2010/9/22 Fitr Tanjuang <[email protected]>: > Dan tradisi nan masiah dipertahankan itu adalah picayo ka takhyul, minum2 > arak, maadu ayam jo bajudi nan mungkin bagian dari adat Minang > Hindu/Budha.... >
Pak Fitr, saya jadi ingat pengalaman teman saya (Chinese) yang muslim (sebelumnya Budhis). Ketika bapaknya meninggal dunia, dia diminta untuk mengikuti adat Tionghoa dalam prosesi pemakaman yang di antaranya adalah bersujud ke mayyit. Alhamdulillah dia menolak walaupun dipaksa oleh ibunya. Tentu dapat dimaklumi sikap Ibu dan keluarganya yang masih kafir. Yang aneh adalah ada tamu yang muslim malah ikut-ikutan membujuk teman saya itu agar ikut saja, karena toh itu hanya adat. Allahul musta'aan. Wassalaamu'alaykum, -- Abu 'Abdirrahman, Ahmad Ridha bin Zainal Arifin bin Muhammad Hamim (l. 1400 H/1980 M) -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
