Mungkin masyarakat sendiri harus ado peran no pulo, kalau ado pegawai nagari 
nan tingga dakek awak tibo2 jadi kayo harus mulai awas, kalau mambangun musajik 
baliau ko sato manyumbang tanyo kan lai halal untuak musajik ko Pak. 
Kalau lah kataun bana baliau ko korupsi tempel dirumah stiker gadang, "Rumah 
ini di bangun dengan hasil korupsi", foto no di pajang tiok suduk.
Jan bantuak kini, koruptor ko dek karano rajin manyumbang ano disanangi dan 
dermawan pulo kecek urang sakuliliang

Wassalam
Tan Ameh (52+)
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

-----Original Message-----
From: "Riri Mairizal Chaidir" <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Thu, 11 Nov 2010 08:50:47 
To: Milis RantauNet<[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [...@ntau-net] TII: Indeks Persepsi Korupsi kota-kota di Indonesia

Suryadi dan Dunsanak Sadonyo,

Ado yang dakek "kesitu-situ", tapi sifatnyo preventif. Di Cino dulu kabanyo ado 
kerajaan yang posisi tertentu dijabat oleh "pembesar thaykam". 

Tapi literatur tentang itu terbatas, nan jaleh basuo baru di buko carito, 
tamasuak Kho Ping Hoo. Tapi iko make sense, orangnya dikebiri, jadi ndak 
berminat ka padusi, ndak baranak, jadi kurang minatnyo ka korupsi.

Tapi ndak ado anan menjamin itu efektif. 

Metoda Lado Padi ko pun alun tantu efektif lai, malah caro iko bisa menimbulkan 
masalah baru, misalnyo sia nan jadi anggota panitia tender lado kutu tu, sia 
nan jadi anggota tim seleksi kandidat nan ka diladoi tu.

Jadi kalau di ambo, tidak ada satu cara TUNGGAL yang akan 100% efektif, tapi 
ambo yakin kalau awareness terhadap bahaya korupsi ditingkatkan, saketek2 ado 
manfaatnyo.

Riri

  
Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: Lies Suryadi <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Thu, 11 Nov 2010 16:21:40 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [...@ntau-net] TII: Indeks Persepsi Korupsi kota-kota di Indonesia

Dunsanak di lapau:
 
Kok dipakaia metode baru untuak maukun para koruptor ko baa? Ambo tawarkan 
"Metode Lado Padi" alias cabe rawit: ditumbuak lado padi  jo lasuang jongkek 
gak 3 liter, sudah tu dilepongan ka daerah "sekitar pusako ayah" para koruptor 
ko. Makin gadang korupsi seseorang, makin banyak liter lado padi nan 
ditumbuak'an untuaknyo. Ambo kiro EFEK JERA-nyo labiah efektif mah daripado 
ancaman ukun tembak dan gantuang bagai. Sabab nampak e koruptor ko indak takuik 
dek badia jo de Tuhan lai doh.
 
Baa agak hati Sanak Jepe tu?
 
Iko sakadar usul sajo.
 
Wassalam,
Suryadi


--- Pada Rab, 10/11/10, Dasriel Noeha <[email protected]> menulis:


Dari: Dasriel Noeha <[email protected]>
Judul: Re: [...@ntau-net] TII: Indeks Persepsi Korupsi kota-kota di Indonesia
Kepada: [email protected]
Tanggal: Rabu, 10 November, 2010, 3:43 PM







Pak Saaf,
 
Dalam kursus CFE nan pernah kito ikuti (mbahnyo USA) memang ado beberapa metode 
untuk menguji sebuah perbuatan itu "melanggar".
Dalam kategori Fraud atau KEJAHATAN, itu banyak parameternya:
 
Ada Financial Fraud
Ada Systems/Organizartion Fraud, dikito dikenal dengan KKN
Ada MisProcedure yang mengarah ke Fraud,
Ada Attitude/Integrity yang "Miss" dan menjurus ke Fraud.
Ada Political Fraud
Ada Social and Behaviour Fraud
 
dll
 
Semua type Fraud memang memerlukan "kita khusus" untuk menyelidikinya.
 
Paling terkenal adalah Metode Due Delligent, atau Pemeriksaan menyeluruh dari; 
PELAKU, PERISTIWA, LAPORAN, BARANG BUKTI, SYSTEMS, LACK OF CONTROL, JOB 
RESPONSIBILITY, ETC,
 
Namun, setelah terbukti adanya Fraud, yang paling repot (di negara kita ini), 
adalah Punishment-nya yang Lemah,
 
jadi beberapa kali seminaran diadakan, tetap aja RI ini jadi sarangnya Fraud,
 
Gimana komentar pejabat BPKP seperti RIRI? Ditunggulah, ya sanak,
Dulu ambo selalu dikirimi edisi bulanan IIA, majalah bulanan internal Audit. 
Sejak ambo non aktif, iuran tahunan indak babaielai, alah indak dikirimi awak 
lai.
 
Kalo Riri punyo koleksi, informasi dalam Majalah ini sangat bermanfaat buta kita
 
wass,
 



 






 







-- 
.


-- 
.


-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke