Nah iko iyo batua laporan iko, sasuai jo carito ringan ambo nan taduhulu baa lai disinan lamah awak oknum aparat kito nan punyo wewenang di peraiaran malaka tu
"Kanai sogok atau memeras" baa ka tagak kedaulatan perbatasan tu "HILANG BAGAK DEK PITIH" Jadi iko bukan carito ambuih-ambuih lah manjadi rahasio umum baa bana kelakuan oknum aparat awak nan nakal ko Biaya operasional kapa cepat (speed boat) dari pitih negara tujuannyo pai patroli untuak "mancari pitih" pamadek saku oknum tu Wass-Jepe Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone -----Original Message----- From: Fitr Tanjuang <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Sun, 5 Sep 2010 06:33:28 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: [...@ntau-net] Kemenangan Malaysia karena "Effective" mengelola Ligitan & Sipadan Dari detik.com. Wassalam fitr tanjuang --- http://us.detiknews.com/read/2010/09/04/110139/1434904/10/laporan-polisi-malaysia-sebut-oknum-petugas-kkp-peras-nelayannya Laporan Polisi Malaysia Sebut Oknum Petugas KKP Peras Nelayannya Indra Subagja - detikNews Jakarta - Beredar laporan mengejutkan milik Malaysia mengenai ulah oknum petugas Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Dalam dokumen berkop Markas Pasukan Gerakan Marin Polis Diraja Malaysia wilayah Johor itu tertulis laporan bahwa oknum petugas Indonesia memeras nelayan Malaysia. Dalam dokumen yang beredar di kalangan wartawan ini, Sabtu (4/9/2010) dituliskan oknum yang diduga petugas KKP yang menangkap nelayan Malaysia itu meminta uang 3.500 Ringgit Malaysia. Permintaan uang itu dikirimkan melalui SMS kepada salah seorang keluarga nelayan Malaysia yang ditangkap bernama En Booh AH Cio. "Tolong kirim RM 1.000 untuk Taikong Melayu, untuk 3 orang Cina RM 2.500. Jadi semua RM 3.500. Kirim lewat Western UNion atas nama Harun no KTP 217107170865xxxx alamat Tanjung Playu Sel Beduk, Batam, Ok?" demikian isi SMS itu. Nah, dalam laporan setebal 10 halaman itu, dengan dasar isi SMS tersebut polisi Malaysia mengklaim warganya diculik dan diperas. Laporan ditandatangani Kalaichelvan Nadarajah, timbalan komander Pasukan Gerakan Marin Wilayah 2 Polisi Diraja Malaysia. "En Booh mengesyaki (menduga) SMS tersebut telah dihantar oleh seorang pegawai pemguatkuasa perikanan Indonesia yang telah menahan abangnya bernama Boh Kee Soo," tulis laporan polisi Malaysia. Laporan pihak Malaysia itu dibuat pada 15 Agustus 2010 dan ditujukan kepada Eldiran Husawny di Wisma Putra Kuala Lumpur, yang menangani desk Indonesia. Sebelumnya Menteri KKP Fadel Muhammad pernah ditanyakan mengenai dugaan pemerasan oleh naka buahnya. Saat itu, tegas-tegas Fadel membantahnya, namun dia mengaku akan melakukan penyelidikan. "Tidak ada, tidak ada. Kecurigannya besar seperti itu. Kita telusuri," kata Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad usai diskusi di Warung Daun, Jl Cikini Raya, Jakpus, pada Sabtu (21/8/2010). (ndr/ken) 2010/9/5 Fitr Tanjuang <[email protected]>: > Ekspedisi Garis Depan Nusantara ko memang hebat dan paralu didukuang. > > Cuman sayangnyo, baa kok patuang nan ditanam di tanah kosong? > Sadang Mly mambuek mercusuar supayo tarang benderang. > > Kalau indak salah, jin/setan suko jo tampek2 kosoang, kalam jo nan > banyak patuang. > > Sangajo kadibuek batalyon jin di perbatasan?...:)) > > Wassalam > fitr tanjuang -- . Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting - Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe. -- . Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting - Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
