Tarimo kasih Ridha kutipan ayat alqurannya. Sangeik menarik dan menambah keimanan.
Rahyussalam Powered by Telkomsel BlackBerry® -----Original Message----- From: Ahmad Ridha <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Mon, 5 Jul 2010 18:52:52 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: [...@ntau-net] detikNews: Anton Medan: Lokalisasi Judi Pakai Keppres dan Di Tempat Terpencil 2010/7/5 muhammad syahreza <[email protected]>: > Assalamu'alaikum wr.wb. > Wa'alaykumus salaam warahmatullahi wabarakaatuh, > Kito tantu indak mungkin manyamokan jo negara Timur Tengah yang petro dollar > dari Minyak dan Gas, apolagi dengan Saudi Arabia yang dari wisata religius > (Haji dan Umrah) sudah bisa memakmurkan rakyatnya. > Da Reza, kalau yang dipermasalahkan adalah kekayaan, mestinya kan kita masih yakin dengan janji berikut: "Jika sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya." (QS. al-A'raaf 7.96) "Maka janganlah harta benda dan anak-anak mereka menarik hatimu. Sesungguhnya Allah menghendaki dengan (memberi) harta benda dan anak-anak itu untuk menyiksa mereka dalam kehidupan di dunia dan kelak akan melayang nyawa mereka, sedang mereka dalam keadaan kafir." (QS. at-Taubah 9.55) Saya bingung dengan argumentasi bahwa lokalisasi itu diperbolehkan karena pemerintah belum mampu mensejahterakan rakyat, serta bahwa pemerintah masih sarat korupsi dan lemah dalam penegakan hukum. Kalau begitu keadaaannya, bagaimana akan diharapkan pemerintah mampu mengatur yang boleh dan yang tidak boleh ke lokalisasi (saya rasa sudah terbukti kegagalan lokalisasi pelacuran). Kemudian, bagaimana pula diharapkan pemerintah mengatur hasil pendapatan uang haram itu untuk kesejahteraan rakyat? Terus terang, saya merasa khawatir dengan keselamatan diri dan keluarga saya di hari akhir melihat perkembangan zaman ini. Yang haram makin marak, yang halal dikecilkan. Allahu Ta'ala a'lam. -- Abu 'Abdirrahman, Ahmad Ridha bin Zainal Arifin bin Muhammad Hamim (l. 1400 H/1980 M) -- . Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting - Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe. -- . Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting - Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
