aslm wr wb

sidang palanta nan terhormat, maaf kalau ambo tamasuak nan agak ekstrem soal 
iko..

mencermati rencana mpkas, memang tabayang juo akan terjadinya percepatan 
pertumbuhan ekonomi di Sumatera (apabila trans sumatera ini nantinya terwujud).

tapi, ketika bicara membuat terowongan, ambo taringek jo rencana pak wali kota 
padang fauzi bahar, yang akan mambuek terowongan pulo (padang-bunguih), dan 
tanah hasil galiannyo akan ditimbunkan ka lauik. 

Daratan yang dihasilkannya nanti dari hasil timbunan tu (lokasi nyo di muaro 
padang), akan dijadikan sebuah kawasan wisata terpadu dengan nama padang bay 
city (PBC)...
PBC ko juo disabuik an, sebagai benteng yang akan menghadang hantaman gelombang 
tsunami --jikok gampo gadang itu memang tajadi.

alah babilang tahun ide ko diwacanakan pak wali, sampai kini alhamdulillah alun 
ado nan baminat lai... 

Jika membayangkan pitih yang ka diinvestasikan, lah tabayang pulo di ambo 
tamsil minang, umpan abih dek aia, minyak abih samba tak lamak. 

Tasabab, Sumbar di sabuik an orang sebagai daerah "Supermarket Bencana." 

Ado duo lempeng yang bergerak aktif sepanjang tahun, patahan semangko di darat 
yang memanjang dari ngarai sianok sampai gunung talang hingga kerinci. Untuk 
dilauik, lah samo kito danga mah, potensi gempanya sebagaimana dilansir Majalah 
Tempo, diatas 8 SR. Baru-baru iko, ado juo hasil penelitian terbaru danny 
hilman yang telah dipresentasikan di istana wapres.. silahkan lihat di : 
http://www.youtube.com/watch?v=3NrgFP-yQ3Y

Apokah kita pesimis dan baranti, tantu tidak. tapi, nan sunaik jo wajib tantu 
harus kita dahulukan. Kecek rang kini, skala prioritas..

maaf dipintak, jikok ado nan tasingguang. kapado allah ambo minta ampun...

imran, 
34+ tingga di padang



--- Pada Rab, 28/7/10, Ephi Lintau <[email protected]> menulis:

Dari: Ephi Lintau <[email protected]>
Judul: Re: [...@ntau-net] Disain Jalan Tembus KA Padang-Solok Selesai 2010
Kepada: [email protected]
Tanggal: Rabu, 28 Juli, 2010, 8:20 AM

da Riri...hutan lindung atau suaka alam wisata tidak bisa digunakan untuk 
apapun juga, kecuali untuk masalah penelitian". 


sesungguhnya terowongan ini berada di bagian bawah hutan lindung, dan tentunya 
tidak menggangu bagian atasnya, apakah ini bisa dijadikan alasan pembenaran....?

salam
ephi


2010/7/28 Riri Chaidir <[email protected]>

Amin ...
Tentunya saya juga berharap rencana Jalan Tembus Padang- Solok itu segera 
terwujud.
Tapi - bagaimanapun - saya sangat tertarik dengan dua prasyarat yang 
disampaikan oleh Sanak Armen Zulkarnaen kapatang pada aline penutup postingnya 
: " ...  bukanlah hal yang sulit untuk dilakukan apabila pihak terkait bisa 
menghubungi seluruh potensi sdm yang dimiliki oleh sumatera barat, berikut 
mengenai pendanaan, izin dan lain sebagainya."


Saya coba memahami prasyarat tersebut, dan ini hasil dari pemikiran saya yang 
mungkin terlalu konservatif: 


Pertama tentang izin.. Dalam artikel yang dilewakan Nofend kemaren sudah saya 
baca ada concern dari Dinas kehutanan Sumbar dan Badan Konservasi Sumber Daya 
Alam (BKSDA) Sumbar. dan dari Bappeda Sumbar: "Undang-Undang No. 5 tahun 1990 
tentang kehutanan, dimana hutan lindung atau suaka alam wisata tidak bisa 
digunakan untuk apapun juga, kecuali untuk masalah penelitian". Di satu sisi 
saya kagum dengan statement MPKAS yang bisa mengatasi masalah hutan lindung 
tersebut. Tapi di sisi lain ambo masih cameh2 dengan banyaknya pemberitaan 
dimana Kementerian Kehutanan seringkali bersedia "berperang" dengan pihak 
manapun, termasuk Pemerintah Daerah, jika hutan lindungnya diganggu.


Kedua tentang pitih. Kato Menteri Perhubungan, biaya pembuatan jalan tembus itu 
mencapai 3 Triliun. Dari ma pitih sabanyak tu? Dari Pemerintah? Rasanya tidak, 
karena anggaran pemerintah untuk pengembangan (termasuk perawatan) jalan kereta 
api (seluruh Indonesia) per tahun berjumlah sekitar 3-4 triliun. 


Jalan keluarnya? Menteri menyebut tentang UU 23/2007 yang membuka kesempatan 
kepada Pemerintah Daerah dan Swasta untuk membangun jalan 
keretaapi.(http://sumatera.infogue.com/ka_solok_padang_digarap)


Tapikia lo dek ambo, apakah swasta berminat untuk itu (sepengetahuan ambo 
swasta tantu bapikia return, kalaupun Jepe acok manyabuik2 CSR, tantu ndak 
sampai 3 T do). Dari Pemerintah Daerah? Apakah kita bisa merfer ke MOU Pemprov 
Lampung - Jabar yang disebutkan sanak Kurnia/ MPKAS?


Mudah2an ambo nan terlalu konservatif.



RiriBekasi, l, 48










2010/7/27 Ephi Lintau <[email protected]>


Alhamdulillah, saya kemarin beserta teman2 mpkas padang juga hadir disana 
bersama da Kurnia, Hendri, pak Ali, acara kemarin lebih kepada mendengarkan 
hasil kerja dari konsultas untuk shorcut padang solok dan ka bandara dari 
stasiun duku menuju bim, serta memberikan masukkan trhd laporan pendahuluan 
dari kedua konsultannya.




laporan dari konsultan short cut padang solok, terdapat 5 alternatif terowongan 
yg diajukan, dari 5 alternatif tersebut terowongan yg paling dekat dibuat 
adalah sepanjang 26 KM, dari stasiun pauh limo di pdg menuju stasiun solok. 
diperkirakan jarak kedua stasiun ini sekitar 36 km. termasuk tim konsultan 
menmperlihatkan berbagai teknologi pengeboran yg ditelah di gunakan di prncis, 
jerman dan malaysia. jika menggunakan teknologiyg digunakan di malaysia, maka 
terowongan ini diperkirakan selesai dalam waktu 2 thn dgn dana 750 m, utk 
pengeboran saja.




sedangkan konsultan stasiun duku bim, lebih banyak bicara kondisi geografis dan 
tidak terlalu banyak permasalahan. khusus utk ini, dulu mpkas sekura thn 2007 
penrnah mengusulkan agar ka bandara ini dimulai dari stasiun simpang, bukang 
dari stasiun duku yg not abene tidak terlalu jauh dari BIM. waktu itu pernah 
dibicarakan ttg konsep city checkin di simpang haru.




bapak kadivre II, Bpk Yudith juga menyebutkan bahwa tanah PT. KAI disimpang 
haru seluar 5 hektar, akan direncankan membangun fasilitas wisata kota, 
sehingga ini menjadi daya tarik tersendiri dan ini juga mensupport rencana 
memjadikan stasiun simpang haru sbg city chek in.




demikian sekilas info menghadiri acara dengar pendapat di PSDA.

salam
Yuhefizar

2010/7/27 Nofend St. Mudo <[email protected]>



From: Y. Napilus [mailto:[email protected]]



Sent: Tuesday, July 27, 2010 4:55 PM

Subject: Kurnia Chalik MPKAS: Presentasi Shortcut dan TSR



Utk info juga, disamping diundang dan presentasi Senin kemaren di acara

BAPPEDA Sumbar, Kurnia Chalik 22 Juli lalu juga presentasi di Sumatera

Development Summit 2010 di Bandar Lampung di hadapan DPD RI Kaukus Sumatera,

Para Gubernur se Sumatera, Wakil Menhub, dll. Kalau urusan presentasi,

Kurnia jagoannya lah...:)



Alhamdulillah, Sumbar sekarang dijadikan referensi bangkitnya kembali KA di

Sumatera... Kmrn waktu Tour de Singkarak 2010, PT KAI kita "paksa" utk

"mejengin" KA Wisata dipinggiran Danau Singkarak dan melibatkan "Mak Itam".

Dampaknya ternyata cukup heboh dan positif utk promosi KA Wisata Sumbar. Krn

itu, Executive VP PT KAI sudah menyampaikan bahwa utk kita di Sumbar, akan

diusahakan 1 unit lagi Loko Uap, khusus utk shuttle di pinggiran Singkarak

ini. Tapi kita tunggu dululah hasil nyatanya nanti, apakah janji beneran

atau sekedar panyanangan hati awak sajo...



Mohon dukungan dan doa'nyo sajo lah dulu...

Terima kasih.



Salam,

Nofrins

www.mpkas.west-sumatra.com

================================





-- 








-- 

.

Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~


===========================================================

UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:

- DILARANG:

  1. E-mail besar dari 200KB;

  2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 

  3. One Liner.

- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet


- Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting

- Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply

- Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan 
mengganti subjeknya.

===========================================================

Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.





-- 
=========== Salam Hormat ==========
Yuhefizar a.k.a Ephi Lintau          
e-Learning | e-Literacy | e-Business
www.ephi.web.id 

www.web1juta.com
www.sukses-bersama.com            
www.pengusaha-online.com 
www.e-investasi.com       

e-Mail : [email protected]                 
Handphone  : 08126777956                      
================================




-- 

.

Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~

===========================================================

UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:

- DILARANG:

  1. E-mail besar dari 200KB;

  2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 

  3. One Liner.

- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet

- Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting

- Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply

- Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan 
mengganti subjeknya.

===========================================================

Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.



-- 
.
Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan 
mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke