On Aug 23, 6:32 pm, [email protected] wrote:
Sebuah berita di harian lokal  Pekanbaru
Data terbaru menyebutkan jika Indonesia menempati juara ketiga dalam
hal merokok.

Assalamu'alaikum WrWb,

Bung Jepe dan sanak sapalanta yang ambo hormati,

Indonesia juara ketiga (atau katakanlah masih masuk 'sepuluh besar
dunia')?
Bagaimana kira-kira bagian Indonesia yang namanya ranah Minang di
'zoom' untuk mengetahui jumlah perokok di kawasan ini.
Kalau secara kasat mata dilihat dalam kehidupan harian, jumlah perokok
di daerah ini sekilas tampak cukup besar ( wa bil khusus di Mentawai).

Dengan pengeluaran (TETAP) untuk merokok perbulan yang berkisar antara
Rp 100.000-1.000.000 (tergantung dari kelas 'berat-ringannya'), maka
dengan lebih dari 60% masyarakat hidup di sektor pertanian yang
khabarnya kehidupan sosial ekonomi mereka sangat kepepet dari waktu ke
waktu, kelihatannya upaya menekan jumlah perokok ini secara signifikan
akan dapat secara langsung meningkatkan pendapatan mereka, atau
menekan pengeluaran rutin  yang sia-sia ini (sia-sia dalam jangka
pendek, menengah, dan panjang).

Kalau masyarakat Cina saja khabarnya dapat menghapus kebiasaan meludah
mereka  yang terkenal  itu, masak sih masyarakat Sumbar yang terkenal
cerdas dan keras hati ini tidak bisa mengurangi kebiasaan boros
'membakar uang' ini ?
Sebagaimana biasa, bagaimana kalau ini mulai dikampanyekan oleh para
petinggi/elit ranah Minang ini ?

Bung Jepe, hehehe...sayajuga mantan perokok cukup berat. Dalam rangka
hari tembakau sedunia yang lalu saya membuat artikel tentang
pengalaman saya menyangkut Stop/Quit Smoking ini ("Saya Berhenti
Merokok Secara Mudah, Murah, dan dengan  Antusiasme Tinggi", lihat
http://kadaikopi.com/?p=2911).

Semogalah saling berbagi pengalaman sebagai mantan anggota 'dewan
suro' ini dapat memberi inspirasi bagi  rekan-rekan lain yang sudah
punya niat untuk berhenti dari kebiasaan ganjil yang satu ini.

Maaf  & Wassalam,

Epy Buchari
L-67, Ciputat Timur

-- 
.
Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan 
mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke