Sanak di palanta nan ambo hormati. *..... Namun perlu diingat bahwa orang Bali sangat menyadari bahwa Pariwisata adalah sebagai periuk nasinya Bali dan akan selalu memberikan pelayanan secara total . Bali tak kan hidup tanpa pariwisata.** * Ambo sapandapek jo komentar angku Zul. Sabananyo kaum kolonial Balando alah mempelajari seluruh budaya suku suku nan manjadi daerah jajahannyo di Hindia Belanda jaman saisuak. Oleh karano itu Balando mampu menjajah nusantara lk. tiga setengah abad.
Jauh sebelum adonyo negara RI, pulau Bali alah dijadikan sebagai daerah tujuan wisata oleh Balando; dan tidak demikian halnya untuk daerah Sumatra Westkust meskipun alam serta budayanyo tidak kalah dengan Bali. *Balando memprioritaskan mendirikan pabrik SDM barupo sekolah Rajo di Fort de Kock*. Mungkin manuruik Balando bagi urang MK akan pai marantau, apobilo di kampuang alah payah iduik (tamasuak urusan pariuk nasi). Untuk sumber daya serdadu dipiliah dari suku Ambon dan Jawa dan untuak ambtenar dari suku Minahasa. Salam AI ** -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
