2010/7/6 Bot S Piliang <[email protected]> > > Mungkin Makau dan Las Vegas saya belum pernah lihat, tapi kalau melihat > Singapore dan Kuala Lumpur (Malaysia), > konsep lokalisasi ini berhasil. Sedangkan di tempat kita, para walikota > memang bangga mengatakan kalau daerah A > bebas maksiat sementara bisnis judi dan pelacuran via supir taksi malah marak > didepan kantor nya sendiri. Which one is > better?? >
Kenapa harus terjebak pada dua pilihan itu? Masa begitu berpikir out-of-the-box. -- Abu 'Abdirrahman, Ahmad Ridha bin Zainal Arifin bin Muhammad Hamim (l. 1400 H/1980 M) -- . Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting - Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
