Hahaha..... Nan mamposting kan lai urang awak juo..... -)+ iyo ndak Jep..... ""Lanjutkan!
nah kalau iko sonang hati ambo mamanda, Trims yo..jadilah bilo2 ambo lanjut salam hormat dan maaf dari kamanakan nan suko iseng sarato pagarah Wass-Jepe ________________________________ Dari: ajo duta <[email protected]> Kepada: [email protected] Terkirim: Ming, 21 November, 2010 21:37:14 Judul: Re: [...@ntau-net] “PSSI Memutar Kompetisi Yang Kehilangan Makna” Hahaha..... Nan mamposting kan lai urang awak juo..... -)+ iyo ndak Jep..... ""Lanjutkan! On 11/21/10, jupardi andi <[email protected]> wrote: > sia nan mangecek iko OOT..kan lai ado tu Semen Padang (klub dari Ranah > Minang) > dalam tulisan tu > sadangkan carito pidato Obama sajo disiko ndak OOT doh Mak Duta > > sanak2 nan mangabakan pai jalan-jalan kalua nagari disiko ndak pulo do > kategori > OOT itu dek nan pai bajalan2 kalua nagari tu kan sanak awak urang minang juo > > ikan mati baton-ton di danau Tondano..indak OOT bagai do > > Bung IJP menulis tentang pidato Obama ndak OOT bagai do kategorinyo disiko > itu > dek IJP dek lai urang awak juo > > dan banyak nan lain > > Wass-Jepe > > > > > ________________________________ > Dari: ajo duta <[email protected]> > Kepada: [email protected] > Terkirim: Ming, 21 November, 2010 21:17:11 > Judul: Re: [...@ntau-net] “PSSI Memutar Kompetisi Yang Kehilangan Makna” > > Ikoo OOT Jep! > > On 11/21/10, jupardi andi <[email protected]> wrote: >> “PSSI Memutar Kompetisi Yang Kehilangan Makna” >> >> Oleh : Jepe >> >> >> Sekali lagi, betapa tidak profesionalnya PSSI dibawah kendali Nurdin Halid >> dalam >> memutar kompetisi sepakbola antar klub di Indonesia yang dikenal dengan >> Liga >> Indonesia (LI), coba anda simak klasmen sementara LI sampai akhir pekan >> ini >> maka akan dijumpai sebuah Klub telah memainkan laga sebanyak 10 kali yaitu >> Deltras dan Persela sementara 3 Klub lainnya Semen Padang,Sriwijaya FC dan >> Persib telah menyelesaikan 6 laga. Kejomplangan dalam memutar LI ini >> tentunya >> akan menghilangkan makna sebuah kompetisi tersebut. >> >> >> Mari kita simak dulu sebagai perbandingan liga-liga Eropa yang sedang >> bergulir >> betapa berdenyut dan bernyawa kompetisi antar klub di Negara masing-masing >> di >> putar tiap Minggu yang rata-rata setiap Klub memainkan jumlah partai yang >> sama >> diakhir pekan, kalaupun ada sebuah klub yang masih menyimpan sisa laga itu >> hanya >> 1 partai saja dan biasanya pada hari Senin (dini hari WIB) semua Klub >> telah >> memainkan jumlah laga yang sama. Saya pikir sesuatu yang sederhana dan >> mudah >> saja di contoh oleh PSSI dalam memutar jadwal liga seperti liga-liga di >> Eropa, >> tapi entah kenapa dan ada apa dibalik semua ini. Apakah disengaja, tidak >> disengaja atau ada hal-hal tertentu sehingga jadwal kompetisi LI tidak >> bisa >> dilakukan secara serentak dan setiap klub memainkan jumlah laga yang sama. >> >> >> Kenapa saya berani berkata cara-cara PSSI memutar LI yang tidak serentak >> dan >> antara satu klub dengan klub yang lain sangat “jomplang” dalam >> menyelesaikan >> laga seperti yang saya contohkan diatas menghilang makna sebuah kompetisi. >> Salah >> satunya adalah bisa saja nantinya ketika mulai mendekati akhir kompetisi >> maka >> klub-klub yang secara matematis perolehan poinnya (Menang 3 poin, seri 1 >> poin, >> kalah 0 poin) tidak berpeluang lagi menjadi juara sementara klub ini masih >> menyimpan sisa 4 laga lagi dari maksimal partai yang harus dimainkan, >> maka >> klub >> ini akan main mata dan menjual sportifitas kepada klub lainnya yang >> berpeluang >> besar diakhir kompetisi menjadi juara dan banyak kemungkinan-kemungkinan >> yang >> akan terjadi yang berakibat hilangnya sebuah makna kompetitif dan jiwa >> olah >> raga >> yang menjunjung tinggi sikap sportif dan fair play yang selalu >> dikampanyekan >> oleh FIFA. >> >> >> Anda pemerhati dan penikmat sejati Liga Eropa, jika iya tentunya anda akan >> merasakan betapa bernyawa dan berdenyutnya mereka menjalankan kompetisi >> yang >> penuh makna. Organisasi sepakbola masing-masing Negara begitu professional >> dalam >> mengatur jadwal setiap partai yang dimainkan antar klub sehingga menutup >> kemungkinan klub-klub raksasa dengan kekayaan dan kekuasaan petinggi klub >> bisa >> mengatur klub-klub kecil. Kompetisi dimainkan sesuai jadwal yang telah >> ditentukan dan tidak pernah ditunda apapun alasannya kecuali dalam >> keaadan >> “force major” seperti badai salju dan cuaca dingin yang buruk sehingga >> lapangan >> hijau tertutup salju. Kita bisa simak jika sebuah partai yang krusial >> serta >> menentukan nasib sebuah klub apakah degradasi ataupun menjadi juara maka >> dimainkan pada hari, jam bahkan menit yang sama. Ini bisa kita saksikan >> juga >> nantinya di fase penyisihan group Liga Champion (UCL) pada partai >> terakhir >> (game ke 5) maka semua klub dalam klub-klub dalam satu group akan >> memainkan >> partai terakhir mereka secara serentak, tujuannya sangat jelas agar >> kompetisi >> selalu terjaga makna dan mutunya. >> >> >> Jika begini PSSI dibawah kendali Nurdin Halid memutar kompetisi yang >> kehilangan >> makna sangat wajar sepakbola Nasional kita minim prestasi dan bahkan >> bertambah >> mundur ini dibuktikan ditingkat Negara-negara ASEAN saja kita telah >> menjadi >> ayam >> sayur, kalaupun dulu di Era keemasannya selalu menjadi Ayam Jago tapi >> sekarang >> Ayam Jago itu untuk berkokok lebih keras lagi begitu susah diantara >> Ayam-Ayam >> Jago ASEAN lainnya seperti Thailand, Vietnam,Malaysia dan Singapur bahkan >> dengan >> Negara Laos yang baru kemaren sore mengenal sepakbola Timnas kita sulit >> bersaing >> , bisa jadi mental para pemain daya juang dan semangat kompetitifnya tidak >> ada >> “gereget” akibat kompetisi yang digelar setiap tahunnya oleh PSSI selalu >> berubah format, tidak tepat jadwal sesuai yang ditentukan sehingga >> seharusnya >> klub diakhir pekan memainkan jumlah partai yang sama. >> >> >> Jika sebuah klub LI masih menyisakan 4 laga dari maksimal yang seharusnya >> diselesaikan secara serentak 10 laga sesungguhnya kompetisi tersebut telah >> kehilangan makna dan terlalu banyak hal-hal yang buruk akan terjadi jika >> PSSI >> tidak membenahi jadwal kompetisi LI ini sesegera mungkin, tapi Nurdin >> Halid >> dan >> kaki tangannya selalu tidak pernah mendengar kritikan yang membangun dari >> para >> masyarakat pecinta sepakbola Nasional. >> >> >> Pekanbaru, 21 Nopember 2010 >> >> -- >> . >> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain >> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet >> http://groups.google.com/group/RantauNet/~ >> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. >> =========================================================== >> UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: >> - DILARANG: >> 1. E-mail besar dari 200KB; >> 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; >> 3. One Liner. >> - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: >> http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet >> - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting >> - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply >> - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & >> mengganti subjeknya. >> =========================================================== >> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: >> http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe. >> > > -- > Sent from my mobile device > > Wassalaamu'alaikum > Dutamardin Umar (aka. Ajo Duta), > gelar Bagindo, suku Mandahiliang, > lahir 17 Agustus 1947. > Nagari Gasan Gadang, Kab. Pariaman. rantau: Deli, Jakarta, > sekarang Sterling, Virginia-USA > ------------------------------------------------------------ > "menjadi bagian dari sapu lidi, akan lebih bermanfaat dari pada > menjadi sebatang lidi" > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib > mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet > http://groups.google.com/group/RantauNet/~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: > - DILARANG: > 1. E-mail besar dari 200KB; > 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; > 3. One Liner. > - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet > - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti > subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe. > > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet > http://groups.google.com/group/RantauNet/~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: > - DILARANG: > 1. E-mail besar dari 200KB; > 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; > 3. One Liner. > - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet > - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe. > -- Sent from my mobile device Wassalaamu'alaikum Dutamardin Umar (aka. Ajo Duta), gelar Bagindo, suku Mandahiliang, lahir 17 Agustus 1947. Nagari Gasan Gadang, Kab. Pariaman. rantau: Deli, Jakarta, sekarang Sterling, Virginia-USA ------------------------------------------------------------ "menjadi bagian dari sapu lidi, akan lebih bermanfaat dari pada menjadi sebatang lidi" -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe. -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
