Uda Abraham dan Dunsanak Sadonyo.

Kebetulan tadi positng ambo jo posting Uda masuak hampir bersamaan, tapi
mudah2an kalau Uda sempat mambaco, disitu ambo cubo me"raise" isu kalau
alasan ke khusus an itu bisa bermacam2.  Dari 4 provinsi di Indonesia yang
memperoleh status khusus/ istimewa, keempatnya didasarkan kepada
pertimbangan berbeda2. Ambo punyo bahan untuak itu, tapi ambo ragu buliah di
published atau indak. Kebetulan tadi ambo basuo
http://www.hukumonline.com/berita/baca/hol16873/otonomi-khusus-dalam-hukum-internasional-catatan-kritis-keistimewaan-yogyakarta
 dan http://bataviase.co.id/node/321056 . Kaduo artikel ko mungkin bisa
memberikan gambaran tentang itu.

Jadi untuak Yogya, sabananyo iko bukan hal baru, dari dulupun sudah jadi
Daerah Istimewa (tahun 1950). Yang baru itu - yang sedang dalam proses
pengundangan adalah sebagian saja - sebetulnya, terutma tentang pemilihan
Gubernur.

Bahwa DIY ini sudah diakui dari dulu ini juga diakomodasikan dalam Sturktur
Organisasi Kementerian Dalam Negeri. Di bawah Dirjen Otda, ada Direktur
Penataan Daerah dan Otonomi Khusus, di bawahnya ada Kepala Sub Direktorat
Otonomi Khusus. Kasubdit ini membawahi 2 Kepala Seksi, yaitu NAD & DKI; dan
Papua & DIY.

RIri
48/L/bekasi





2010/10/28 Abraham Ilyas <[email protected]>

> Maliek perjuangan para "kawula" Ngayogyogya (mungkin karano indak picayo
> lai ka para politisi nan dipiliah dari para selebriti), mako mereka berani
> melawan pamerintah pusat untuak memperjuangkan keistimewaan daerahnyo.
> ....manantang dilaksanakannyo referendum.
>
> Selain dari kekayaan memiliki "sekolah-sekolah, universitas-universitas"
> mako Yogya jauh lebih miskin SDA dari SB.
>
> Apokoh permintaan Yogya iko bisa dikatagorikan sebagai permintaan Otsus
> pulo ???
> Apo modal politik urang Yogya iko manuruik sanak ??
>
>
> Salam
>
> AI
>
>
>  --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet
> http://groups.google.com/group/RantauNet/~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
> - DILARANG:
> 1. E-mail besar dari 200KB;
> 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi;
> 3. One Liner.
> - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
> - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke