tambah ciek lai Mak Duta, TKI nan mati dibunuah di Arab tu..seharusnyo OOT juo mah ;-)
apokah tulisan ambo ko dek genrenyo sepakbola kategori Out Of Topic di RN ko ambo pikia ndak ado bedanyo jo tulisan IJP dibidang yang dikuasainyo diposting disiko tapi ndak OOT ambo caliak do atau banyak sanak2 lain mengungkapkan ekspresinyo melalui tulisan sarupo Uni Hanifah, Pak Emi ado juo nan OOT (atau indak baminang-minang) Plis de Mamanda..kanai "iko OOT Jep !" (oneliner) ko ndak nahan ambo Wass-Jepe ________________________________ Dari: jupardi andi <[email protected]> Kepada: [email protected] Terkirim: Ming, 21 November, 2010 21:27:42 Judul: Bls: [...@ntau-net] “PSSI Memutar Kompetisi Yang Kehilangan Makna” sia nan mangecek iko OOT..kan lai ado tu Semen Padang (klub dari Ranah Minang) dalam tulisan tu sadangkan carito pidato Obama sajo disiko ndak OOT doh Mak Duta sanak2 nan mangabakan pai jalan-jalan kalua nagari disiko ndak pulo do kategori OOT itu dek nan pai bajalan2 kalua nagari tu kan sanak awak urang minang juo ikan mati baton-ton di danau Tondano..indak OOT bagai do Bung IJP menulis tentang pidato Obama ndak OOT bagai do kategorinyo disiko itu dek IJP dek lai urang awak juo dan banyak nan lain Wass-Jepe ________________________________ Dari: ajo duta <[email protected]> Kepada: [email protected] Terkirim: Ming, 21 November, 2010 21:17:11 Judul: Re: [...@ntau-net] “PSSI Memutar Kompetisi Yang Kehilangan Makna” Ikoo OOT Jep! On 11/21/10, jupardi andi <[email protected]> wrote: > “PSSI Memutar Kompetisi Yang Kehilangan Makna” > > Oleh : Jepe > > > Sekali lagi, betapa tidak profesionalnya PSSI dibawah kendali Nurdin Halid > dalam > memutar kompetisi sepakbola antar klub di Indonesia yang dikenal dengan Liga > Indonesia (LI), coba anda simak klasmen sementara LI sampai akhir pekan ini > maka akan dijumpai sebuah Klub telah memainkan laga sebanyak 10 kali yaitu > Deltras dan Persela sementara 3 Klub lainnya Semen Padang,Sriwijaya FC dan > Persib telah menyelesaikan 6 laga. Kejomplangan dalam memutar LI ini > tentunya > akan menghilangkan makna sebuah kompetisi tersebut. > > > Mari kita simak dulu sebagai perbandingan liga-liga Eropa yang sedang > bergulir > betapa berdenyut dan bernyawa kompetisi antar klub di Negara masing-masing > di > putar tiap Minggu yang rata-rata setiap Klub memainkan jumlah partai yang > sama > diakhir pekan, kalaupun ada sebuah klub yang masih menyimpan sisa laga itu > hanya > 1 partai saja dan biasanya pada hari Senin (dini hari WIB) semua Klub telah > memainkan jumlah laga yang sama. Saya pikir sesuatu yang sederhana dan mudah > saja di contoh oleh PSSI dalam memutar jadwal liga seperti liga-liga di > Eropa, > tapi entah kenapa dan ada apa dibalik semua ini. Apakah disengaja, tidak > disengaja atau ada hal-hal tertentu sehingga jadwal kompetisi LI tidak bisa > dilakukan secara serentak dan setiap klub memainkan jumlah laga yang sama. > > > Kenapa saya berani berkata cara-cara PSSI memutar LI yang tidak serentak > dan > antara satu klub dengan klub yang lain sangat “jomplang” dalam menyelesaikan > laga seperti yang saya contohkan diatas menghilang makna sebuah kompetisi. > Salah > satunya adalah bisa saja nantinya ketika mulai mendekati akhir kompetisi > maka > klub-klub yang secara matematis perolehan poinnya (Menang 3 poin, seri 1 > poin, > kalah 0 poin) tidak berpeluang lagi menjadi juara sementara klub ini masih > menyimpan sisa 4 laga lagi dari maksimal partai yang harus dimainkan, maka > klub > ini akan main mata dan menjual sportifitas kepada klub lainnya yang > berpeluang > besar diakhir kompetisi menjadi juara dan banyak kemungkinan-kemungkinan > yang > akan terjadi yang berakibat hilangnya sebuah makna kompetitif dan jiwa olah > raga > yang menjunjung tinggi sikap sportif dan fair play yang selalu dikampanyekan > oleh FIFA. > > > Anda pemerhati dan penikmat sejati Liga Eropa, jika iya tentunya anda akan > merasakan betapa bernyawa dan berdenyutnya mereka menjalankan kompetisi yang > penuh makna. Organisasi sepakbola masing-masing Negara begitu professional > dalam > mengatur jadwal setiap partai yang dimainkan antar klub sehingga menutup > kemungkinan klub-klub raksasa dengan kekayaan dan kekuasaan petinggi klub > bisa > mengatur klub-klub kecil. Kompetisi dimainkan sesuai jadwal yang telah > ditentukan dan tidak pernah ditunda apapun alasannya kecuali dalam keaadan > “force major” seperti badai salju dan cuaca dingin yang buruk sehingga > lapangan > hijau tertutup salju. Kita bisa simak jika sebuah partai yang krusial serta > menentukan nasib sebuah klub apakah degradasi ataupun menjadi juara maka > dimainkan pada hari, jam bahkan menit yang sama. Ini bisa kita saksikan juga > nantinya di fase penyisihan group Liga Champion (UCL) pada partai terakhir > (game ke 5) maka semua klub dalam klub-klub dalam satu group akan memainkan > partai terakhir mereka secara serentak, tujuannya sangat jelas agar > kompetisi > selalu terjaga makna dan mutunya. > > > Jika begini PSSI dibawah kendali Nurdin Halid memutar kompetisi yang > kehilangan > makna sangat wajar sepakbola Nasional kita minim prestasi dan bahkan > bertambah > mundur ini dibuktikan ditingkat Negara-negara ASEAN saja kita telah menjadi > ayam > sayur, kalaupun dulu di Era keemasannya selalu menjadi Ayam Jago tapi > sekarang > Ayam Jago itu untuk berkokok lebih keras lagi begitu susah diantara > Ayam-Ayam > Jago ASEAN lainnya seperti Thailand, Vietnam,Malaysia dan Singapur bahkan > dengan > Negara Laos yang baru kemaren sore mengenal sepakbola Timnas kita sulit > bersaing > , bisa jadi mental para pemain daya juang dan semangat kompetitifnya tidak > ada > “gereget” akibat kompetisi yang digelar setiap tahunnya oleh PSSI selalu > berubah format, tidak tepat jadwal sesuai yang ditentukan sehingga > seharusnya > klub diakhir pekan memainkan jumlah partai yang sama. > > > Jika sebuah klub LI masih menyisakan 4 laga dari maksimal yang seharusnya > diselesaikan secara serentak 10 laga sesungguhnya kompetisi tersebut telah > kehilangan makna dan terlalu banyak hal-hal yang buruk akan terjadi jika > PSSI > tidak membenahi jadwal kompetisi LI ini sesegera mungkin, tapi Nurdin Halid > dan > kaki tangannya selalu tidak pernah mendengar kritikan yang membangun dari > para > masyarakat pecinta sepakbola Nasional. > > > Pekanbaru, 21 Nopember 2010 > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet > http://groups.google.com/group/RantauNet/~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: > - DILARANG: > 1. E-mail besar dari 200KB; > 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; > 3. One Liner. > - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet > - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe. > -- Sent from my mobile device Wassalaamu'alaikum Dutamardin Umar (aka. Ajo Duta), gelar Bagindo, suku Mandahiliang, lahir 17 Agustus 1947. Nagari Gasan Gadang, Kab. Pariaman. rantau: Deli, Jakarta, sekarang Sterling, Virginia-USA ------------------------------------------------------------ "menjadi bagian dari sapu lidi, akan lebih bermanfaat dari pada menjadi sebatang lidi" -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe. -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe. -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
