Bot,

 

Silahkan dimulai Tetraloginya. Saya bersedia jadi pembantu

 

Riri

Bekasi, l, 48

 

From: [email protected] [mailto:[email protected]] On
Behalf Of Bot S Piliang
Sent: Monday, July 05, 2010 11:03 AM
To: [email protected]
Subject: [...@ntau-net] Novel Historiography Maharaja Diraja Adityawarman

 


Assalamualaikum Wr Wb

Dunsanak dipalanta, Mamak, BUndo, Kawan jo Karean dan Milister yang
berbahagia

Kemaren sore, ketika menemani calon induak bareh mencari buku di Gramedia
Pejaten Village, mata saya tertumbuk pada sebuah buku berwarna hitam dengan
siluet patung Bhairawa Adityawarman, bertajuk Maharaja Diraja Adityawarman.
(sinopsis buku bis a dilihat disini
<http://www.hariansinggalang.co.id/index.php?mod=detail_berita.php&id=6455>
).

Terlepas dari plus minus penyajian dan tekni penulisan maupun gaya bahasa
yang menurut saya kurang enak untuk baca, (saya sendiri cenderung mn skip
beberapa halaman yang menurut saya tidak terlalu berhubungan dengan kisah
Adityawarman dan Minangkabau), tapi paling tidak banyak gambaran dan
beberapa keterhubungan sejarah antara Minangkabau sebagai tanah asal leluhur
bangsa Melayu, yang diteruskan dengan era Minang Tamwan, Melayu Chanpei
(Jambi) di Muara Takus, dan Puncak Kerajaan Sriwijaya dan terakhir di
Dharmasyraya yang kemudian menjadi Swarnabhumi dan menjelma menjadi
Pagaruyung.
sedikit kebanggaan sebagai orang Minang terbesit di hati saya, ternyata dari
Minangkabaulah hulu segala peradaban di tanah Sumatera (meskipun saya yakin
pendapat ini tidak akan serta merta disetujui oleh propinsi lain, spt Aceh
akan ngotot dengan Kandis sebagai Hulu peradaban Sumatera, Jambi dengan
Muara Takusnya dan Sumsel dengan Sriwijayanya).
Tapi disayangkan, buku ini lebih banyak mengulas prahara di Majapahit
ketimbang kemelut pemindahan Pusat Istana Melayu pura dari Siguntur ke
Saroaso dan berakhir di BUkit Gombak, tidak ada cerita dengan Upacara
pengangkatan Adityawarmans ebagai Bahirawa, atau perdebatan seluruh nagari
dan rantau ketika Adityawarman di jadikan daulat yang dipatuan.
Kisah Tambo Bundo Kanduang, Cindua Mato dan Dang Tuanku juga tidak terlukis
dalam novel ini. Padahal legenda inilah yang sangat melekat dalam benak
masyarakat Minangkabau. Penokohan Dara Jingga yang kemudian dianalogikan
sebagai bundo kanduang dan Adityawarman dengan Dang Tuanku (meskipun tidak
eksplisit), tetap saja masih mebuat selimut kelabu antara Adityawarman yang
memang terpatri namanya dalam puluhan prasasti dan naskah dengan Bundo
Kanduang yang terpatri dalan sanubari orangminangkabau.
Saya kemudian berhayal lagi, andaikan urang saya banyak, dan saya berniat
memfilmkan kisah Adityawarman, paling tidak kisah ini dapat dibagi menjadi
Tetralogi epik sejarah:
1. masa Pamalayu sampai kelahiran Adityawarman di istana Darmasyraya)
2. Masa Muda dan Pengembaraan Adityawarman
3. Masa Kembalinya Adityawarman ke Dharmasyaraya dan Penyatuan Minangkabau
dan berdirinya Pagaruyung
4. Masa Kejayaan Pagaruyung dan Peristiwa Padang Sibusuk

Mungkin apabila penulis cerita membagi Novel Adityawarman dalam Tetralogi
tersebut, tentu akan lebih menarik dan lebih dalam makna novel tersebut.

Salam Hangat
Wassalam

Bot Sosani Piliang
Just an Ordinary Man with Extra Ordinary Dream
www.botsosani.wordpress.com
Hp. 08123885300

 

-- 
.
Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di
tempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan
mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

-- 
.
Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan 
mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke