http://nasional.vivanews.com/news/read/184159-halo-matahari--warga-padang-pilih-mengungsi
Muncul Cincin Matahari Warga Padang Mengungsi
Bahkan ada sekolah yang memulangkan muridnya.
Kamis, 21 Oktober 2010, 13:20 WIB
Ita Lismawati F. Malau
Halo Matahari di Kota Padang (Pembaca VIVAnews/ Jerry Oktavian)
VIVAnews - Sejumlah kantor di Padang sepi karena fenomena halo matahari yang
muncul di langit Kota Padang, Sumatera Barat. Warga pun memilih mengungsi dan
menjauhi pantai karena takut akan ancaman gempa besar.
“Kantor pada kosong, para siswa ada yang disuruh pulang sama gurunya,” ujar
salah satu warga Imme Kirana, Kamis 21 Oktober 2010. Ketakutan ini mengalir
karena masyarakat mengaitkan fenomena ini dengan kemunculan matahari serupa
sehari pasca gempa 7,9 Skala Richter (SR) pada 30 September 2009.
Pantauan VIVAnews, jalanan terlihat sepi dan sejumlah pegawai kantor memilih
pulang. Seperti yang terlihat di Kejaksaan Tinggi Sumbar, Jalan Raden Saleh.
Sejumlah pegawai memilih pulang karena beredar informasi tentang kewaspadaan
menghadapi gempa besar.
Kepala Badan Meteorologi Geofisi Klimatologi (BMKG) Wilayah Maritim Teluk
Bayur
Padang Amarizal membantah isu yang berkembang di masyarakat. Amarizal mengaku,
fenomena ala ini bisa muncul karena pantulan partikel udara yang terkena
pantulan sinar matahari.
“Jadi tidak ada hubungannya dengan gempa. Ini dua fenomena alam yang berbeda,”
ujar Amarizal.Ia mengakui, saat ini terdapat sejumlah titik api yang bisa
memancing munculnya kabut asap. Kabut asap yang melanda provinsi tetangga
Riau,
juga diperkirakan penyebab munculnya cincin matahari (halo matahari). “Bisa
jadi kabut asap juga memancing munculnya fenomena ala mini. Ini fenomenal alam
biasa,” katanya.
Masyarakat Kota Padang dihebohkan dengan fenomena alam Matahari yang
dilingkari
cincin berwarna pelangi sejak pukul 10.00 WIB. Hingga kini, cincin matahari
mulai terlihat menipis.
Sejumlah pengendara sepeda motor memarkir kendaraannya di pinggir jalan untuk
mengabadikan momen ini. Fenomena cincin matahari ini sempat menjadi
perbincangan hangat di kalangan warga kota.
Matahari terlihat seperti dilingkari cincin besar dan terkesan menutupi
cahayanya. Cincin besar ini terlihat berwarna pelangi sedangkan bagian dalam
cincin dipenuhi warna hitam.
Matahari seperti tertelan warna hitam besar dan menyisakan cahaya kecil ibarat
cahaya lampu di malam hari. (Laporan: Eri Naldi, Padang | MT)
Renny,ancol
mudah2an ndak tajadi apo2....tp tadi rang padang abih manelpon, agak kwatir ado
pulo yang ka mangungsi pulang ka kampuang...
--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi;
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.