Ondeh maaaak, alun juo barasiah lai kakuih tu. 

Tapi angku nan mauruih pariwisata tu alah tapiliah jadi salah satu dari 10 
Tokoh Sumbar. Hebat ndak tuh ?
Wassalam,
Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: muchwardi muchtar <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Thu, 24 Jun 2010 21:22:03 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: ANTALAH YUANG....!!!!===>Re: [...@ntau-net] Jam Gadang jadi Surga 
        Pejalan Kaki

Kalau sajo kandak awak rang rantau ko bisa didanga Dinas Kebersihan & 
Pertamanan Kodya Bukiktinggi --manjalang 40 hari sabalun KKM-2010 dipatagak di 
"Kota Jamgadang"-- sabana mandasak (tagageh) adolah marenovasi total TOILET 
UMUM (d/h kakuih; tampek talangek, tampaik buang aie gadang) di subarang 
Jamgadang, subalah suok "Janjang 40" arah turun ka Hotel Jogja, nan sabana 
manyadiehkan kondisinyo ambo liek pakan nan lalu. 

KondisiNYO : toilet kumuah baun "malaikat taampeh", lampu panarangan WC "sarupo 
guo hantu", embe jo kaleng untuak cebok barang rongsokan sadonyo. Dindiang 
tolet di"Janjang 40" arah turun ka Hotel Jogjako mungkin samanjak ambo sikola 
(STN-II Lambau, 1969 yll) indak panah dikapua atau dipleseter lai dek 
Pamarintah Bukiktinggi????

"Antalah Yuang"....., kato Buya Maarif, nan acok ditiru Ajo Duta Amrik di milis 
ko.
Astaghfirulah al azim.

Salam...............,
mm*** 



________________________________
From: Bot S Piliang <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Fri, June 25, 2010 11:05:13 AM
Subject: Re: [...@ntau-net] Jam Gadang jadi Surga Pejalan Kaki


Amiennn...
Mudah-mudahan terwujud dan konsisten. Sekalian dong pak, PKLnya juga ikut 
membantu menjaga kebersihan, tong sampah disebar cukup banyak plus WC umum yang 
super layak.
Mungkin sebaiknya juga dibangun gedung parkir yang akses menuju jam gadang 
cukup bagus, sehingga mobil2 pribadi dapat diparkir dengan nyaman dengan aman 
serta dengan harga yang jelas.

Amienn...

Bot Sosani Piliang
Just an Ordinary Man with Extra Ordinary Dream
www.botsosani.wordpress.com
Hp. 08123885300

--- On Thu, 6/24/10, Nofend Marola <[email protected]> wrote:


>From: Nofend Marola <[email protected]>
>Subject: [...@ntau-net] Jam Gadang jadi
> Surga Pejalan Kaki
>To: [email protected]
>Date: Thursday, June 24, 2010, 11:57 PM
>
>
>Bukittinggi | Kamis, 24/06/2010 19:24 WIB
>Teddy Arlan - Posmetro Padang
>
>Pemko Bukittinggi dalam tahun ini akan menjadikan areal seputar Jam Gadang
>sebagi kawasan pedestrian. Dengan ini maka ke depan kawasan Jam Gadang, ikon
>kota wisata itu tidak boleh lagi dilalui kendaraan bermotor. Hanya pejalan
>kaki saja yang boleh melintas di kawasan Jam Gadang. Mendukung proyek
>pedestrian ini, Pemko Bukittinggi mendapat bantuan dana dari pusat sebesar
>Rp2 miliar.
>
>"Tahun ini juga proyek pedestrian kawasan Jam Gadang akan berjalan. Tahap
>awal, pemerintah pusat melalui Departemen Pehubungan (Dephub) telah
>mengucurkan dana sebanyak Rp2 miliar. Jadi nantinya, kawasan Jam Gadang
>serta Jalan Imam Bonjol tidak boleh lagi dilalui kendaran," kata Plt Wali
>Kota Bukittinggi Khairul, Kamis (24/6/2010).
>
>Pedestrianisasi kawasan Jam Gadang tersebut sejatinya dibagi beberapa
>segmen. Mulai dari segmen A dengan lokasi Jalan Istana, segmen B (Jalan Imam
>Bonjol), segmen C (Jalan Minangkabau) dan segmen D (Jalan Ahmad Yani)
>kawasan depan Ramayana Bukittinggi Plaza. 
>
>Program pedestrianisasi ini bertujuan untuk membuka peluang open space,
>mendukung keberadaan Jam Gadang serta menyatukannya dengan Istana Bung Hatta
>sebagai cagar budaya. Menghilangkan kontak langsung antara pejalan kaki
>dengan pengendara bermotor.
>
>Penataan kawasan Jam Gadang sebagai surganya para pejalan kaki sebut Sekko
>Bukittinggi Khirul, akan lebih menampakkan ciri-ciri kota wisata yang aman
>dan nyaman. Program ini juga akan membawa dampak positif bagi para
>pengunjung Bukittinggi. 
>
>"Apalagi sekarang Perda induk tentang perpakiran juga telah disahkan. Ini
>tentunya akan mendukung program pendestrian kawasan Jam Gadang," kata
>Khairul.
> (*)
>
> 



      

-- 
.
Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan 
mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

-- 
.
Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan 
mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke