Oleh : Erison J.Kambari (catatan kecil untuk Uda Walikota Bukittinggi yang baru…juga untuk Uda- uda Anggota Dewan Yth)
Astagaaa….. setelah sekian lama kucoba bersilengah saja.. akhirnya kutergoda juga untuk mendekati WC setengah tua di tengah kota… dari Jam Gadang cuma berjarak dua puluh meter saja…. di bawah pohon besar yang merimba… atap seng jadi pagarnya.., ketika kuintip dengan lensa kamera… terekam rumput menyemak tak ada yang mengurusnya… Geram.... Heran… bercampur bingung kudibuatnya; “INI KERJAAN SIAPA..?” Membangun satu WC saja di jantung kota, SATU TAHUN TAK TUNTAS-TUNTAS JUGA…? “INI ULAH SIAPA....?” Ratusan juta seperti melayang di langit-langit kota…. “INI KESERAKAHAN SIAPA..?” Aku tak tahu harus bertanya kemana… Uda Walikota…uda Anggota Dewan Yth… ingin kupertanyakan pada Uda-uda.. Tapi, ah…sudahlah.. Jangan-jangan MALAH AKU YANG DIBILANG GILA.. “WC saja kok ditanya-tanya..udah ah…KENCING SAJA DI BELAKANG POHON SANA….!!”.. Aah, kotaku TERCINTA…kota WISATA… MAAFkan aku kalau BANYAK TANYA… Apakah ini yang namanya membangun kota dengan SETENGAH HATI saja..?? Bukankah WC adalah CERMIN DARI WAJAH RUMAH KITA…?? NAIF bukan kepalang , untuk sebuah kota wisata, tempat kencing saja setengah mati ditengah kota… Kalau untuk membangun WC saja sudah TAK BECUS… tak terurus… Bagaimana kita mau MEMBANGUN YANG LAINNYA..??? Ah, kotaku tercinta ..kota wisata.. Gara-gara WC yang tak tuntas-tuntas juga.. Akupun teringat dengan Pasar Banto yang DISULAP BEGITU MEGAHNYA….. BERPULUH_PULUH MILYAR sudah rupiah untuk memolesnya.. Tetap saja kan…pada akhirnya Banto Trade Center bertahun-tahun tak ada penghuninya… seperti ISTANA HANTU di tengah kota…PEDAGANG DAN PEMBELI TAK KUNJUNG BERSELERA mendekatinya… Lihat juga terminal oplet yang dibangun dekat pendakian Wowo sana… Jembatan penyebarangan terbentang seperti metropolitan pula... Seperti Mall..mewah..betapa indahnya…. Setelah tiga- empat bulan diuji coba….aaah..tetap saja…tak ada gairahnya.. Inilah pembangunan yang nyata-nyata , tak terbantahkan; SUNGGUH SIA- SIA… Lihatlah pula..Pasar Wisata – Pasar Putih di tengah kota…. Betapa strategsi..., empat lantai….indah dan megah sesungguhnya…. Tapi kini justru MENJADI PUSAT JEJALAN PAKAIAN BEKAS dilantai bawahnya dan PUSAT KENCING di lantai atasnya… Mmmm…..Soal SOLUSI,… Itulah gunanya....Uda-uda Yth kami ‘beri’ gaji…kami beri DASI..kami beri SAFARI… dan KURSI… Agar Uda-uda Yth..TAK HENTI_HENTI BERFIKIR DAN BERBUAT bagaimana membenahi kota ini… Dan kami, sebagai warga yang tak berdaya apa-apa…. atas rasa cinta akan kota.. tak kan henti-henti mengabarkan setiap SUMBANG DAN JANGGAL yang terasa MENGGAJAL DI MATA dan MENENDANG DI DADA… Tapiiii..... Opppss… tunggu duluuu…Uda Walikota dan Uda Anggota Dewan Yth…. Meski begitu banyak yang harus kita benahi… Tak perlu lah Uda-uda buru-buru pergi STUDY BANDING pula… Seperti kemaren-kemaren... masak sih Uda….untuk belajar MENGURUS PARKIR SAJA , Uda-uda Anggota Dewan harus raun-raun pula ke Denpasar sana….?? Ah sudahlahlah… Cukup Uda-uda berjalan jalan saja di tengah kota kita..… Buka MATA KEPALA.. juga buka MATA HATI Uda… sampai RASA CINTA akan berpadu dengan LOGIKA…. Karena bagaimanapun...kota tercinta ini tak kan bisa dibangun kalau cuma dengan prinsip "ASAL PITIH MASUAK" saja…. Bagaimana menurut Uda-uda..???? (Erison J.Kambari/ Bukittinggi) -- . Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting - Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
