RR Tahap II A Masih Tunggu Pencairan Dana Rp. 2 Triliun

 

Padang, (ANTARA) - Program Rehabilitasi dan Rekonstruksi (RR) tahap II
pascagempa 2010 menunggu pengucuran anggaran tahap II A (Tahap Pertama di
tahun 2010) sebesar Rp350 miliar dari total alokasi anggaran sebesar Rp2
triliun yang akan dikucurkan.

 

Pengucuran anggaran tersebut, menurut Kepala Badan Nasional Penggulangan
Bencana, Syamsul Ma'arif, masih menunggu peraturan Menteri Keuangan
(Menkeu).

 

Walaupun dana tahap pertama di tahun 2009 sebesar Rp313 miliar mengalami
keterlambatan dalam pengucurannya, namun Syamsul berharap agar keterlambatan
jangan sampai melanggar payung hukum yang ada.

 

Untuk bantuan tahap II A dalam penyalurannya mengalami perubahan dalam
mekanismenya, kata Syamsul saat kunjungan kerjanya ke Sumbar dalam
peninjauan masalah penyaluran dana bantuan gempa.

 

"Dana dikucurkan melalui Menkeu ke rekening BNPB dan langsung ke rekening
kelompok masyarakat (Pokmas), " katanya.

 

Ia berharap dengan mekaisme baru trsebut, seluruh anggaran bantuan RR dapat
direalisasikan seluruhnya pada tahun 2011.(ami/ril)

 

| ANTARA Sumbar | Rabu, 14/07/2010 22:03 WIB

http://www.antara-sumbar.com/id/berita/propinsi/d/1/111946/rr-tahap-ii-a-mas
ih-tunggu-pencairan-dana-rp2-triliun.html

 

==========

 

Syamsul Ma'arif :Belum Ada Laporan Tertulis Penggunaan Dana Gempa

 

Padang, (ANTARA) - Laporan tertulis atas penggunaan dana bantuan gempa untuk
tahap pertama tahun 2009 belum dilaporkan oleh setiap masing-masing Satuan
Perangkat Kerja Daerah (SKPD).

 

"Laporan yang diberikan hanya dalam bentuk lisan saja tanpa ada bukti
tertulis, " ujar Kepala Badan Nasional Penaggulangan Bencana Pusat, Syamsul
Ma'arif, Rabu (14/5).

 

Dalam kunjungan kerjanya ke Sumbar untuk meninjau kegiatan penyaluran gempa,
Syamsul meminta kepada setiap Kuasa Penguna Anggaran (KPA) agar laporan
penggunaan dana dari setiap SKPD dibuat secara terperinci, tidak hanya
laporan semata saja.

 

Menurutnya, berdasarkan informasi sementara dari KPA, ada dua instansi/SKPD
yang melaporkan kelebihan dana bantuan gempa seperti Dinas Kesehatan
Provinsi dan Dinas Pertanian Tanaman Holtilkultura Provinsi Sumbar.

 

Dinas Kesehatan, katanya, dari kotrak pemberian bantuan sebesar Rp22,757
miliar bersisa sebesar Rp570 juta.

 

Ia menjelaskan, sisa dari dinas kesehatan yang berjumlah sebesar Rp570
seharusnya dipergunakan untuk pembangunan puskesmas yang rusak akibat gempa,
namun pada pelasanaannya pascagepa 30 September banyak puskesmas yang
dibangun kembali oleh NGO (Lembaga Non Pemerintahan).

 

Selain itu, katanya, SKPD yang ang melaporkan kelebihan dana bantuan gempa
yaitu Dinas Pertanian Tanaman Pangan Holtilkultura.

 

Berdasaran kontrak bantuan gempa yang disepakati, terdapat kelebihan
anggaran sebesar Rp3 miliar dari Rp17 miliar dana disepakati namun yang
terpakai adalah Rp14 miliar.

 

Untuk dinas yang sudah merealisasikan dana dan kegiatannya mencapai 100
persen di antaranya, Dinas Perkebunan dan Dinas Peternakan dan Dinas
Kelautan dan Perikanan, kata Syamsurizal.(ami)

 

| ANTARA Sumbar | Rabu, 14/07/2010 20:52 WIB

http://www.antara-sumbar.com/id/berita/propinsi/d/1/111931/syamsul-maarif-be
lum-ada-laporan-tertulis-penggunaan-dana-gempa.html

 

 

 

-- 
.
Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan 
mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
  • ... Nofend Marola
    • ... Nofend Marola
      • ... asfarinal, asfarinal, asfarinal, asfarinal nanang, nanang, nanang, nanang

Kirim email ke