Assalammualaikum Wr Wb bapak Saaf dan dunsanak sapalanta Yth

Bapak Saaf

Sebelumnya hanifah minta maaf, karena tanpa seizin bapak, email bapak tentang 
draft 17 ifah fw ke bung RA. 

Seperti biasa bung RA mengupasnya dengan gaya yang nyelekit ... 
Semoga tulisan bung RA  menjadi masukan yang berarti bagi bapak, kan masih ada 
waktu satu bulan lagi untuk memperbaikinya. 

Mohon maaf kalau bapak tidak berkenan

Wass

Hanifah

--- On Fri, 7/2/10, ricky avenzora <[email protected]> wrote:

From: ricky avenzora <[email protected]>
Subject: MAKHLUK APAKAH ABS-SBK itu dan MAU KEMANA DENGAN MAKHLUK  itu ???
To: "Hanifah Daman" <[email protected]>
Date: Friday, July 2, 2010, 3:25 AM

Dear Uni Iffah,
 
1. Terima kasih sekali atas kiriman Draft 17 nya. Sesuai dengan sms Uni, maka 
malam ini sudah saya sempatkan utk membacanya. 
 
2. Saya TIDAK TAHU siapa sesungguhnya penulis dari Draft 17 itu, yang banyak 
terlihat adalah banyaknya muncul nama Uni Evi dalam catatan kaki dari Draft 17 
tersebut. Meskipun nama Uni Evi terlihat SANGAT BANYAK dikutip atau menjadi 
acuan (seperti yang terlihat pada catatan kaki) maka saya pun TIDAK TAHU apakah 
memang Uni Evi MENGETAHUI bahwa pandangannya tersebut menjadi acuan, dan saya 
juga TIDAK TAHU apakah Uni Evi MENYETUJUI pandangannya untuk dipakai dalam 
Draft 17 tersebut. Sama halnya saya juga TIDAK TAHU apakah Uni Evi 
benar-benar terlibat  dalam penulisan Draft 17 tersebut. 
 
3. Banyak nya pernyataan TIDAK TAHU yang saya tulis pada butir 2 di atas, 
adalah sejalan dengan keraguan saya dalam menelusuri LOGIKA BERFIKIR dari Draft 
17 tersebut. Selama aktif di RN dulu, rasanya saya sangat jelas melihat LOGIKA 
BERFIKIR Uni Evi adalah SANGAT TERARAH dan BAGUS......tapi kali ini kok sangat 
berbeda dengan isi tulisan Draft 17 (yg banyak mencatumkan nama Uni Evi sebagai 
catatan kaki)  tersebut, yang dalam kebodohan dan kedangkalan saya pribadi saya 
menemukan Draft 17 tersebut mempunyai dan mengandung KEKACAUAN LOGIKA yang 
sangat SERIUS.    
 
4. Jika atas email saya yang lalu (yang mempertanyakan soal Kongres Budaya) 
pada Uni Iffah dan Uni Iffah menjawab dengan cara mem-fwd-kan email saya ke RN 
(agar ditanggapi oleh Pak Saaf), ....dan kemudian saya mendapat kiriman Draft 
15 (dan sekarang Draft 17) maka apakah dengan hal itu berarti Uni Iffah ingin 
menggambarkan bahwa Draft-draft tersebut adalah hasil karya Pak Saaf ??? MOHON 
PENJELASAN DAN KLARIFIKASI nya ya Ni. 
 
5. Jika  jawaban Uni adalah IYA, maka saya juga SANGAT RAGU apakah benar Draft 
17 tersebut adalah IYA hasil karya Pak Saaf. Dalam kebodohan dan kedangkalan 
saya pribadi, kok rasanya SANGAT TIDAK MUNGKIN seorang DOKTOR SENIOR (dalam 
arti menyandang gelar doktor sudah bertahun-tahun, sangat berpengalaman, dan 
sudah berusia lanjut pula sehingga secara teoritis adalah akan sangat matang  
pengetahuan dan ilmunya) BISA GAGAL MEMBANGUN LOGICAL FRAME WORK dari suatu 
persoalan yang sedang akan dipecahkan. 
 
6. Di satu sisi, dengan jujur dan sungguh-sungguh saya SANGAT KAGUM pada 
ketekunan penulis DRAFT 17 tersebut dalam MENGUTIP berbagai sumber bacaan 
(ataupun nara sumber langsung) untuk disusun dalam rangkaian kalimat "anak 
sekolah", tapi di sisi lain saya (tentunya dalam kebodohan dan kedangkalan saya 
pribadi) juga ingin jujur mengatakan bahwa DRAFT 17 itu adalah GAK JELAS UJUNG 
PANGKAL nya dan TIDAK PANTAS SAMA SEKALI untuk dijadikan sebagai ISU UTAMA 
(ATAU HASIL UTAMA ??) dari Kongres Kebudayaan Minang nanti. 
 
7. Alasan saya  untuk menyebut TIDAK JELAS UJUNG PANGKAL nya dan TIDAK PANTAS 
SAMA SEKALI untuk dijadikan ISU UTAMA (sengaja dalam kurung saya buatkan 
pertanyaan HASIL UTAMA) diantaranya adalah sebagai berikut :
 
a.  Draft 17 GAGAL MENYIMPULKAN SARI PATI persoalan Sosial Budaya Minangkabau 
dewasa ini(atau dlm bahasa "anak sekolah" nya adalah  gagal memformulasikan 
PROBLEM STATEMENT) . 
 
b. Karena GAGAL MEMBUAT PROBLEM STATEMENT maka secara sistematis GAGAL pula 
jadinya menurunkan berbagai elemen dan analisa yang dibutuhkan. 
 
c. Karena gagal dalam menganalisa, maka GAGAL pula jadinya dalam mensintesa 
berbagai opsi rumusan solusi yang ditawarkan. 
 
d. Butir 7-a s/d 7-c di atas adalah saya sampaikan dengan asumsi bhw penulis 
Draft 17 adalah memang sedang dalam atmosfir berfikir mengeliminasi segala 
kekurangan yang ada selama ini dalam sosial budaya Minang atau dalam atmosfir 
ingin memperbaiki segala yang salah. 
 
e. Jika ternyata atmosfir penulis Draft 17 adalah bukan seperti yang saya 
asumsikan pada butir 7-d di atas, tapi sedang dalam atmosfir 
"menggadang-gadangkan" ABS-SBK (jika saya boleh menduga; sesuai dengan 
banyaknya istilah itu muncul dalam Draft 17 tsb), maka saya berfikir (tentunya 
dalam kebodohan dan kedangkalan saya pribadi) MAKHLUK APAKAH SEBENARNYA ABS-SBK 
itu dan MAU KEMANA DENGAN MAKHLUK itu ???
 
f. Banyak istilah "AJARAN" yang dipakai dalam Draft 17 itu untuk menggambarkan 
ABS-SBK itu, tapi saya rasa si penulis TERLALU PERCAYA DIRI untuk menyatakan 
apa yang dia tulis itu sebagai suatu ajaran, dan nampaknya si penulis hanya 
mempunyai kemampuan untuk MENIRU CARA-CARA yang dipakai PENJAJAH dulu 
dalam MEMPROPAGANDAKAN suatu faham baru.
 
g. Kalaupun mau dibahas dalam perspektif suatu AJARAN, maka rasanya apa yg 
tertulis dalam Draft 17 tersebut SANGAT JAUH untuk bisa diterima sebagai suatu 
BAHAN AJAR. Bahkan, apa yang sudah diketahui dengan baik secara umum (baik 
dalam tataran common knowlegdes ataupun common acceptances) malah ditulis 
dengan PENGERTIAN YANG SALAH oleh "ajaran" dlm Draft 17 itu. Draft 17 itu malah 
bisa dipandang sebagai suatu ajakan  yang SESAT karena telah sangat GEGABAH 
MENURUNKAN HARKAT DAN MARTABAT  penghulu, alim ulama dan bundo kanduang di 
Minangkabau. 
 
h. Anak-pisang DILAKOK kan......apakah keluarga Bapaknya begitu BODOH mau 
menurunkan DERAJAT keturunannya sendiri dengan "malakok-kan" anak pisang nya 
??? Bundo-kanduang identik dengan perempuan,.....kok sederhana sekali memaknai 
Bundo-Kanduang ? Harta-bawaan identik dengan harta pusako tinggi,......penghulu 
mana yang telah memberi kemenakan perempuannya harta bawaan berupa harta pusaka 
tingginya ?? Penghulu dan Alim Ulama harus digaji,......kenapa direndahkan 
martabat alim ulama dan penghulu oleh ABS-SBK ? Nagari disuruh menyisihkan uang 
untuk membiayai Forum ABS-SBK,......apa sebenarnya ABS-SBK itu sehingga malah 
mau "menghisap" darah nagari  ???
 
i. Apa yg saya tulis dalam butir 7-h di atas hanyalah segelintir hal yang saya 
sengaja cuatkan untuk hangatnya diskusi kita. Secara umum, saya sangat yakin 
dengan kesimpulan saya bhw penulis Draft 17 telah gagal total membangun Logical 
Frame Work, dan Draft 17 itu adalah saya anggap tidak pantas sama sekali jadi 
isu utama dalam kongres nanti. 
 
8. Berkaitan dengan Draft 17 itu SEPERTINYA telah disiapkan SEBAGAI HASIL 
KONGRES (karena telah ada form  tanda tangan utk banyak pihak), maka pertanyaan 
nya adalah KONGRES AJA BELUM DIMULAI .....KOK HASIL NYA SUDAH SIAP DULUAN ???? 
Di satu sisi saya sangat setuju untuk diselenggarakan KONGRES BUDAYA  MINANG 
(tentunya dengan cara yang BAIK DAN BENAR, dengan isu yang BAIK dan BENAR pula 
tentunya), tapi kalau melihat Draft 17 tersebut saya jadi curiga kongres itu 
hanya "mainan" para JOB SEEKER yang lagi kurang kerjaan atau lagi pengen cari 
duit. 
 
9. Apapun rahasia dibalik penyelenggaraan kongres dengan modal dasar spt Draft 
17 itu, maka saya ingin mengatakan bahwa MEREKA TIDAK SIAP dan TIDAK TAKTIS 
serta bisa memecah belah masyarakat Minang, sehingga PERLU DIWASPADAI DAN 
DILARANG...............atau DICUEKIN AJA (biar jadi bahan tertawaaan orang 
lain)..............atau KITA yang ngetawain. 
 
 
10. OK Ni ? Saya jadi kasihan sama Uni Evi aja jadi nya karena nama nya banyak 
dikutip. 
 
 
 
Salam,
r.a
 


      


      

-- 
.
Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan 
mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke