Waalikumsalam wr.wb.

 

Iffah, Pak Saaf, dan Dunsanak Sadonyo.

 

Walaupun topik KKM dan draft 17 ini "published" di Palanta, tapi - menurut
saya pribadi - gaya bahasa yang digunakan RA bukan gaya bahasa untuk umum/
Palanta. 

 

Jadi untuk itu saya mohon kepada: 

 

.         Iffah, tidak lagi memforward email yang gaya bahasanya mungkin
cocok untuk lewat japri, tapi tidak cocok untuk Palanta (Silahkan lihat Adat
Salingka Palanta tentang Flamming)

.         Pak Saaf, atau dunsanak lainnya, jika ingin menanggapi posting ini
agar dilakukan melalui Japri saja

 

Terimakasih

 

 

Riri

Bekasi, l, 48

 

 

 

 

 

 

 

From: [email protected] [mailto:[email protected]] On
Behalf Of hanifah daman
Sent: Friday, July 02, 2010 6:46 AM
To: [email protected]
Subject: [...@ntau-net] Fw: MAKHLUK APAKAH ABS-SBK itu dan MAU KEMANA DENGAN
MAKHLUK itu ???

 


Assalammualaikum Wr Wb bapak Saaf dan dunsanak sapalanta Yth

Bapak Saaf

Sebelumnya hanifah minta maaf, karena tanpa seizin bapak, email bapak
tentang draft 17 ifah fw ke bung RA. 

Seperti biasa bung RA mengupasnya dengan gaya yang nyelekit ... 
Semoga tulisan bung RA  menjadi masukan yang berarti bagi bapak, kan masih
ada waktu satu bulan lagi untuk memperbaikinya. 

Mohon maaf kalau bapak tidak berkenan

Wass

Hanifah

--- On Fri, 7/2/10, ricky avenzora <[email protected]> wrote:


From: ricky avenzora <[email protected]>
Subject: MAKHLUK APAKAH ABS-SBK itu dan MAU KEMANA DENGAN MAKHLUK itu ???
To: "Hanifah Daman" <[email protected]>
Date: Friday, July 2, 2010, 3:25 AM

Dear Uni Iffah,

 

1. Terima kasih sekali atas kiriman Draft 17 nya. Sesuai dengan sms Uni,
maka malam ini sudah saya sempatkan utk membacanya. 

 

2. Saya TIDAK TAHU siapa sesungguhnya penulis dari Draft 17 itu, yang banyak
terlihat adalah banyaknya muncul nama Uni Evi dalam catatan kaki dari Draft
17 tersebut. Meskipun nama Uni Evi terlihat SANGAT BANYAK dikutip atau
menjadi acuan (seperti yang terlihat pada catatan kaki) maka saya pun TIDAK
TAHU apakah memang Uni Evi MENGETAHUI bahwa pandangannya tersebut menjadi
acuan, dan saya juga TIDAK TAHU apakah Uni Evi MENYETUJUI pandangannya untuk
dipakai dalam Draft 17 tersebut. Sama halnya saya juga TIDAK TAHU apakah Uni
Evi benar-benar terlibat  dalam penulisan Draft 17 tersebut. 

 

3. Banyak nya pernyataan TIDAK TAHU yang saya tulis pada butir 2 di atas,
adalah sejalan dengan keraguan saya dalam menelusuri LOGIKA BERFIKIR dari
Draft 17 tersebut. Selama aktif di RN dulu, rasanya saya sangat jelas
melihat LOGIKA BERFIKIR Uni Evi adalah SANGAT TERARAH dan BAGUS......tapi
kali ini kok sangat berbeda dengan isi tulisan Draft 17 (yg banyak
mencatumkan nama Uni Evi sebagai catatan kaki)  tersebut, yang dalam
kebodohan dan kedangkalan saya pribadi saya menemukan Draft 17 tersebut
mempunyai dan mengandung KEKACAUAN LOGIKA yang sangat SERIUS.    

 

4. Jika atas email saya yang lalu (yang mempertanyakan soal Kongres Budaya)
pada Uni Iffah dan Uni Iffah menjawab dengan cara mem-fwd-kan email saya ke
RN (agar ditanggapi oleh Pak Saaf), ....dan kemudian saya mendapat kiriman
Draft 15 (dan sekarang Draft 17) maka apakah dengan hal itu berarti Uni
Iffah ingin menggambarkan bahwa Draft-draft tersebut adalah hasil karya Pak
Saaf ??? MOHON PENJELASAN DAN KLARIFIKASI nya ya Ni. 

 

5. Jika  jawaban Uni adalah IYA, maka saya juga SANGAT RAGU apakah benar
Draft 17 tersebut adalah IYA hasil karya Pak Saaf. Dalam kebodohan dan
kedangkalan saya pribadi, kok rasanya SANGAT TIDAK MUNGKIN seorang DOKTOR
SENIOR (dalam arti menyandang gelar doktor sudah bertahun-tahun, sangat
berpengalaman, dan sudah berusia lanjut pula sehingga secara teoritis adalah
akan sangat matang  pengetahuan dan ilmunya) BISA GAGAL MEMBANGUN LOGICAL
FRAME WORK dari suatu persoalan yang sedang akan dipecahkan. 

 

6. Di satu sisi, dengan jujur dan sungguh-sungguh saya SANGAT KAGUM pada
ketekunan penulis DRAFT 17 tersebut dalam MENGUTIP berbagai sumber bacaan
(ataupun nara sumber langsung) untuk disusun dalam rangkaian kalimat "anak
sekolah", tapi di sisi lain saya (tentunya dalam kebodohan dan kedangkalan
saya pribadi) juga ingin jujur mengatakan bahwa DRAFT 17 itu adalah GAK
JELAS UJUNG PANGKAL nya dan TIDAK PANTAS SAMA SEKALI untuk dijadikan sebagai
ISU UTAMA (ATAU HASIL UTAMA ??) dari Kongres Kebudayaan Minang nanti. 

 

7. Alasan saya  untuk menyebut TIDAK JELAS UJUNG PANGKAL nya dan TIDAK
PANTAS SAMA SEKALI untuk dijadikan ISU UTAMA (sengaja dalam kurung saya
buatkan pertanyaan HASIL UTAMA) diantaranya adalah sebagai berikut :

 

a.  Draft 17 GAGAL MENYIMPULKAN SARI PATI persoalan Sosial Budaya
Minangkabau dewasa ini(atau dlm bahasa "anak sekolah" nya adalah  gagal
memformulasikan PROBLEM STATEMENT) . 

 

b. Karena GAGAL MEMBUAT PROBLEM STATEMENT maka secara sistematis GAGAL pula
jadinya menurunkan berbagai elemen dan analisa yang dibutuhkan. 

 

c. Karena gagal dalam menganalisa, maka GAGAL pula jadinya dalam mensintesa
berbagai opsi rumusan solusi yang ditawarkan. 

 

d. Butir 7-a s/d 7-c di atas adalah saya sampaikan dengan asumsi bhw penulis
Draft 17 adalah memang sedang dalam atmosfir berfikir mengeliminasi segala
kekurangan yang ada selama ini dalam sosial budaya Minang atau dalam
atmosfir ingin memperbaiki segala yang salah. 

 

e. Jika ternyata atmosfir penulis Draft 17 adalah bukan seperti yang saya
asumsikan pada butir 7-d di atas, tapi sedang dalam atmosfir
"menggadang-gadangkan" ABS-SBK (jika saya boleh menduga; sesuai dengan
banyaknya istilah itu muncul dalam Draft 17 tsb), maka saya berfikir
(tentunya dalam kebodohan dan kedangkalan saya pribadi) MAKHLUK APAKAH
SEBENARNYA ABS-SBK itu dan MAU KEMANA DENGAN MAKHLUK itu ???

 

f. Banyak istilah "AJARAN" yang dipakai dalam Draft 17 itu untuk
menggambarkan ABS-SBK itu, tapi saya rasa si penulis TERLALU PERCAYA DIRI
untuk menyatakan apa yang dia tulis itu sebagai suatu ajaran, dan nampaknya
si penulis hanya mempunyai kemampuan untuk MENIRU CARA-CARA yang dipakai
PENJAJAH dulu dalam MEMPROPAGANDAKAN suatu faham baru.

 

g. Kalaupun mau dibahas dalam perspektif suatu AJARAN, maka rasanya apa yg
tertulis dalam Draft 17 tersebut SANGAT JAUH untuk bisa diterima sebagai
suatu BAHAN AJAR. Bahkan, apa yang sudah diketahui dengan baik secara umum
(baik dalam tataran common knowlegdes ataupun common acceptances) malah
ditulis dengan PENGERTIAN YANG SALAH oleh "ajaran" dlm Draft 17 itu. Draft
17 itu malah bisa dipandang sebagai suatu ajakan  yang SESAT karena telah
sangat GEGABAH MENURUNKAN HARKAT DAN MARTABAT  penghulu, alim ulama dan
bundo kanduang di Minangkabau. 

 

h. Anak-pisang DILAKOK kan......apakah keluarga Bapaknya begitu BODOH mau
menurunkan DERAJAT keturunannya sendiri dengan "malakok-kan" anak pisang nya
??? Bundo-kanduang identik dengan perempuan,.....kok sederhana sekali
memaknai Bundo-Kanduang ? Harta-bawaan identik dengan harta pusako
tinggi,......penghulu mana yang telah memberi kemenakan perempuannya harta
bawaan berupa harta pusaka tingginya ?? Penghulu dan Alim Ulama harus
digaji,......kenapa direndahkan martabat alim ulama dan penghulu oleh
ABS-SBK ? Nagari disuruh menyisihkan uang untuk membiayai Forum
ABS-SBK,......apa sebenarnya ABS-SBK itu sehingga malah mau "menghisap"
darah nagari  ???

 

i. Apa yg saya tulis dalam butir 7-h di atas hanyalah segelintir hal yang
saya sengaja cuatkan untuk hangatnya diskusi kita. Secara umum, saya sangat
yakin dengan kesimpulan saya bhw penulis Draft 17 telah gagal total
membangun Logical Frame Work, dan Draft 17 itu adalah saya anggap tidak
pantas sama sekali jadi isu utama dalam kongres nanti. 

 

8. Berkaitan dengan Draft 17 itu SEPERTINYA telah disiapkan SEBAGAI HASIL
KONGRES (karena telah ada form  tanda tangan utk banyak pihak), maka
pertanyaan nya adalah KONGRES AJA BELUM DIMULAI .....KOK HASIL NYA SUDAH
SIAP DULUAN ???? Di satu sisi saya sangat setuju untuk diselenggarakan
KONGRES BUDAYA  MINANG (tentunya dengan cara yang BAIK DAN BENAR, dengan isu
yang BAIK dan BENAR pula tentunya), tapi kalau melihat Draft 17 tersebut
saya jadi curiga kongres itu hanya "mainan" para JOB SEEKER yang lagi kurang
kerjaan atau lagi pengen cari duit. 

 

9. Apapun rahasia dibalik penyelenggaraan kongres dengan modal dasar spt
Draft 17 itu, maka saya ingin mengatakan bahwa MEREKA TIDAK SIAP dan TIDAK
TAKTIS serta bisa memecah belah masyarakat Minang, sehingga PERLU DIWASPADAI
DAN DILARANG...............atau DICUEKIN AJA (biar jadi bahan tertawaaan
orang lain)..............atau KITA yang ngetawain. 

 

 

10. OK Ni ? Saya jadi kasihan sama Uni Evi aja jadi nya karena nama nya
banyak dikutip. 

 

 

 

Salam,

r.a

 

 

-- 
.
Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan 
mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke