Jepe,

 

Dulu ambo pernah baranti merokok karena "terpaksa", waktu sikola dulu susah
bana mancari tampek marokok, harus di lua gedung. Kalau pas musim dingin
marokok kalua gedung rasonyo percuma, karano alun sempat taisok, asok tu lah
tabang.

 

Pas lah baliak kamari, dek lah bebas lo marakok, lah baliak lo marokok
baliak.

 

Berkali2 ambo cubo baranti, memang barek.

 

Akhamdulillah, terakhir, sekitar 3 tahun nan lampau, tibo2 rokok tu ndak
lamak rasonyo . Jadi barantai surang sajo, sampai kini - dan InsyaAllah
seterusnya

 

Riri

48/l/bekasi

 

From: [email protected] [mailto:[email protected]] On
Behalf Of Dewi Mutiara
Sent: Monday, August 23, 2010 1:14 PM
To: [email protected]
Subject: Re: [...@ntau-net] Indonesia Juara Tiga Mengkonsumsi Rokok

 


Assalammu'alaikum Wr,Wb 

 

Apa khabar  Bung Andi, penguasaan diri yang luar biasa untuk bisa berhenti
merokok ,banyak kenyamanan yang dirasakan sesudah berhenti merokok , yang
terutama sekali selalu bisa bergabung dengan keluarga tanpa asap rokok.

tulisan Bung Andi ini nanti akan Uni bacakan ke  da Fahmi <suami> Uni
,karena da Fahmi seorang perokok  yang sedikit sulit untuk  mengerti bahwa
kita sangat tidak bersahabat dengan asap rokok..

Selamat Berpuasa  dan salam hangat buat keluarga.

 

Wassalam

 

Dewi Mutiara.
--- On Mon, 8/23/10, [email protected] <[email protected]> wrote:


From: [email protected] <[email protected]>
Subject: [...@ntau-net] Indonesia Juara Tiga Mengkonsumsi Rokok
To: [email protected], [email protected]
Date: Monday, August 23, 2010, 11:32 AM


Sebuah berita di harian lokal  Pekanbaru

Data terbaru menyebutkan jika Indonesia menempati juara ketiga dalam hal
merokok.Posisi Indonesia masih teratas karena dipicu pertumbuhan perokok
baru di kalangan generasi muda Indonesia yang tercepat di dunia.

Data dari  WHO yang menyebutkan prestasi penduduk Indonesia dalam merokok
ini

Ketua Harian Komnas Pengendalian Tembakau Mia Hanafiah mengatakan akibat
kebiasaan merokok di Indonesia tercatat 400 Ribu orang meninggal pertahun
(Riau Pos, 22/8 hal 7)

***

Bagaimana dengan Saya

Sejak lebaran tahun lalu saya telah berusaha keras berhenti merokok, awalnya
sebuah "siksaan" yang sangat berat ada sesuatu yang hilang saya rasakan
apalagi jika selesai makan dan ada rasa pedas yang tertinggal dilidah,
hasrat untuk merokok sungguh menggebu-gebu, apalagi jika menghirup secangkir
kopi dan mengobrol bersamat teman.

Banyak alasan saya "harus" merokok dan tidak bisa meninggalkan kebiasan
jelek yang merusak kesehatan ini.

Tapi Alhamdulillah berkat tekad dan niat yang kuat pada diri saya sudah
boleh dikatakan  berhenti total mengisap barang beracun ini tanpa ada lagi
rasa "kangen" pada barang yang berukuran 9 cm ini.

8 bulan lebih saya harus berjuang lepas dari kebiasaan merokok yang telah
mencandu pada diri saya minimal selepas SMA tahun 1983 sampai tahun 2009 (26
Tahun !!! Saya merokok, walau tidak dikategorikan seorang perokok berat,
paling tidak 1 bungkus rokok saya habiskan dalam 2 hari)

Apa yang saya rasakan setelah berhenti menjadi "ahli hisab" ini :

1. Dulunya setiap saya tidur selalu kerongkongan saya gatal dan berlendir
saat mau tidur dan nafas terasa kurang nyaman dibuatnya, sekarang tidak
tidak ada lagi gatal tenggorakan dan berlendir

2. Dulunya jika kondisi fisik saya lagi drop dan capek maka batuk adalah
siksaan yang dirasa ini batuk akibat merokok, selalu saja setiap pagi mau
mandi dan gosok gigi di kamar mandi saya batuk begitu kerasnya sampai
menghejan dan mengeluarkan air mata dan itu tak henti-hentinya sampai saya
harus meminum air putih. Suara batuk saya rasa-rasanya sering membuat anak
saya yang masih balita tertidur akan tersentak kaget bangun. Sekarang saya
begitu tenang mandi dan gosok gigi setiap pagi di kamar mandi tanpa suara
batuk yang "menggelagar"

3. Dulunya setiap hari untuk membeli Rokok saya menghabiskan rata-rata per
hari Rp 10.000 (tidak termasuk tuh..kadang-kadang teman suka minta dibeliin)
artinya sekitar Rp 300.000 saya habiskan perbulan untuk mengkonsumsi rokok.
Sekarang saya asumsikan sejak saya berhenti merokok, saya membeli sebungkus
rokok pada anak saya artinya, saya kasih anak saya uang Rp 10.000 hari bisa
juga nggak perhari tapi dirapel sekaligus lalu ditabungkannya jika jumlahnya
mencapai 300 Ribu per bulan. Saya membelikan dari awal  anak saya laptop
untuk kebutuhan sekolahnya seharga 5 Juta, tapi uang yang telah ditabungkan
sekitar 2,5 juta saya minta lagi jadi artinya karena saya tidak merokok saya
cukup menambah 2.5 juta lagi untuk membeli lap top, sekarang saya tidak
menabung lagi per hari 10 ribu keanak saya, alasannya "saya memang sudah
berhenti total merokok tidak ada asumsi lagi setiap hari membeli sebungkus
rokok" he he he

Lalu temen2 sekantor atau kolega saya mereka sudah sungkan minta "traktiran"
sebungkus rokok, karena logika mereka biasanya "nggak enak minta traktiran
pada orang yang tidak merokok"

4. Dulu suka "kehabisan nafas atau terengah-engah" misalnya sekedar pukul2
bola tenis, badminton dan main futsal sama temen2 di kantor yang suka "jago
talua" didepan gawang , Sekarang sudah agak lumayan nafas sudah terasa lega
dan bisa ikut bermain sedikit aktif walau sisa2 racun tembakau itu masih
saya rasakan pada nafas yang kurang bagus

5. Dulu saya cuek saja ketika sesama ahli hisap merokok di ruangan AC walau
ada blower didalam ruangan untuk menyedot asap rokok keluar orang yang tidak
merokok sangat benci dan sinis melihat kami, sekarang giliran saya begitu
membenci ketika ada orang yang menghisap rokok didalam ruangan AC bergabung
bersama orang yang tidak merokok he he he

6. Dulu paling keki jika kemeja baru saya karena lentingan tembakau atau
cengkeh rokok yang terbakar mampir di baju walau reaksi tangan begitu cepat
mematikan bara api tapi tak pelak lagi akan selalu menimbulkan bekas lobang
kecil. Sekarang boleh dikatakan kemeja untuk ke kantor bebas dari lobang
bara api rokok (keki memang baju kemeja baru nan keren baru dipake sekali
dua kali saja sudah berlobang di hajar bara cengkeh/tembakau rokok

Banyak hal-hal kebaikan lain yang saya dapat ketika berhenti merokok,
seperti dulu saya sangat "terkucil" bersama keluarga di rumah habis makan
misalnya jika merokok saya disuruh istri keluar rumah dan merokok di teras,
sekarang tidak perlu lagi seperti itu, kalau duduk diteras bersama anak dan
istri tentu sudah bebas asap rokok

Saya kasih ya sebuah pantun yang cukup menggelitik

DULU

AYAM BERKOKOK DIBIBIR CAWAN
BAGI ROKOK DONG KAWAN


SEKARANG

AYAM BERKOKOK DI ATAS GENTENG
YANG NGGAK NGEROKOK GANTENNNGGGG


Wass-Jepe
Sent from my AXIS Worry Free BlackBerryR smartphone

-- 
.
Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di
tempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan
mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

 

-- 
.
Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di
tempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan
mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

-- 
.
Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan 
mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke