Dari detik.com.

Wassalam
fitr tanjuang
---
http://us.detiknews.com/read/2010/09/04/110139/1434904/10/laporan-polisi-malaysia-sebut-oknum-petugas-kkp-peras-nelayannya

Laporan Polisi Malaysia Sebut Oknum Petugas KKP Peras Nelayannya
Indra Subagja - detikNews

Jakarta - Beredar laporan mengejutkan milik Malaysia mengenai ulah
oknum petugas Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Dalam dokumen
berkop Markas Pasukan Gerakan Marin Polis Diraja Malaysia wilayah
Johor itu tertulis laporan bahwa oknum petugas Indonesia memeras
nelayan Malaysia.

Dalam dokumen yang beredar di kalangan wartawan ini, Sabtu (4/9/2010)
dituliskan oknum yang diduga petugas KKP yang menangkap nelayan
Malaysia itu meminta uang 3.500 Ringgit Malaysia. Permintaan uang itu
dikirimkan melalui SMS kepada salah seorang keluarga nelayan Malaysia
yang ditangkap bernama En Booh AH Cio.

"Tolong kirim RM 1.000 untuk Taikong Melayu, untuk 3 orang Cina RM
2.500. Jadi semua RM 3.500. Kirim lewat Western UNion atas nama Harun
no KTP 217107170865xxxx alamat Tanjung Playu Sel Beduk, Batam, Ok?"
demikian isi SMS itu.

Nah, dalam laporan setebal 10 halaman itu, dengan dasar isi SMS
tersebut polisi Malaysia mengklaim warganya diculik dan diperas.
Laporan ditandatangani Kalaichelvan Nadarajah, timbalan komander
Pasukan Gerakan Marin Wilayah 2 Polisi Diraja Malaysia.

"En Booh mengesyaki (menduga) SMS tersebut telah dihantar oleh seorang
pegawai pemguatkuasa perikanan Indonesia yang telah menahan abangnya
bernama Boh Kee Soo," tulis laporan polisi Malaysia.

Laporan pihak Malaysia itu dibuat pada 15 Agustus 2010 dan ditujukan
kepada Eldiran Husawny di Wisma Putra Kuala Lumpur, yang menangani
desk Indonesia.

Sebelumnya Menteri KKP Fadel Muhammad pernah ditanyakan mengenai
dugaan pemerasan oleh naka buahnya. Saat itu, tegas-tegas Fadel
membantahnya, namun dia mengaku akan melakukan penyelidikan.

"Tidak ada, tidak ada. Kecurigannya besar seperti itu. Kita telusuri,"
kata Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad usai diskusi di
Warung Daun, Jl Cikini Raya, Jakpus, pada Sabtu (21/8/2010).
(ndr/ken)


2010/9/5 Fitr Tanjuang <[email protected]>:
> Ekspedisi Garis Depan Nusantara ko memang hebat dan paralu didukuang.
>
> Cuman sayangnyo, baa kok patuang nan ditanam di tanah kosong?
> Sadang Mly mambuek mercusuar supayo tarang benderang.
>
> Kalau indak salah, jin/setan suko jo tampek2 kosoang, kalam jo nan
> banyak patuang.
>
> Sangajo kadibuek batalyon jin di perbatasan?...:))
>
> Wassalam
> fitr tanjuang

-- 
.
Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan 
mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke