Pak Saaf, mbo ndak tau apakah suatu LSM tertentu memusatkan perhatian
terhadap pembuktian terbalik itu. Yang ambo pernah baco, J E Sahetapy pernah
mengatakan wacana ini sudah ada sejak 30 tahunan yang lalu di kalangan
Fakultas Hukum.

Ambo bukan ahli hukum. Kalau dikatokan bahwa ini berpotensi menjadi alat
ampuh untuk pemberantasan korupsi ambo setuju. Tapi mungkin prakteknya tidak
sederhana,

Kalau dari ambo pribadi, ambo bapandapek, pembuktian terbalik perlu sebagai
lex spesialis dalam kasus korupsi, tapi tidak menjadi  "pembuktian biasa"
tetap harus dilakukan. Kalau tidak dilakukan dari kedua sisi, bagaimana
misalnya seseorang bisa membuktikan bahwa hartanya "bersih", apakah itu
artinya dugaan korupsi jadi hilang?

Riri
48/L/bekasi









2010/11/13 Dr Saafroedin Bahar <[email protected]>

> Riri, apo ICW jo LSM lain indak ado nan mamusatkan perhatian taradok
> pembuktian terbalik nan bapotensi bisa mananggulangi korupsi ko? Baa kok
> dilancarkan kampanye sejuta pendukung pembuktian tabaliak ko di FaceBook,
> ditambah petisi ka Presiden dan DPR RI supayo pembuktian tabaliak ko jadi
> hukum acara pidana khusus utk kasus korupsi ?
>
> Saafroedin Bahar. Taqdir di tangan Allah swt, nasib di tangan kita.
> ------------------------------
> *From: * "Riri Mairizal Chaidir" <[email protected]>
> *Sender: * [email protected]
> *Date: *Fri, 12 Nov 2010 17:35:18 +0000
> *To: *Milis RantauNet<[email protected]>
> *ReplyTo: * [email protected]
> *Subject: *Re: Pembuktian terbalik - Re: [...@ntau-net] TII: Indeks Persepsi
> Korupsikota-kota di Indonesia
>
> Uda Tan Ameh dan Dunsanak Sadonyo.
>
> Iyo, pembuktian terbalik bisa menjadi alat ampuh juga untuk pemberantasan
> korupsi. Tapi nampaknyo pendukung sistem ko paralu bausaho kareh supayo ide
> ko bisa terwujud sarupo di Hongkong, Malaysia, dan Singapura.
>
> Riri
> 48/L/bekasi
>
>
>
>
.
>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke