Assalamualaikum wr wb

Tarimo kasih Mak Ngah ateh linknyo. Kabatulan ambo sadang mengkoleksi link-link 
sarupo iko. Ado babaropo point nan bisa diambiak : 

- Gapoktan/LKMA Nan Dihati Lasi IV Angkek & LKMA Prima Tani Baso
- Masril Koto, pendiri LKMA Prima Tani Baso dan konsultan perusahaan Belanda 
serta nominasi peraih Danamon Award (semoga pak Masril Koto ini ada email atau 
akun facebooknya)
- Masril Koto >> petani tidak bisa mengakses modal langsung ke bank, karena itu 
harus ada lembaga lain (ini yang disebut pendampingan/assesment)
- Dana perdagangan umum dari dana titipan masyarakat (saya yakin ini dana 
masyarakat nagari & para perantau)
- Dana Pengembangan Usaha Agribisnis Pedesaan ( PUAP) (dana dari Pemerintah 
Daerah)
- Dimulai dari ketulusan hati (insya Allah banyak kalangan perantau yang 
memiliki ketulusan hati, seperti di palanta RN ini, sedikit gombal tentu tidak 
mengapa hehehe)
- Alangkah baiknya hal ini bisa dilakukan pada nagari-nagari yang lain (di 
Sumbar terdapat 625 Nagari, tentunya bisa bekerjasama lewat Persatuan Wali 
Nagari di 11 Kabupaten) 
 
Wasalam

AZ - 32 th ( Tan Nyinyia soal Nagari) 
Padang

(saya punya angan-angan, suatu hari nanti saya sedang duduk di dalam truck Colt 
Diesel 125 PS sedang menuju Pekanbaru menjemput pedet (bibit sapi) simmental di 
peternakan Basrizal Koto untuk dibawa ke Nagari-Nagari sebagai bantuan kredit 
lunak untuk gapoktan/kelompok tani, amin ya Rabbal alamin).     




________________________________
Dari: sjamsir_sjarif <[email protected]>
Kepada: [email protected]
Terkirim: Jum, 15 Oktober, 2010 19:17:59
Judul: [...@ntau-net] Kok sayang ka padi, siangi rumpuik ...

Kamis, 14 Oktober 2010
KELOMPOK TANI KELOLA RP300 JUTA
Petani Pasanehan Maju Selangkah
Trisno Edward

AGAM — Kini, petani di Pasanehan, Lasi, Kecamatan Canduang, Agam, mulai nyaman. 
Mereka punya simpanan Rp350 juta. Jika ada keperluan mendadak bisa dipinjam. 
Bahkan, mereka mulai memikirkan `hidup nyaman di hari tua'
Di mata mereka, petani tidak akan dapat berkembang tanpa membangun kemandirian 
dengan kebersamaan. Untuk mencapai kesejahteraan dan kemakmuran, petani harus 
mandiri dan tidak selalu tergantung kepada pihak lain terutama dalam akses 
modal.
Prinsip atau motto tersebut menjadi pegangan dan landasan bagi Gabungan 
Kelompok 
Tani/ Lembaga Keuangan Mikro Agribisnis "Nan Dihati" di Jorong Pasanehan.

dst caliak di Harian Singgalang:
http://www.hariansinggalang.co.id/sgl.php?module=detailberita&id=1234

Dari Jauah di subarang lauik kito ucapkan 
Selamat Kito ka Rang Kampuang
nan mudah-mudahan tatap Rukun dan Damai

Kok sayang ka padi, siangi rumpuik.
Padi masak, jaguang maupiah...

Salam,
--MakNgah
Sjamsir Sjarif
Di Tapi Riak nan Badabua
Santa Cruz, Calaifornia

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke