Korban Gempa Tunggu Kehadiran Fasilitator Rekonstruksi
Padang, (ANTARA) - Ribuan masyarakat yang rumahnya rusak akibat gempa 7,9 SR di Sumatera Barat (Sumbar) menunggu kehadiran para petugas fasilitator rekonstruksi untuk mendapat pengetahuan teknis membangun rumah yang lebih ramah bencana. Kehadiran petugas fasilitator ditunggu masyarakat untuk mendapat informasi dan pengetahuan tentang perbaikan dan pembangunan kembali rumah mereka dengan bangunan lebih kuat dan ramah akan bencana, kata Koordinator Tim Pendukung Teknis Rehabilitasi dan Rekonstrusi Sumbar Pascagempa, Dr Sugimin Pranoto di Padang, Jumat. Hal itu disampaikanya, dalam penutupan pelatihan tahap-II bagi 247 orang petugas fasilitator Rehabilitasi dan Rekonstrusi Sumbar Pascagempa yang dilaksanakan Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Bung Hatta Padang. Kegiatan penutupan juga dihadiri Rektor UBH Prof Dr Hafrijal Syandri, Dekan FTSP UBH Ir Hendri Warman MSCE dan Ketua Pelaksana Teknis Rehabilitasi dan Rekonstrusi Sumbar Pascagempa, Dr Bahrul Hanif serta 247 petugas fasilitator program ini. Menurut Sugimin, tugas lain para fasilitator di tengah masyarakat adalah pengetahuan penyaluran bantuan, mempersiapkan masyarakat, mendiskusikan kebutuhan dan rencana kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascagempa. Ia menyebutkan, ada enam kegiatan pokok untuk menentukan keberhasilan pelaksanaan tugas para fasilitator nantinya, yakni, validasi kerusakan rumah warga, pembentukan kelompok masyarakat (pokmas) korban gempa. Kemudian, penyusunan usulan pemanfaatan bangunan, penyusunan berkas pencairan dana bantuan gempa tahap I dan tahap II serta pengawasan pelaksanaan perbaikan dan pembangunan kembali rumah warga. Setelah melakukan pelatihan, ratusan petugas fasilitator ini segera disebar ke wilayah-wilayah yang terkena dampak gempa dan tanah longsor pada tujuh kabupaten dan kota di Sumbar untuk membantu masyarakata merekonstruksi kembali tempat tinggal warga. Sejumlah wilayah di Sumbar pada 30 September 2009 diguncang gempa 7,9 SR diikuti tanah longsor menyebabkan 1.195 orang tewas, ribuan orang luka-luka, ribuan orang mengungsi dan menimbulkan kerugian material ditaksir mencapai Rp21,58 triliun. Kerugian terbesar dialami akibat kerusakan perumahan milik masyarakat yang mencapai 74 persen dari total Rp21,58 triliun. Kerugian tersebut berdasarkan hasil verifikasi final yang menyebutkan sebanyak 249.833 unit rumah milik masyarakat rusak akibat gempa dan tanah longsor. Kategori kerusakan terdiri dari 114.797 unit rusak berat atau roboh rata dengan tanah, 67.198 unit rusak sedang dan 67.838 unit rusak ringan. Kerugian terbesar kedua dialami karena kerusakan pada komponen bidang ekonomi produktif mencapai 11 persen, lalu komponen sosial tujuh persen dan komponen infrastruktur liam persen. Kerusakan lainnya yang menimbulkan kerugian adalah pada komponen lintas sektor terutama pada kantor pemerintahan yang mencapai kerugian tiga persen dari total Rp21,58 triliun tersebut, tambahnya. Sedangkan kerugian berdasarkan kepemilikan aset yang rusak, diketahui 89 persen adalah milik swasta dan masyarakat serta 11 persen milik pemerintah. (*/sun) | ANTARA Sumbar | Jumat, 16/07/2010 06:54 WIB http://www.antara-sumbar.com/id/berita/propinsi/d/1/112197/korban-gempa-tung gu-kehadiran-fasilitator-rekonstruksi.html -- . Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting - Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
