Jepe Makiasih ya ... Ulasan yang bagus Jepe... Yang tidak pernah membaca cerita sang kancil.. jadi paham apa maksud tulisan uni..
Wass Hanifah Pada tanggal 21/01/11, [email protected] <[email protected]> menulis: > Uni Ifah dan Sanak Suryadi > > Kalau dalam puisi ini Uni Ifah menggambarkan tentang sosok Gayus si kancil > yang cerdik dan licik seperti yang kita saksikan hari ke hari beberapa bulan > terkhir tentang sosok gayus yang begitu memporak porandakan hukum dengan > kekuatan uangnya semua bisa di beli, Hakim, Jaksa dan Polisi garda terdepan > dalam penegakan hukum > > Jika ada sebuah pepatah tentang dirundung kesulitan dan kesusahan yang tak > henti-hentinya berbunyi > > "Lepas dari mulut Harimau, masuk ke mulut Buaya" > > Tapi bagi Gayus si Kancil yang cerdik tidak berlaku nampaknya pepatah ini > ketika dengan uangnya bisa menyuap para buaya-buaya aparat penegak hukum > > Begini cerita kala kecil yang sering kita simak, betapa sang Kancil ketika > lepas dari mulut Harimau tapi si kancil tidak mau masuk kedalam perangkap > (mulut buaya) > > "Si kancil berlari terengah-engah dalam sebuah hutan Rimba karena dia lepas > dari cengkraman mulut harimau yang akan memakannya, dia berlari sekuat > tenaga dalam hutan belantara untuk menghindari kejaran harimau yang lapar > > Akhirnya si Kancil tersesat dan jalannya untuk melarikan diri buntu ketika > bertemu sungai yang penuh buaya dan siap memangsa si kancil jika nekat > menyeberang sungai keseberang > > Dalam kepanikan dikejar2 harimau si Gayus..ehhh si Kancil hanya butuh > berpikir sepersekian detik mencari akal bagaimana dia bisa menyeberang > sungai dan lepas dari mulut-mulut penegak hukum ehh salah lagi deh, mulut > buaya yang siap menyantapnya > > Tenang tapi pasti sang Kancil ditepi sungai mulai mengeluarkan aksi tipu > daya sogok menyogok dan kong kalikongnya dengan buaya yang mulutnya mangap > terbuka lebar > > "Hai..buaya-buaya yang baik hati dan yang maha kuasa serta menjadi raja di > sungai ini, saya membawa makanan enak buat kalian, ratusan ayam-ayam hutan > yang telah saya tangkap, saya persembahkan dengan penuh persahabatan bagi > kalian..maukah kalian menerimanya" > > > Para buaya bodoh yang selalu kena tipu kancil selama ini tanpa pikir panjang > atau memang para buaya rakus dan mudah disuap serentak berteriak > > "Wahh asyik..mantap, mau Sang Kancil, makan nih sama ayam..mana..mana..ayo > lemparkan dong ke sungai" > > "Mmm masuk perngkap kau wahai buaya bodoh nan rakus" si Kancil membahin > > > Lalu sang Kancil berkata > > "Oppss tunggu dulu para buaya, biar adil dan sesuai berapa porsi untuk > kalian masing-masing perlu saya hitung dulu berapa banyak kalian di sungai > ini, beda dong porsi ketua buaya sama anak buaya buaya, dimana-mana komandan > tentu setoran..ehh salah lagi deh, makanannya lebih banya" > > > Komandan Buaya menjawab > > "Ahaiii Kancil yang ganteng (abis pakai wig dan kacamata sih) itu tidak > masalah kami akan segera berhitung berapa jumlah kami disini, biar pembagian > ayam-ayam itu kamni tidak ribut, oke kami akan berhitung" > > "Tunggu-tunggu biar saya yang menghitung kalian, berjejerlah kalian dari > sini sampai keseberang sungai sana, mulai dari komandan, petinggi dan anak > buah penguasa sungai ini, bikin dua baris yang rapat biar saya mudah > menghitung dengan beridiri diatas punggung kalian masing-masing" Kancil > mengarahkan buaya-buaya yang lapar > > > Semua buaya seperti kena hipnotis si Kancil tanpa banyak pikir dan yang > terbayang suap ayam-ayam hutan yang lezat-lezat akan berlabuh dimulut > mereka,para buaya bersusun rapi dan saling merapatkan badan mulai dari > tempat berdiri kancil sampai bibir tepian sungai diseberang > > Dengan sigap si Kancil melangkah ke punggung buaya sambil menghitung buaya > > Satu, dua, tiga...sembilan, sepuluh sebelas......enam puluh dua, enam puluh > tiga..... > > Sampai hitungan ke delapan puluh buaya terakhir diseberang kancil meloncat > dan lansung kabur melarikan diri dan selamatlah dia dari kejaran Harimau > > (Notes : Siapa mnenurut anda Harimau itu ) > > Buaya-buaya yang rakus dan ganmpang disuap akhirnya sadarkena tipu bucuk > rayu dan akal bulus si Kancil ketika kancil sudah kabur melarikan diri > > Hebat ya si Kancil > > Bagi dia sekali lagi tidak berlaku sebuah pepatah kesulitan yang satu > selesai ditimpa kesulitan lain yang menunggu yaitu > > "Lepas dari mulut Harimau masuk ke mulut Buaya" > > Ketika lepas dari mulut harimau maka sang kancil dengan kecerdikannya (baca > : money talk) bisa menyogok mulut-mulut para buaya lapar yang siap > menyantapnya > > > Gayus memang ibarat sang kancil yang melepaskan diri dari kesulitan dengan > cara nyogok para Buaya di negeri Sungai Belantara ketika hukum bisa dibeli > dengan ayam alias uang !!! > > Wass-Jepe > Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet > http://groups.google.com/group/RantauNet/~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: > - DILARANG: > 1. E-mail besar dari 200KB; > 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; > 3. One Liner. > - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet > - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
