Inyiak, NiniakMamak, CadiakPandai, Alim Ulama, Bundo Kanduang sarato jo Nan Mudo, yg ado di palanta ko....,
Agak malenceng saketek, tapi masih berkaitan jo topik nan ambo sampaikan yaitu salah satu point yg menggelitik ambo pada permohonan mediasi dari Gebu Minang kepada Gubernur, yaitu : Untuk informasi Bapak, belum lama berselang Gebu Minang berkerjasama dengan Arsip Nasional R.I telah menyelenggarakan Seminar Nasional Gerakan dan Perang Paderi 1803-1837, yang menjadi cikal bakal lahirnya ABS SBK. Point yg ingin ambo angkek dipalanta ko adalah : Perang Padri yg menjadi cikal bakal lahirnya ABS-SBK (Adat Basandi Sarak - Sarak Basandi Kitabullah). Pertanyaan nyo : Apo iyo bana ko, ABS-SBK lahir dari Perang Padri...?. Dek karano ado pulo kaba nan ambo dapek : ABS-SBK lahir ratusan tahun sebelum Perang Padri tejadi, yaitu pada abad 14, oleh Inyiak kito, Dt. Perpatih nan Sabatang dan Bt. Katumanggungan. Jadi tidak ada sangkut pautnya dengan Tuanku Imam Bonjol, pemimpin Kaum Paderi. Bagi Inyiak-Inyiak, CadiakPandai, NiniakMamak dan Alim Ulama yg mengetahui mengenai hal ini, mohon pencerahannya. Salam dan Terimakasih Marindo Palar --- Pada Sel, 21/9/10, Nochfrie Emir <[email protected]> menulis: Dari: Nochfrie Emir <[email protected]> Judul: Re: [...@ntau-net] Gubernur Sumbar Menolak KKM Kepada: [email protected] Tanggal: Selasa, 21 September, 2010, 6:55 PM Yang akan dibentuk adalah sebuah forum /sekretariat bersama untuk melayani koordinasi dari tiga jenis kepemimpinan sosial Minangkabau, yaitu ninik mamak, alim ulama, cadiak pandai, dan juga Bundo Kanduang, serta Pemuda, ____________________________________________ Batanyo ambo ciek angku... kapado panitia KKM, minta tolong ambo untuak di jalehkan labiah detail saketek tantang komponen "Bundo kanduang dan Pemuda" dalam paragraph di ateh...?? mudah mudahan ambo bisa labiah paham.. Tarimokasih.. NFAJKS - 29 2010/9/21 Armen Zulkarnain <[email protected]> Assalammualaikum wr wb Saya kira ada baiknya Pemprov Sumbar memanggil seluruh jajaran SC KKM & Pengurus Gebu Minang. Seingat saya tanggal 3 Juli 2010 pak Mochtar Naim & saya sudah memasukan surat pada Pemprov Sumbar. Namun hingga kini belum ada tindak lanjutnya, padahal sudah hampir 3 bulan surat tersebut diterima oleh Pemprov. Apabila Pemprov Sumbar mengundang SC KKM & Pengurus Gbu Minang, saya kira polemik KKM ini bisa diselesaikan dengan baik. wasalamAZ - 32 thPadang NB :Surat Permohonan Mediasi KKM ke Pemrov Sumbar bisa dilihat pada link dibawah inihttp://www.facebook.com/album.php?aid=19657&id=110166529028119 Nomor : 333/Sekr-GM/VII-2010 Jakarta, 02 Juli 2010 Sifat : Penting Lampiran : Satu Berkas Perihal : PEMANTAPAN PERSIAPAN KKM 2010 KEPADA YANG TERHORMAT GUBERNUR SUMATERA BARAT (Bpk. Prof. Dr. H. MARLIS RAHMAN) SELAKU PELINDUNG KONGRES KEBUDAYAAN MINANGKABAU 2010 Di Padang Assalamu’alaikum Wr. Wb. Dengan hormat, Menunjuk pembicaraan Bapak dengan pengurus Gebu Minang pada bulan Maret 2010 yang lalu, dan menunjuk surat kami Nomor : 330/Sekr-GM/VI-2010 tertanggal Jakarta, 22 Juni 2010 tentang Surat Undangan kepada Presiden R.I untuk Membuka Kongres Kebudayaan Minangkabau 2010, izinkanlah kami menyampaikan perkembangan persiapan Kongres Kebudayaan Minangkabau yang menurut rencana akan diselenggarakan di Bukit Tinggi tanggal 7-8 Agustus 2010, sebagai berikut. 1. Seluruh materi Kongres, yang terdiri dari Draft 17 Kesepakatan Bersama tentang Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS SBK); Ikrar Bersama; pokok-pokok pikiran tentang pembangunan nagari dan kesejahteraan petani; pendayagunaan potensi maritim serta kesejahteraan masyarakat pesisir; serta masalah kebencanaan – seperti terlampir -- telah disosialisasikan seluas-luasnya kepada masyarakat Minangkabau, baik di Ranah maupun di Rantau, dan pada umumnya mendapatkan tanggapan positif. 2. Dari segi historis, sesungguhnya Kongres Kebudayaan Minangkabau 2010 ini bisa dipandang sebagai tindak lanjut dari kegiatan Panitia Perumus ABS SBK yang dibentuk oleh Gubernur Provinsi Sumatera Barat pada tahun 2007 atas usulan pengurus Gebu Minang, 3. Dari LKAAM Sumatera Barat, yang tembusannya juga dikirimkan kepada Gubernur Sumbar, telah diterima masukan agar tidak dibentuk lembaga baru yang menangani adat Minangkabau, yang memang tidak ada rencana untuk itu. Yang akan dibentuk adalah sebuah forum /sekretariat bersama untuk melayani koordinasi dari tiga jenis kepemimpinan sosial Minangkabau, yaitu ninik mamak, alim ulama, cadiak pandai, dan juga Bundo Kanduang, serta Pemuda, yang selama ini masih berjalan sendiri-sendiri, dan hal ini sebelumnya telah disepakati bersama dalam pertemuan antara LKAAM Sumbar dengan Gebu Minang pada tanggal 24 Maret 2010 yang lalu. 4. Dari Direktur Jenderal Nilai Budaya, Seni dan Film Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata telah diterima informasi bahwa Kongres Kebudayaan Minangkabau 2010 ini merupakan kongres kebudayaan daerah yang pertama yang menangani tema yang demikian luas. Diperkirakan – jika berhasil -- Kongres ini diikuti oleh rangkaian kongres serupa oleh daerah-daerah lainnya di Indonesia. 5. Melalui Ketua Dewan Perwakilan Daerah R.I. Bapak Irman Gusman, Dewan Eksekutif Gebu Minang telah mengupayakan mendapat kepastian kehadiran Bapak Presiden R.I untuk membuka Kongres secara resmi serta untuk memberikan amanat. Sampai saat surat ini ditulis, belum diperoleh konfirmasi mengenai kehadiran Bapak Presiden R.I. tersebut. Untuk informasi Bapak, belum lama berselang Gebu Minang berkerjasama dengan Arsip Nasional R.I telah menyelenggarakan Seminar Nasional Gerakan dan Perang Paderi 1803-1837, yang menjadi cikal bakal lahirnya ABS SBK. Sehubungan dengan perkembangan tersebut di atas, dan untuk memantapkan persiapan pelaksanaan Kongres Kebudayaan Minangkabau yang bersejarah ini, izinkanlah kami mengusulkan kepada Bapak Gubernur selaku Pelindung, agar dapat mengundang seluruh fihak terkait, untuk menampung saran, kritik, dan bentuk masukan lainnya yang masih ada, sehingga Kongres dapat berlangsung dengan lancar tidak kurang suatu apa. Atas perhatian dan dukungan Bapak Gubernur kami ucapkan terima kasih sebesar-besarnya. Wassalamu’alaikum Wr. Wb. DEWAN EKSEKUTIF GEBU MINANG Mayjen TNI AD (Purn) H. Asril H. Tanjung, SIP Ketua Umum Drs. Irwan Husein Dt. Gajah Tongga Pahlawan Gagah Koto Piliang Sekretaris Jenderal Panitia Penyelenggara Kongres Kebudayaan Minangkabau 2010 Dan Musyawarah Besar V Gebu Minang 2010. Ir. H. R. Ermansyah Jamin Dt Tanmaliputi Ketua Umum Dari: "[email protected]" <[email protected]> Kepada: [email protected] Terkirim: Sel, 21 September, 2010 15:07:08 Judul: Re: [...@ntau-net] Gubernur Sumbar Menolak KKM Saya justru mendukung, alasannya supaya kita tidak terpecah belah Sebab kalau "indak lalu dandang diaia...didarek ditajakkan juo" Rasanya manfaat yang akan dicapai tidak akan sebanding dengan pengorbanan kita bersama yang akan terjadi --TRSent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSATFrom: Ryan Firdaus <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Tue, 21 Sep 2010 00:50:55 -0700 (PDT)To: <[email protected]>ReplyTo: [email protected] Subject: Re: [...@ntau-net] Gubernur Sumbar Menolak KKM assalamualaikum wr.wb adi dunsanak palanta RN nan di hormati... naluri ke Islaman saya mengatakan : kalau betullah KKM ini sampai di batalkan...sayang seribu kali sayang.....apakan ini betul2 keputusan yg betul2 dari hati nurani Gubernur Sumbar???sedikit sebanyak kami mengenali kiprah beliau thn 90-an....atau ini menjadi salah satu sebab kenapa wakil gubernur yg berbicara tentang keputusan ini... wallahu a'lam wassalam, Ryan 43 Ipoh From: Masdar TGM <[email protected]> To: [email protected] Sent: Mon, September 20, 2010 9:24:55 PM Subject: Re: [...@ntau-net] Gubernur Sumbar Menolak KKM Pada 20 September 2010 13.59, Marindo Palar <[email protected]> menulis: Inyiak-Inyiak, NiniakMamak, CadiakPandai,AlimUlama, BundoKanduang dan Nan Mudo, yg ambo hormati.... Ambo dapek berita lebih lanjut mengenai Penolkan KKM, sebagai berikut : WAKIL GUBERNUR Sumbar H. Muslim Kasim dalam acara halal bi halal Persatuan Keluarga Daerah Padangpariaman (PKDP) se-Dunia, Kamis, 16 September 2010, di Gedung Saiyo-Sakato Pariaman mengatakan, Kongres Kebudayaan Minangkabau (KKM) yang disponsori Gebu Minang Jakarta diminta Pemda dan Gubernur Sumbar untuk dibatalkan, tidak dilanjutkan karena KKM telah ditolak berbagai lembaga dan masyarakat di ranah Minang. Sikap Pemda dan Gubernur Sumbar ditetapkan berdasarkan hasil rapat, Jumat, 3 September 2010, antara tim media (utusan Bakor organisasi keluarga dari lima kota/kabupaten dari Jakarta) dengan Ketua LKAAM Sumbar, MUI, DKSB, budayawan/seniman, wartawan yang menolak KKM diadakan di Bukittinggi. Wakil Gubernur H. Muslim Kasim menyampaikan sikap Pemda dan Gubernur Sumbar tentang tidak perlunya KKM diteruskan itu didengar langsung oleh Ketua Umum Gebu Minang, Asril Tanjung yang hadir dalam halal bi halal PKDP se-Dunia tersebut.Kalau berita ini benar, alah jaleh bana penolakan tu kini. Kalau kapatang mungkin baru sinyal sajo, kini alah sabana jaleh nampaknyo. Kalau iyo kito punya kearifan..., mako kinilah kearifan itu kito panggunokan untuk menghindari hal2 yg tidak diinginkan di ranah nan tacinto.... Salam, Marindo Palar . -- . Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting - Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe. -- . Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting - Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe. -- . Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting - Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
