Manuruik ambo surek Yesi sangaik rancak. Tapi sarancaknyo alamaiknyo dirubah. 
Baa kok baitu? Sababnyo peran Gubernur dalam pembangunan daerah sangaik lamah, 
kalah jo Bupati atau Wako, gara-gara UU otonomi daerah. baco link 
http://www.antaranews.com/berita/1256804119/mendagri-peranan-gubernur-akan-diperkuat
 Nan mangecek-an itu adolah GF (Mendagri). 
Artinyo adolah baraso seorang Gubernur tun indak kuek atau kerennyo indak 
bawibawa...??.

Jadi kunci keberhasilan dan tanggungjawab keberhasilan pembangunan daerah tu 
adolah Bupati atau Wako. Untuk itu, piliahlah
Calon Bupati atau Wako nan tapek, jan dicari pamimpin tu nan karajonyo hanyo 
pandai ka SALON sajo, yaitu memaintain imagenyo
sajo. Nan dibutuahkan kiniko adolah tarutamo pamimpin nan punyo konsep 
marketing nan cadiak, bukan birokrat nan bapusu-pusu se 
atau ngangak-ngangak-i sajo. Pandainyo hanyo study banding .... habih tu indak 
tantu aaa nan kadikarajoannyo.... umua abih .. 
pitih tandeh dan indak jaleh hasia nyo.

Sabananyo daerah Minangkabau adolah daerah nan miskin SDA tapi kayo jo 
keindahan Alam. Minangkabau dikaliliangi dek 
propinsi kayo, tapi buruak ...... Aaaa tingga baa caro pamimpin nan katibo ko 
mambao si gadih kampuang nan banamo Minangkabau
manjadi inceran si Ucok capuak tapi Kayo, atau si Tuan/Dang nan baparuik buncik 
tapi kayo..... just kidding.



Wassalam,

DN





________________________________
From: Yesi Elsandra <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Thu, June 24, 2010 4:15:43 AM
Subject: [...@ntau-net] Kepada yang terhormat calon Gubernur Sumatera Barat.

 
Kepada yang
terhormat calon Gubernur Sumatera Barat.
 
Baliho sudah
lama  terlihat, visi dan misi juga sudah
terdengar. Debat dan kampanye terbuka sudah pula dilaksanakan, sekarang tinggal
waktunya rakyat Sumbar memilih. Saya yakin dan percaya seluruh kandidat adalah
orang-orang terbaik yang dimiliki Sumbar. Oleh karena itu siapapun kelak yang
akan terpilih secara jujur dan adil maka kita wajib mendukung kepemimpinannya
kelak.
 
Kandidat Gubernur
yang dimuliakan Allah SWT, seperti kita ketahui, Sumbar adalah sebuah propinsi
yang kaya. Kita memiliki
lautan yang bisa menghasikan jutaan ton ikan dan produk laut lainya. Kita
memiliki danau dan sungai air deras yang luar biasa cantiknya untuk pariwisata.
Kita juga mempunyai gunung, bukit dan lembah yang tanahnya sangat subur untuk
bercocok tanam. Selain itu kita juga memiliki seni dan budaya yang unik,
putra-putri dengan semangat belajar yang luar biasa (pernah dikatakan sebagai
industri otak), semangat berdagang yang luar biasa dan tentunya satu hal yang
kita syukuri adalah kita memiliki keyakinan dan keimanan kepada Allah SWT.
 
Pertumbuhan
ekonomi dan kunjungan wisata ke Sumbar pascagempa memang cukup memprihatinkan,
tapi sebagai anak nagari yang tinggal di Padang, saya berkeyakinan dan optimis
bahwa suatu saat Sumbar akan mampu bangkit menjadi profinsi yang mampu
memberikan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat dan menjadi profinsi terdepan
di Sumatera asal suksesi kepemimpinan Gubernur saat ini berlangsung jujur,
adil, dan rakyat memiliki pengetahuan dan kecerdasan dalam memilih.
 
Bapak-Bapak calon
Gubernur, saya bukan siapa-siapa, saya hanya seorang perempuan dan ibu rumah
tangga yang mencoba melihat Sumbar dari kaca mata perempuan dan pandangan
seorang ibu. Rasulullan mengatakan, ibu dimuliakan 3 kali dari ayah. Karena
dari rahim ibulah awal mula kita ini ada, dan dari susu ibu pulalah cikal bakal
pertumbuhan kita.
 
Perempuan memiliki
kesempatan yang sama untuk dapat berperan dalam kemasyarakatan, memajukan
bangsa disamping menjadi istri. Selain itu, apabila perempuan bisa memperoleh
pendidikan, maka dia akan lebih mampu mendidik anak-anaknya dan hal ini
akan memajukan bangsanya. "...When you educate a man, you
educate one person, but when you educate a women, you educate a generation....",
demikian mantan Menteri Pemberdayaan Perempuan, Meutia Hatta Swasono. 
 
Saya memandang keberadaan perempuan dan kaum ibu adalah
variable yang penting dalam keberhasilan kepemipinan Bapak-Bapak kelak. Ada 
beberapa hal yang
ingin saya sampaikan kepada Bapak-Bapak berkaitan dengan ini:
 
        1. Memberikan kesempatan pendidikan yang sama kepada anak perempuan, 
melindungi, mendorong, memotivasi, memfasilitasi, agar anak-anak perempuan agar 
dapat sekolah hingga perguruan tinggi.
        2. Melarang berbagai eksploitasi terhadap perempuan dan anak-anak dalam 
bentuk apapun. Mengembalikan anak-anak ke sekolah sehingga tidak ada satupun 
anak-anak dengan alasan biaya tidak bisa sekolah.
        3. Memberikan edukasi kepada ibu menyusui bahwa memberikan ASI ekslusif 
6 bulan adalah hal terbaik untuk kesehatan dan kecerdasan generasi yang akan 
datang. Untuk itu hendaknya pemerintah dapat lebih giat lagi mengkampanyekan 
back to ASI dan membatasi peredaran susu formula serta memberikan proteksi akan 
bahaya susu formula bagi newborn baby.
 
Kita tidak pernah tau, kapan rakyat ini akan terbebas dari
kemiskinan, kebodohan dan ketiadaan. Kelak jika Bapak-Bapak terpilih memimpin
Sumbar, maka tanggung jawab itu ada di pundak Bapak-Bapak. Saya optimis kita
mampu menjadi lebih baik, asal pemimpin memuliakan perempuan dan kaum ibu. 
 
Semoga Allah SWT memberi Sumbar pemimpin yang Sidiq, Tablig, Amanah,Fatonah dan 
memuliakan perempuan serta ibunya. Amin…
 
Mohon maaf lahir
batin jika ada kekhilafan.
 
Dr. Yesi Elsandra
(35th)
Konselor Laktasi
dan Penggiat Smart Parenting
-- 
.
Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan 
mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.



      

-- 
.
Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan 
mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke