Dunsanak di lapau: Kok dipakaia metode baru untuak maukun para koruptor ko baa? Ambo tawarkan "Metode Lado Padi" alias cabe rawit: ditumbuak lado padi jo lasuang jongkek gak 3 liter, sudah tu dilepongan ka daerah "sekitar pusako ayah" para koruptor ko. Makin gadang korupsi seseorang, makin banyak liter lado padi nan ditumbuak'an untuaknyo. Ambo kiro EFEK JERA-nyo labiah efektif mah daripado ancaman ukun tembak dan gantuang bagai. Sabab nampak e koruptor ko indak takuik dek badia jo de Tuhan lai doh. Baa agak hati Sanak Jepe tu? Iko sakadar usul sajo. Wassalam, Suryadi
--- Pada Rab, 10/11/10, Dasriel Noeha <[email protected]> menulis: Dari: Dasriel Noeha <[email protected]> Judul: Re: [...@ntau-net] TII: Indeks Persepsi Korupsi kota-kota di Indonesia Kepada: [email protected] Tanggal: Rabu, 10 November, 2010, 3:43 PM Pak Saaf, Dalam kursus CFE nan pernah kito ikuti (mbahnyo USA) memang ado beberapa metode untuk menguji sebuah perbuatan itu "melanggar". Dalam kategori Fraud atau KEJAHATAN, itu banyak parameternya: Ada Financial Fraud Ada Systems/Organizartion Fraud, dikito dikenal dengan KKN Ada MisProcedure yang mengarah ke Fraud, Ada Attitude/Integrity yang "Miss" dan menjurus ke Fraud. Ada Political Fraud Ada Social and Behaviour Fraud dll Semua type Fraud memang memerlukan "kita khusus" untuk menyelidikinya. Paling terkenal adalah Metode Due Delligent, atau Pemeriksaan menyeluruh dari; PELAKU, PERISTIWA, LAPORAN, BARANG BUKTI, SYSTEMS, LACK OF CONTROL, JOB RESPONSIBILITY, ETC, Namun, setelah terbukti adanya Fraud, yang paling repot (di negara kita ini), adalah Punishment-nya yang Lemah, jadi beberapa kali seminaran diadakan, tetap aja RI ini jadi sarangnya Fraud, Gimana komentar pejabat BPKP seperti RIRI? Ditunggulah, ya sanak, Dulu ambo selalu dikirimi edisi bulanan IIA, majalah bulanan internal Audit. Sejak ambo non aktif, iuran tahunan indak babaielai, alah indak dikirimi awak lai. Kalo Riri punyo koleksi, informasi dalam Majalah ini sangat bermanfaat buta kita wass, -- . -- . -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
