yang memiliki kekayaan alam berlimpah akan berjaya, dan yang berjaya adalah daerah sebagai motor atau lokomotif untuk daerah lainnya. Jadikan daerah-daerah lain gerbong yang tergantung pada lokomotofnya. Itulah daerah yang akan maju dan sebagai pelopor nantinya. Bisakah Sumbar berbuat demikian ?, tentu bisa yang jelas kita punya modal diantaranya Teluk Bayur dan Masyarakat Perantau. Mari kita pikirkan. Wassalam, Dr.Ir. Herman Moechtar Ahli Kebumian
--- On Thu, 6/24/10, Riri Chaidir <[email protected]> wrote: From: Riri Chaidir <[email protected]> Subject: Re: [...@ntau-net] Kepada yang terhormat calon Gubernur Sumatera Barat. To: [email protected] Date: Thursday, June 24, 2010, 12:29 AM Pesan yang sangat baik. Mudah2an ada di antara anggota Palanta yang punya akses dan meneruskan pesan ini kepada para calon Gubernur Sumbar. Riri Bekasi, l, 48 2010/6/24 Yesi Elsandra <[email protected]> Kepada yang terhormat calon Gubernur Sumatera Barat. Baliho sudah lama terlihat, visi dan misi juga sudah terdengar. Debat dan kampanye terbuka sudah pula dilaksanakan, sekarang tinggal waktunya rakyat Sumbar memilih. Saya yakin dan percaya seluruh kandidat adalah orang-orang terbaik yang dimiliki Sumbar. Oleh karena itu siapapun kelak yang akan terpilih secara jujur dan adil maka kita wajib mendukung kepemimpinannya kelak. Kandidat Gubernur yang dimuliakan Allah SWT, seperti kita ketahui, Sumbar adalah sebuah propinsi yang kaya. Kita memiliki lautan yang bisa menghasikan jutaan ton ikan dan produk laut lainya. Kita memiliki danau dan sungai air deras yang luar biasa cantiknya untuk pariwisata. Kita juga mempunyai gunung, bukit dan lembah yang tanahnya sangat subur untuk bercocok tanam. Selain itu kita juga memiliki seni dan budaya yang unik, putra-putri dengan semangat belajar yang luar biasa (pernah dikatakan sebagai industri otak), semangat berdagang yang luar biasa dan tentunya satu hal yang kita syukuri adalah kita memiliki keyakinan dan keimanan kepada Allah SWT. Pertumbuhan ekonomi dan kunjungan wisata ke Sumbar pascagempa memang cukup memprihatinkan, tapi sebagai anak nagari yang tinggal di Padang, saya berkeyakinan dan optimis bahwa suatu saat Sumbar akan mampu bangkit menjadi profinsi yang mampu memberikan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat dan menjadi profinsi terdepan di Sumatera asal suksesi kepemimpinan Gubernur saat ini berlangsung jujur, adil, dan rakyat memiliki pengetahuan dan kecerdasan dalam memilih. Bapak-Bapak calon Gubernur, saya bukan siapa-siapa, saya hanya seorang perempuan dan ibu rumah tangga yang mencoba melihat Sumbar dari kaca mata perempuan dan pandangan seorang ibu. Rasulullan mengatakan, ibu dimuliakan 3 kali dari ayah. Karena dari rahim ibulah awal mula kita ini ada, dan dari susu ibu pulalah cikal bakal pertumbuhan kita. Perempuan memiliki kesempatan yang sama untuk dapat berperan dalam kemasyarakatan, memajukan bangsa disamping menjadi istri. Selain itu, apabila perempuan bisa memperoleh pendidikan, maka dia akan lebih mampu mendidik anak-anaknya dan hal ini akan memajukan bangsanya. "...When you educate a man, you educate one person, but when you educate a women, you educate a generation....", demikian mantan Menteri Pemberdayaan Perempuan, Meutia Hatta Swasono. Saya memandang keberadaan perempuan dan kaum ibu adalah variable yang penting dalam keberhasilan kepemipinan Bapak-Bapak kelak. Ada beberapa hal yang ingin saya sampaikan kepada Bapak-Bapak berkaitan dengan ini: Memberikan kesempatan pendidikan yang sama kepada anak perempuan, melindungi, mendorong, memotivasi, memfasilitasi, agar anak-anak perempuan agar dapat sekolah hingga perguruan tinggi. Melarang berbagai eksploitasi terhadap perempuan dan anak-anak dalam bentuk apapun. Mengembalikan anak-anak ke sekolah sehingga tidak ada satupun anak-anak dengan alasan biaya tidak bisa sekolah. Memberikan edukasi kepada ibu menyusui bahwa memberikan ASI ekslusif 6 bulan adalah hal terbaik untuk kesehatan dan kecerdasan generasi yang akan datang. Untuk itu hendaknya pemerintah dapat lebih giat lagi mengkampanyekan back to ASI dan membatasi peredaran susu formula serta memberikan proteksi akan bahaya susu formula bagi newborn baby. Kita tidak pernah tau, kapan rakyat ini akan terbebas dari kemiskinan, kebodohan dan ketiadaan. Kelak jika Bapak-Bapak terpilih memimpin Sumbar, maka tanggung jawab itu ada di pundak Bapak-Bapak. Saya optimis kita mampu menjadi lebih baik, asal pemimpin memuliakan perempuan dan kaum ibu. Semoga Allah SWT memberi Sumbar pemimpin yang Sidiq, Tablig, Amanah, Fatonah dan memuliakan perempuan serta ibunya. Amin… Mohon maaf lahir batin jika ada kekhilafan. Dr. Yesi Elsandra (35th) Konselor Laktasi dan Penggiat Smart Parenting -- -- . Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting - Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe. -- . Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting - Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
