Salam,
Saya setuju dengan ketua MUI, bahwa dicari akar masalah kenapa terjadi insisden 
Bekasi, yang menyebabkan terjadi perkelahian antara kristen dan Islam.Kini 
sekan-akan umat Islamnya saja yang salah. Di dekat tempat tinggal saya di dekat 
jati,di kota Padang yang hanya satu keluarga kristen di sana, pada tahun 
1990-an sering jemaat kristen mengadakan ritual mingguan di sana. Juga sering 
orang kristen pura-pura tersesat ke tempat tinggal saya , lalu menawarkan 
bibel. Ini juga prilaku umat kristen yang tidak menghormati agama lain.
SKB dua menteri yang diusahakan dirombak sebanrnya mengatur agar umat beragama 
jagan sembarangan menyebarkan agama, termasuk tidak boleh satu agam mendirikan 
tempat ibadah dimana di tempat itu tidak ada pemeluk kristen. bai kristen 
maupun Islam dan agama lain. Kalau ini dilakukan akan terjadi konflik agama.
Tetapi yang mengemuka adalah tidak fairnya agama islam, pada hal akarnya tidak 
fairnya pemeluk kristen dalam penyebaran agama.Karena itu masalah ini baik 
diselesaikan secara hukum.

Sekedar berbagai.
Wn
Sering kita lihat misionaris kristen mengantarkan jemaatnya dan ritualnya di 
tengah perkampungan Muslim, ini pernah mencuat di Padang bebera tahun lalu, 
tetapi tidak mdipermaalahkan betul. 

--- On Thu, 9/16/10, adhi liang <[email protected]> wrote:

From: adhi liang <[email protected]>
Subject: [...@ntau-net] Kaba Tawuran Bekasi dan teror terhadap Orang Islam
To: [email protected]
Date: Thursday, September 16, 2010, 10:24 AM


REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq 
Shihab angkat bicara terhadap insiden Ciketing Bekasi.
''Perisitwa Bekasi Ahad 3 Syawal 1431 H/12 September 2010 bukan perencanaan, 
tapi insiden. Bukan penghadangan tapi perkelahian. Bukan penusukan tapi 
tertusuk. Karena sembilan pelaku adalah ikhwan yang sedang lewat berpapasan 
dengan 200 HKBP. Lalu terjadi perkelahian, saling pukul, saling serang, saling 
tusuk, saling terluka,'' ujar Habib Rizieq pada Republika, di Jakarta, Kamis 
(16/9).

Ditambahkan Habib Rizieq, jika perencanaan, mana mungkin sembilan ikhwan 
berbaju Muslim dengan identitas terbuka. ''Jika penghadangan, mana mungkin 
sembilan menghadang 200 orang. Jika penusukan, mana mungkin sembilan ikhwan 
lebam-lebam, luka, patah tangan, bahkan ada yang tertusuk juga,'' jelasnya.

Menurut Habib Rizieq, Ketua FPI Bekasi Raya dinonaktifkan DPP FPI bukan karena 
salah, tapi untuk melancarkan roda organisasi FPI Bekasi Raya yang teramat 
berat tantangannya. 

''Beliau pejuang, bukan pecundang, beliau tidak ada di lokasi
 kejadian. Beliau hanya kirim SMS ajakan kepada umat Islam untuk membela warga 
Ciketing, tapi dituduh sebagai provokator. Sementara para Pendeta HKBP yang 
mengajak, membawa dan memimpin massa Kristen serta memprovokasi warga Muslim, 
tak satu pun diperiksa,'' papar Habib Rizieq.

Bahkan menurut Habib Rizieq, muncul sejumlah pertanyaan terkait penanganan 
insiden Bekasi oleh aparat. Pertanyaannya, lanjut dia, mengapa para pendeta 
HKBP yang jadi provokator insiden tidak diperiksa. 

Lantas, kata Habib Rizieq, mengapa kegiatan HKBP setiap Ahad di Ciketing yang 
menggelar konvoi keliling perumahan warga Muslim dengan lagu-lagu gereja secara 
demonstratif dibiarkan. ''Kenapa dua pendeta yang membawa pistol dan 
menembakannya ke warga pada insiden 8 Agustus 2010 tidak ditangkap? Kenapa dua 
jemaat HKBP, Purba dan Sinaga yang membawa pisau saat insiden 12 September 2010 
sudah ditangkap lalu dilepas. Kenapa jemaat HKBP yang memukul dan menusuk 
sembilan
 ikhwan tidak ditangkap? Keadilan harus ditegakkan,'' tegasnya.


 




-- 

.

Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~

===========================================================

UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:

- DILARANG:

  1. E-mail besar dari 200KB;

  2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 

  3. One Liner.

- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet

- Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting

- Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply

- Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan 
mengganti subjeknya.

===========================================================

Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.




      

-- 
.
Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan 
mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke