Pak Darwin

Semoga begitu, mudah2an Firman Utina dkk, mental juara (menang) dan 
bertarungnya sudah kembali pulih 

Berat memang, seandainya saya menjadi bagian dari mereka permasalahan bukan 
dari teknis bagaimana bermain sepakbola dan mental bertarung saja, lebih dari 
tiu tekanan2 non teknis seperti polemik PSSI, debat dan talk show di televisi. 
Yang tak habis2nya , permasalahan tiket yang bikin rusuh dsb ini akan 
mempengaruhi sedikit banyak kosentrasi para pemain dan pelatih

Saya "kurang sreg" dengan gaya-gaya pemberitaan, talk show atau wawancara TV 
One yang terlalu berlebihan seolah2 mencari kesempatan dan mengadu domba pro 
kontra serta polemik selama AFF cup ini, 

Semua mereka wawancarai dan uber termasuk pihak Malaysia, paling tidak rasa 
bangga Malaysia terekspos begitu nyata di depan mata masyarakat kita serta 
timnas

Seharusnya selesai kekalahan tersebut TV one mencoba lebih sedikit ariff untuk 
menahan seputar segala berita, talk show, wawancara lansung, membawa2 
komentator ke studio dsb

Sehingga timnas lebih tenang menghadapi leg 2

Satu hal lagi menurut saya cara2 si NH dan PSSI membawa2 timnas atas eforia 
kegembiraan lolos ke final ke keluarga Bakri dan acara2 lain rasa2nya memang 
kurang pantas

Apapun cerita, apapun alasan (pernyataan NH, PSSI selama ini dibiayai oleh 
keluarga Bakrie)

Timnas adalah milik segenap lapisan masyarakat Indonesia

Pesta yang sesungguhnya adalah ketika timnas kita juara adalah dengan mengarak 
keliling semua pemain dengan mobil terbuka membawa tropi AFF dengan ratusan 
riobuan masyarakat menyemut sepnajang jalan, bukan pesta "semu" di rumah 
keluarga Bakri

Hal-hal seperti ini bisa kita saksikan (menjadi contoh) ketika Spanyol juara 
Eropa20008 dan PD 2010 maka pesta sesungguhnya para pemain, pelatih, crew dan 
manajemen merayakan dengan segenap masyarakat spanyol pesta sepanjang jalan dan 
kota2 besar di Spanyol dengan mobil terbuka dikelilingi lautan manusia

Tapi kali ini saya pikir banyak para elite politik dan pejabat tinggi 
memanfaatkan situasi dan mereka "salah prediksi" seakan-akan kemenangan 
sensasional 5 kali timnas, juara sudah milik Indonesia, ibaratnya mereka-mereka 
tersebut telah curi start mencari dan mencuri kesempatan untuk berbagai 
kepentingan (pencitraan misalnya)


Kita berharap timnas bisa memberikan kejutan di leg 2 walau peluang "kejutan" 
itu tipis , jika timnas kita juara maka para pemain harus berani nantinya 
mengeluarkan pernyataan bahwa ini dipersembahkan buat segenap lapisan 
masyarakat Indonesia bukan buat segelintir orang, golongan, elit bangsa ini

Bagi saya cara2 NH dan PSSI dalam mengelola persebakolaan Nasional memang masih 
jauh dari sikap2 profesional, indenpenden, secara bisnis tidak transparan (masa 
harus dibiayai oleh keluarga bakri) dll

Saya mendukung Arifin Panigoro dengan LPI nya jika membina sepakbola menuju era 
profesional tanpa sedikitpun menggunakan dana ABPD bagi klub2 yang berkompetisi

Jika bicara skala prioritas, dana ABPD bukan prioritas buat pembinaan sepakbola 
adalah yang lebih prioritas lagi buat masyarakat banyak yaitu bidang Pendidikan 
dan Kesehatan misalnya

Terakhir, selamat bertanding Firman Utina dkk, apapun hasilnya jika kebanggaan 
dipersembahkan buat semua masyarakat indonesia perjayalah jika kesedihan nanti 
hasilnya maka semua masyarakat tentu akan ikut sedih juga dengan kalian semua

Kita lihat saja nanti jika kesedihan (kekalahan/tidak juara) maukah 
mereka-mereka tersebut "mengajak dan mengundang kalian dalam pesta kesedihan"

Salam Bola
Jepe
45 thn, lagi di Selat Panjang
Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone

-----Original Message-----
From: "Darwin Bahar" <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Tue, 28 Dec 2010 09:32:49 
To: Palanta Rantaunet<[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: [...@ntau-net] Kutipan Hari Ini

"I pray for, I love Indonesia, to be winner,"

Bunyi spanduk yang terpasang di pagar tempat Timnas berlatih

" Lupakan Kekalahan, Hanya Itu Cara Bangkit", Kompas Selasa, 28 Desember
2010 | 04:16 WIB

http://cetak.kompas.com/read/2010/12/28/04161064/lupakan.kekalahan.hanya.itu
.cara.bangkit.

 

Wassalam, HDB St Bandaro Kayo (L, 67+)

 

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke