Satahu ambo Bupati Mentawai di Sikakap, Wakilnyo di Tuapejat. Sebagian kepala dinas di Sikakap, sebagian di Tuapejat. Badai, ombak tinggi, hujan, dan telepon acok putuih masalah utama dari hari pertamo tsunami. Mestinyo ado dukungan pengelolaan kuat dari Pemprov menangani tsunami Mentawai, karano penanganan lintas daerah, lintas kewenangan. Misalnyo penggunaan pesawat, kapal besar, bantuan dari berbagai pihak yang bermula dan banyak di Padang.
Kalau manuruik ambo penanganan cukup bagus di tengah cuaca ekstrim bantuak kini. Mentawai cukuik diuntungkan dengan bencana-bencana sebelumnya yang terjadi di daratan lebih dulu, sehingga institusi lebih siap. Kalau soal Gubernur awak sangat tepat komentar Pak Tifatul: waktunyo tidak tepat. Mestinyo ado pertimbangan lebih matang ikuik acara di Jerman: -Dikirim Sekda. -Dikirim surek (agiah penjelasan Sumbar sangat ingin ikuik menyodorkan proposal, tapi karano sadang bencana indak bisa hadir, iko pasti lebih mendatangkan simpati dari pihak terkait di Jerman). Wassalam, Syofiardi (40/Padang) ________________________________ From: Eri Bagindo Rajo <[email protected]> To: [email protected] Sent: Thursday, November 4, 2010 18:34:56 Subject: [...@ntau-net] Dima BUPATI MENTAWAI dan Wakilnyo/ indakusah mambahas katiak ula Maaf saketek Dunsanak kasadonyo.. Kabupaten Mentawai ko ado BUPATI dan Wakil nyo.. Ado para kepala Dinas, Dima lah urang urang ko... Masa indak ado masuak bahasan saketek juo, malah Gubernur nan harus bertanghgung jawab penuh, Tanggung Jawab PEMDA TKII MENTAWAI dima dilatak kan? ________________________________ Dari: Syafrinal Syarien <[email protected]> Kepada: [email protected] Terkirim: Kam, 4 November, 2010 16:07:29 Judul: Re: Bls: Bls: [...@ntau-net] Iko versi PKS tentang kunjungan IP / indakusah mambahas katiak ula Hmmm... Blunder pertama Irwan selaku Gubernur. Labiah paralu lo undangan Dubes Jerman daripado maurus musibah di kampuang. Mudah2an blunder yang terakhir... --- On Thu, 11/4/10, Indra J Piliang <[email protected]> wrote: >From: Indra J Piliang <[email protected]> >Subject: Re: Bls: Bls: [...@ntau-net] Iko versi PKS tentang kunjungan IP / >indakusah mambahas katiak ula >To: "RantauNet" <[email protected]> >Date: Thursday, November 4, 2010, 1:30 AM > > > Mendagri: Gubernur Sumbar Belum Diizinkan ke Jerman >Kamis, 4 November 2010 14:49 WIB > > > >Metrotvnews.com, Jakarta: Gubernur Sumatra Barat Irwan Prayitno ternyata tak >mengantongi izin Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk berkunjung ke Jerman. >Hal itu dikatakan Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi di Jakarta, Kamis (4/11). > >Mendagri mengaku Gubernur Sumatra Barat mengajukan izin ke luar negeri sebelum >bencana tsunami menerpa Kepulauan Mentawai. Namun, izin masih diproses >sehingga >belum dikeluarkan Pemerintah Pusat. > >Gubernur Sumatra Barat meninggalkan Tanah Air lantaran diundang Duta Besar >Republik Indonesia di Berlin, Jerman. Ia diminta menjadi pembicara dalam ajang >Indonesian Business Day pada 5 November di Muenchen. > >Ia bertolak dari Indonesia pada Selasa malam. Keberangkatannya meninggalkan >sejumlah kekacauan dalam soal distribusi bantuan untuk korban gepa dan tsunami >di Kepulauan Mentawai.(***) > >~~."IJP".~~ -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe. -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe. -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
