Jepe dan dunsanak di Palanta.Memang kalau nio katumba apolai katumba mudo nan hampie salalu ado urang manjua hari Kamih du Sangka.Dari Pakanbaru dunsanak mamasankan katumba juo ka Sangka.Buiasonyo nakan Ambo di kumbueh kl kan pai ka Pakanbaru,nyo bali bumbu2 apolai katumba ka Sangka. Wassalam. Hilman Mahyuddin, MD
-----Original Message----- From: "Jupardi" <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Thu, 7 Oct 2010 10:43:43 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Cc: <[email protected]> Subject: [...@ntau-net] (Seni Kuliner Ranah Minang) Ketumbar Batang (Seni Kuliner Ranah Minang) Ketumbar Batang By : Jepe "Kok harum dan enak sekali ya Tek rasa gulai telur Itik yang etek bawa dari kampung" Begitu ucapan istri saya ketika mencicipi sisa bekal Etek saya yang dari kampung menuju ke Pekanbaru. Ya Gulai Itik (lebih ke kalio karena kuahnya telah mengental menyelimuti telor itik) setelah saya "icip-icip" memang terasa lain baik dari aromanya yang khas maupun dari rasanya terutama kuahnya.Lalu istri saya penasaran dan bertanya lebih lanjut pada Etek saya yang datang dari kampung ini "apa ya resep atau rahasia masakan gulai Itik Etek ini aromanya harum dan khas" Sambil duduk santai diatas tikar Etek saya menjelaskan bahwa yang membuat harum khas gulai/kalio telut itik tersebut adalah ketumbarnya (minang : Katumba) batang yang masih segar dan bulirnya masih menempel di setiap jurai atau batang ketumbar. Lebih lanjut etek saya panjang lebar mengatakan bahwa di kampung kami rata-rata setiap masakan yang berbahan atau bumbu ketumbar menggunakan ketumbar batang jarang mereka menggunakan ketumbar dalam bentuk terurai yang biasanya dibungkus dalam plastik dijual eceran. Ketumbar batang ini tidak tumbuh di nagari kami tapi dijual oleh pedagang di balai Sabtu (pasar sekali seminggu), ketumbar batang yang aromanya harum dan segar terkenal dari dari nagari Simabua (Tanah Datar). Pedagang menjualnya di balai dalam bentuk ikatan-ikatan serumpun (lihat foto).Saya sering berbicara mengenai ketumbar batang ini bahwa disinilah letak kunci atau rahasia masakan pusaka tradisi ranah minang yang mempunyai cita rasa yang khas dan berselera. Setelah selesai makan malam saya dan keluarga di rumah Etek (adik ibu paling bungsu) di Pekanbaru menjelang pamit pulang kerumah, Etek saya disamping membungkuskan sedikit rendang belut yang tersisa juga mengasih oleh-oleh serumpun ketumbar batang buat istri saya. Mmmm..mau masak apa ya dengan ketumbar batang ini (nggak usah dipikirin yang penting gulai menggulai ala masakan ranah minang gunakan ketumbar batang tersebut) Cobain dehhh..pasti aroma masakannya harum dan khas Salam kuliner "life on the plate" JP/07/10/10 Foto : Ketumbar Batang The above message is for the intended recipient only and may contain confidential information and/or may be subject to legal privilege. If you are not the intended recipient, you are hereby notified that any dissemination, distribution, or copying of this message, or any attachment, is strictly prohibited. If it has reached you in error please inform us immediately by reply e-mail or telephone, reversing the charge if necessary. Please delete the message and the reply (if it contains the original message) thereafter. Thank you. -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe. -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
<<image002.jpg>>
