Wa'alaikumussalaam wa rahmatullahi wa barakaatuhu

Ambo copast baliak bagian dari cerpen BALIMAU ka panjawab tanyoko........

______________


‘Lalu bagaimana dengan kebiasaan orang pergi berziarah kubur di hari menjelang 
puasa seperti yang kita lihat di Jakarta? Apakah itu ada tuntunannya pula?’
 
‘Menziarahi kubur ada tuntunannya. Adahadits Nabi SAW tentang itu. Berziarah 
itu 
boleh dilakukan kapan saja. Yang paling utama dari berziarah kubur itu 
sebenarnya adalah mengingatkan kita, yang berziarah itu, kepada mati. Kepada 
kematian yang juga akan mendatangi kita. Bahwa kita suatu saat nanti juga akan 
jadi penghuni kubur. Doa yang diajarkan Nabi ketika kita berziarah adalah 
mengucapkan salam kepada ahli kubur yang Islam dan beriman lalu mengatakan 
bahwa 
kitapun, yang berdoa, suatu saat akan bergabung dengan mereka di alam kubur. 
Hanya itu yang kita lakukan. Ketika berziarah itu.’
 
‘Lalu bagaimana dengan orang yang datang berziarah ke kuburan, di hari-hari 
menjelang puasa, lalu menebarkan bunga, menyiramkan air dari kendi di kuburan 
itu, membaca surah Yasiin disana? Apakah itu amalan yang benar?’
 
‘Itu amalan yang tidak ada dalilnya. Amalan yang memperturutkan dugaan hati, 
seolah-olah dengan cara seperti itu si pelaku masih membina hubungan dengan 
orang yang ada di dalam kubur. Menebar bunga di atas kuburan. Apa maksudnya? 
Apakah supaya si mayat, yang sudah menjadi tulang belulang mencium harumnya 
bunga? Jelas tidak mungkin itu. Begitu juga dengan menyiramkan air dari kendi. 
Apakah maksudnya untuk mendinginkan udara dalam kuburan? Atau untuk minum mayat 
yang ada di dalamnya? Juga tidak mungkin yang demikian. Membaca surah Yasiin 
adalah suatu amalan, untuk yang membaca. Jadi tidak mesti dilakukan di atas 
kuburan.’
 
‘Pendapat orang yang membacakan itu agar pahalanya untuk si ahli kubur,’ 
istriku 
ikut menyela lagi.
 
‘Tidak ada hadits tentang membagi pahala dari sebuah amalan. Allah mengingatkan 
bahwa seseorang tidak akan mendapatkan pahala kecuali dari apa yang 
diperbuatnya 
sendiri. Wa al laisa lil insaani ilaa maa sa’aa. (Dan bahwasanya manusia itu 
hanya memperoleh ganjaran dari perbuatan yang dilakukannya. (An Najm;39)).
 
‘Tapi kata mereka, kata teman-temanku, dengan cara seperti itu mereka 
menunjukkan rasa cinta mereka kepada keluarga yang sudah mati. Jadi cara itu 
tidak tepat ya, pa?’
 
‘Itu cinta bertepuk sebelah tangan namanya. Yang dicintai di dalam sana tidak 
akan merasakan kehangatan cinta dengan amalan seperti itu. Seandainya yang di 
dalam kubur itu orang tua, doakan saja mereka, mintakan ampunan atas dosa-dosa 
mereka, orang tua kita itu, tanpa harus datang ke kuburnya. Tapi kalau yang di 
dalam kubur itu hanya sebatas pacar, bukan keluarga kita, belum ada hubungan 
kekeluargaan dengan kita, bukan mahram kita, perbuatan ziarah kita dengan tabur 
bunga, dengan siraman air jelas tidak ada maknanya sama sekali buat si mayat 
dalam kubur.’
 
‘Tapi kenyatannya banyak sekali orang melakukan ziarah kubur khusus menjelang 
puasa sampai-sampai jalan dekat TPU macet total. Apakah seharusnya ulama juga 
memberikan pencerahan pula dalam hal ini menurut papa?’
 
‘Harusnya begitu. Kebanyakan masyarakat melakukan sesuatu tanpa ilmu, bahkan 
hanya karena ikut-ikutan. Padahal untuk beramal itu harus ada ilmunya.’
 
‘Di TPU banyak sekali ustad, atau orang yang pandai bedoa, yang mendapat 
permintaan dari penziarah untuk memanjatkan doa bahkan membacakan surah Yasiin. 
Bagaimana menurut papa?’
 
‘Ya itulah repotnya.’ 
 
‘Apa yang papa lakukan ketika menziarahi kuburan inyiak?’
 
‘Membaca doa seperti yang diajarkan Nabi SAW; Assalamu’alaikum ya ahliddiyaari, 
minal mukminiina wal muslimiina, wa innaa insya Allahu bikum la hiquun. 
Keselamatanlah bagi kalian wahai ahli kubur, orang-orang Mukmin dan orang-orang 
Muslim. Dan kami insya Allah juga akan menyusul di belakang.’
 
‘Papa tidak mendoakan inyiak?’
 
‘Papa mendoakan beliau lima kali sehari semalam. Sehabis shalat.’
 
‘Apakah dikuburan kita tidak boleh berdoa?’
 
‘Boleh saja. Tidak ada larangan.’
 
Kami mengakhiri diskusi di meja makan sampai disitu.
 
_____________________ 



Wassalamu'alaikum
 
Muhammad Dafiq Saib Sutan Lembang Alam
Suku : Koto, Nagari asal : Koto Tuo - Balai Gurah, Bukit Tinggi
Lahir : Zulqaidah 1370H, 
Jatibening - Bekasi




________________________________
From: "[email protected]" <[email protected]>
To: Sma <[email protected]>; Rantau <[email protected]>
Sent: Mon, August 9, 2010 6:19:39 PM
Subject: [...@ntau-net] Ziarah kubur

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ 
Banyak orang ziarah kubur
Di Mekah katanya wanita tak ada yang pergi ke kuburan
Bagaimana pendapat sanak di palanta?
وَعَلَيْكُمْ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ 

Powered by Telkomsel BlackBerry®

-- 
.
Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan 
mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.



      

-- 
.
Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan 
mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke