Wa'alaikum salam ww,

Pak Jacky, kok dapek go eh... io rancak rasonyo kaba barito iko indak
dikirin ka palanta awak ko pak. Baa dek bak itu pak, salaruik salamo
nangko lai banyak juo nan tajadi indak sajo ka artis tapi lah sampai ka
anggota Dewan nan taromaik bagai nan kito danga jo caliak di tipi bahkan
nan di Bali bagai alah ado pangakuan jo jaleh itam putiah jantan
batinonyo. Apo lai di proses saroman nan kawan ko bana pak, jadi ancak
indak sato awak dari pado sato di nan alun jaleh supayo indak batambah
pulo doso awak dek inyo.

 

Wassalam

Batuduang Ameh (43)

 

From: [email protected] [mailto:[email protected]] On
Behalf Of Jacky Mardono Tjokrodiredjo
Sent: Saturday, July 10, 2010 6:34 PM
To: Polri; [email protected]; [email protected];
[email protected]; [email protected];
[email protected]; [email protected];
[email protected]; [email protected]; [email protected];
[email protected]; [email protected]; [email protected];
[email protected]
Subject: [...@ntau-net] Cut Tari-Luna Bingungkan Anak-anak.

 

Masalahnya, banyak anak-anak yang nonton TV,

tanpa didampingi ortu mereka,

Kira-kira bagaimana para ABG mendiskusikan

topik ini?

 

Sudahkah ada yang mengadakan survai

tentang masalah in?

 

Wassalam, Jacky Mardono.

 

10/07/2010 - 07:03

<http://www.inilah.com/news/read/2010/07/10/654801/cut-tari-luna-bingung
kan-anak-anak/>
<http://www.inilah.com/news/read/2010/07/10/654801/cut-tari-luna-bingung
kan-anak-anak/> 

Cut Tari-Luna Bingungkan Anak-anak

Ellyzar Zachra PB

 

Luna Maya-Cut Tari
(inilah.com)

 

[ito]

INILAH.COM, Jakarta- Meskipun Cut Tari dan Luna Maya telah meminta maaf,
tapi pakar psikologi anak melihat ucapan artis itu membingungkan
masyarakat, khususnya anak-anak.

 

"Permintaan maaf mereka (Cut Tari dan Luna Maya) di depan media kan
lebih kepada mereka minta maaf atas menyebarnya kasus ini sampai ke
mana-mana dan ter-blow up. 

 

Tapi saya melihat bahwa mereka tampaknya tidak menyebut sama sekali
bahwa mereka adalah pelakunya," ujar Rose Mini Adi Prianto M.Psi, ahli
psikologi sekaligus staf pengajar Program Pascasarjana Psikologi UI,
saat dihubungi Jumat (9/7).

 

Menurut Rose, meskipun memiliki tendensi untuk 'seolah' permintaan maaf
ditujukan kepada perilaku mereka di video tersebut, namun pernyataan ini
dianggap dapat menimbulkan kebingungan bagi anak. 

 

"Karena ini tetap di area abu-abu. Anak-anak yang masih memiliki pola
kognitif belum sempurna tentu tidak dapat memahami apa yang mereka
katakan. Orang dewasa juga banyak yang bingung kok. Mereka kan minta
maaf atas menyebarnya video ini ke masyarakat luas. Ini tidak sampai ke
esensi masalah."

 

Perilaku tidak senonoh tersebut dianggap Rose memang menjadi masalah
sosial yang dikhawatirkan dapat merusak masa depan generasi muda. 

 

Oleh karena itu, mereka memang patut untuk meminta maaf agar memberikan
contoh kepada anak bahwa perilaku tersebut adalah hal yang salah.

 

"Harusnya mereka minta maaf atas apa yang mereka lakukan dengan jelas. 

Mereka harus dapat mengakui bahwa memang benar mereka yang melakukan,
bahwa mereka menyadari hal tersebut sangat salah dan memberikan
informasi yang sangat jelas untuk tidak melakukannya lagi sehingga
anak-anak dapat mengerti bahwa ini memang tidak benar," 

papar Rose.

 

Meskipun begitu, Rose menganggap bahwa tindakan permintaan maaf dari
kedua artis tersebut dapat menunjukkan bahwa mereka memahami sisi
'buruk' atas apa yang mereka lakukan di masyarakat. 

 

"Dengan permintaan maaf, mereka berarti memahami bahwa memang terdapat
sanksi sosial yang memiliki bahkan lebih besar dari sekedar kurungan
penjara." 

 

-- 
.

-- 
.
Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan 
mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke