Amiennn...
Mudah-mudahan terwujud dan konsisten. Sekalian dong pak, PKLnya juga ikut 
membantu menjaga kebersihan, tong sampah disebar cukup banyak plus WC umum yang 
super layak.
Mungkin sebaiknya juga dibangun gedung parkir yang akses menuju jam gadang 
cukup bagus, sehingga mobil2 pribadi dapat diparkir dengan nyaman dengan aman 
serta dengan harga yang jelas.

Amienn...

Bot Sosani Piliang
Just an Ordinary Man with Extra Ordinary Dream
www.botsosani.wordpress.com
Hp. 08123885300

--- On Thu, 6/24/10, Nofend Marola <[email protected]> wrote:

From: Nofend Marola <[email protected]>
Subject: [...@ntau-net] Jam Gadang jadi Surga Pejalan Kaki
To: [email protected]
Date: Thursday, June 24, 2010, 11:57 PM

Bukittinggi | Kamis, 24/06/2010 19:24 WIB
Teddy Arlan - Posmetro Padang

Pemko Bukittinggi dalam tahun ini akan menjadikan areal seputar Jam Gadang
sebagi kawasan pedestrian. Dengan ini maka ke depan kawasan Jam Gadang, ikon
kota wisata itu tidak boleh lagi dilalui kendaraan bermotor. Hanya pejalan
kaki saja yang boleh melintas di kawasan Jam Gadang. Mendukung proyek
pedestrian ini, Pemko Bukittinggi mendapat bantuan dana dari pusat sebesar
Rp2 miliar.

"Tahun ini juga proyek pedestrian kawasan Jam Gadang akan berjalan. Tahap
awal, pemerintah pusat melalui Departemen Pehubungan (Dephub) telah
mengucurkan dana sebanyak Rp2 miliar. Jadi nantinya, kawasan Jam Gadang
serta Jalan Imam Bonjol tidak boleh lagi dilalui kendaran," kata Plt Wali
Kota Bukittinggi Khairul, Kamis (24/6/2010).
 
Pedestrianisasi kawasan Jam Gadang tersebut sejatinya dibagi beberapa
segmen. Mulai dari segmen A dengan lokasi Jalan Istana, segmen B (Jalan Imam
Bonjol), segmen C (Jalan Minangkabau) dan segmen D (Jalan Ahmad Yani)
kawasan depan Ramayana Bukittinggi Plaza. 

Program pedestrianisasi ini bertujuan untuk membuka peluang open space,
mendukung keberadaan Jam Gadang serta menyatukannya dengan Istana Bung Hatta
sebagai cagar budaya. Menghilangkan kontak langsung antara pejalan kaki
dengan pengendara bermotor.

Penataan kawasan Jam Gadang sebagai surganya para pejalan kaki sebut Sekko
Bukittinggi Khirul, akan lebih menampakkan ciri-ciri kota wisata yang aman
dan nyaman. Program ini juga akan membawa dampak positif bagi para
pengunjung Bukittinggi. 

"Apalagi sekarang Perda induk tentang perpakiran juga telah disahkan. Ini
tentunya akan mendukung program pendestrian kawasan Jam Gadang," kata
Khairul. (*)

http://padang-today.com/index.php?today=news&id=17808

-- 
.
Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan 
mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.



      

-- 
.
Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan 
mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke