Batua Pak Asmardi, Lengkapnya "Adat bak po teumeureuhum, huköm bak syiahkuala" (adat kembali pada raja, Iskandar Muda, hukum agama pada Syiah Kuala). Kalau ado dunsanak nan memiliki referensi lengkap tentu bisa menambahi wawasan kita.
Wassalam, Syofiardi (40/Padang) ________________________________ From: Asmardi Arbi <[email protected]> To: [email protected] Sent: Wednesday, September 22, 2010 6:45:09 Subject: Re: [...@ntau-net] Gubernur Sumbar Menolak KKM Sanak Syofiardi, Apakah ungkapan yang mirip itu: ADAT BAK POH TAMAREUHUM, HUKUM BAK SYIAH KUALA ? Asmardi Arbi ( 69, Kampai, Tangsel ) Pernah batugeh di Aceh 6 tahun From: Syofiardi BachyulJb Sent: Wednesday, September 22, 2010 12:28 AM To: [email protected] Subject: Re: [...@ntau-net] Gubernur Sumbar Menolak KKM Pak Marindo, Perang Paderi dicetus oleh Kaum (Islam) Wahabi. Itu mirip FPI sekarang. Mereka melabrak kaum Islam tradisional (orang yang mengamalkan Islam dengan tidak meninggalkan sejumlah tradisi adat Minangkabau), termasuk keluarga Kerajaan Pagaruyung yang juga beragama Islam. Silakan cek nama-nama raja Pagaruyung waktu itu yang sudah berbau Arab. Islam di Minangkabau ditenggarai tak berbeda waktu dengan masuknya Adityawarman ke Minangkabau. Simpulan terbaru arkeologi patung Arca Bhirawa di Padang Roco yang bertampang sangar itu kemungkinan diciptakan Adityawarman untuk menakut-nakuti pembawa ajaran Islam. Sedangkan di pantai barat sekitar abad ke-17 Syech Burhanuddin menyebarkan agama Islam dengan kemudian membujuk raja Pagaruyung agar mengizinkan dia dengan pengikutnya untuk mengajar Islam dengan belajar di surau. Beliau mengajar Tarekat Syattariah. Waktu itu raja Pagaruyung juga sudah bernama Islam. Ada sumber menyebutkan ABS-SBK pertama kali ditawarkan Syech Burhanuddin dan pengikutnya. Syech Burhanuddin mencontoh ungkapan yang dipakai di Aceh oleh gurunya Syech Aburrauf Singkil di Kuala (Banda Aceh). Ungkapannya agak mirip. . ________________________________ From: Marindo Palar <[email protected]> To: [email protected] Sent: Tuesday, September 21, 2010 22:09:44 Subject: Re: [...@ntau-net] Gubernur Sumbar Menolak KKM Inyiak, NiniakMamak, CadiakPandai, Alim Ulama, Bundo Kanduang sarato jo Nan Mudo, yg ado di palanta ko...., Bagi Inyiak-Inyiak, CadiakPandai, NiniakMamak dan Alim Ulama yg mengetahui mengenai hal ini, mohon pencerahannya. Salam dan Terimakasih Marindo Palar --- , 6:55 PM > > > >> >> >> >> >> >>1 >> >> >> >>2. >> >> >> >> ________________________________ >>From: Masdar TGM <[email protected]> >>To: [email protected] >>Sent: Mon, September 20, 2010 9:24:55 PM >>Subject: Re: [...@ntau-net] Gubernur Sumbar Menolak KKM >> >> >> >> >>Pada 20 September 2010 13.59, Marindo Palar <[email protected]> menulis: >> >>Inyiak-Inyiak, NiniakMamak, CadiakPandai,AlimUlama, >>BundoKanduang dan Nan Mudo, yg ambo hormati.... >>> >>>Ambo dapek berita lebih lanjut mengenai Penolkan KKM, >>>sebagai >>>berikut : >>> >>>WAKIL GUBERNUR Sumbar H. Muslim Kasim dalam acara halal >>>bi >>>halal Persatuan Keluarga Daerah Padangpariaman (PKDP) >>>se-Dunia, Kamis, 16 September 2010, di Gedung >>>Saiyo-Sakato >>>Pariaman mengatakan, Kongres Kebudayaan Minangkabau (KKM) >>>yang disponsori Gebu Minang Jakarta diminta Pemda dan >>>Gubernur Sumbar untuk dibatalkan, tidak dilanjutkan >>>karena >>>KKM telah ditolak berbagai lembaga dan masyarakat di >>>ranah >>>Minang. Sikap Pemda dan Gubernur Sumbar ditetapkan >>>berdasarkan hasil rapat, Jumat, 3 September 2010, antara >>>tim >>>media (utusan Bakor organisasi keluarga dari lima >>>kota/kabupaten dari Jakarta) dengan Ketua LKAAM Sumbar, MUI, >>> >>>DKSB, budayawan/seniman, wartawan yang menolak KKM diadakan di >>> >>>Bukittinggi. Wakil Gubernur H. Muslim Kasim menyampaikan sikap >>> >>>Pemda dan Gubernur Sumbar tentang tidak perlunya KKM >>>diteruskan itu didengar langsung oleh Ketua Umum Gebu Minang, >>> >>>Asril Tanjung yang hadir dalam halal bi halal PKDP se-Dunia >>> >>>tersebut.Kalau berita ini benar, alah jaleh bana >>>penolakan tu >>>kini. Kalau kapatang mungkin baru sinyal sajo, kini alah >>>sabana jaleh nampaknyo. Kalau iyo kito punya >>>kearifan..., >>>mako kinilah kearifan itu kito panggunokan untuk >>>menghindari >>>hal2 yg tidak diinginkan di ranah nan tacinto.... >>> >>> >>> >>>Salam, >>>Marindo Palar >>> >>> >>. >> >> >>-- >>. >> >> >> >-- >. > >. > -- . -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe. -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
