Ni ifah dan dunsanak palanta RN Ya tentu tidak asing lagi dimasa2 kita kecil dulu cerita2 dan beberapa episode seputar "Si Kancil versus si Buaya"
Si Kancil diposisikan selalu menang dengan segala kecerdikan dan tipu dayanya menghadapi para Buaya Sibuaya selalu dalam posisi kalah atau dalam onteks cerita yang saya tulis "mengalah" karena si buaya begitu rakus dan gampang disogok serta disuap oleh si kancil yang cerdik penuh tipu daya untuk menghindar dari jerat bahaya yang akan mengancam dia Pertanyaan saya Menurut Uni siapa Harimau si Raja penguasa hutan belantara yang tongkrongannya gagah dengan kemilau silau belangnya yang memesona itu dan selalu berteriak tangkap dan selesaikan dengan tuntas masalah si Kancil :-) Salam-Jepe Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone -----Original Message----- From: Hanifah Damanhuri <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Fri, 21 Jan 2011 12:06:43 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: [R@ntau-Net] SI KANCIL GAYUS Jepe Makiasih ya ... Ulasan yang bagus Jepe... Yang tidak pernah membaca cerita sang kancil.. jadi paham apa maksud tulisan uni.. Wass Hanifah Pada tanggal 21/01/11, [email protected] <[email protected]> menulis: > Uni Ifah dan Sanak Suryadi > > Kalau dalam puisi ini Uni Ifah menggambarkan tentang sosok Gayus si kancil > yang cerdik dan licik seperti yang kita saksikan hari ke hari beberapa bulan > terkhir tentang sosok gayus yang begitu memporak porandakan hukum dengan > kekuatan uangnya semua bisa di beli, Hakim, Jaksa dan Polisi garda terdepan > dalam penegakan hukum > > Jika ada sebuah pepatah tentang dirundung kesulitan dan kesusahan yang tak > henti-hentinya berbunyi > > "Lepas dari mulut Harimau, masuk ke mulut Buaya" > > Tapi bagi Gayus si Kancil yang cerdik tidak berlaku nampaknya pepatah ini > ketika dengan uangnya bisa menyuap para buaya-buaya aparat penegak hukum > > Begini cerita kala kecil yang sering kita simak, betapa sang Kancil ketika > lepas dari mulut Harimau tapi si kancil tidak mau masuk kedalam perangkap > (mulut buaya) > > "Si kancil berlari terengah-engah dalam sebuah hutan Rimba karena dia lepas > dari cengkraman mulut harimau yang akan memakannya, dia berlari sekuat > tenaga dalam hutan belantara untuk menghindari kejaran harimau yang lapar > > Akhirnya si Kancil tersesat dan jalannya untuk melarikan diri buntu ketika > bertemu sungai yang penuh buaya dan siap memangsa si kancil jika nekat > menyeberang sungai keseberang > > Dalam kepanikan dikejar2 harimau si Gayus..ehhh si Kancil hanya butuh > berpikir sepersekian detik mencari akal bagaimana dia bisa menyeberang > sungai dan lepas dari mulut-mulut penegak hukum ehh salah lagi deh, mulut > buaya yang siap menyantapnya > > Tenang tapi pasti sang Kancil ditepi sungai mulai mengeluarkan aksi tipu > daya sogok menyogok dan kong kalikongnya dengan buaya yang mulutnya mangap > terbuka lebar > > "Hai..buaya-buaya yang baik hati dan yang maha kuasa serta menjadi raja di > sungai ini, saya membawa makanan enak buat kalian, ratusan ayam-ayam hutan > yang telah saya tangkap, saya persembahkan dengan penuh persahabatan bagi > kalian..maukah kalian menerimanya" > > > Para buaya bodoh yang selalu kena tipu kancil selama ini tanpa pikir panjang > atau memang para buaya rakus dan mudah disuap serentak berteriak > > "Wahh asyik..mantap, mau Sang Kancil, makan nih sama ayam..mana..mana..ayo > lemparkan dong ke sungai" > > "Mmm masuk perngkap kau wahai buaya bodoh nan rakus" si Kancil membahin > > > Lalu sang Kancil berkata > > "Oppss tunggu dulu para buaya, biar adil dan sesuai berapa porsi untuk > kalian masing-masing perlu saya hitung dulu berapa banyak kalian di sungai > ini, beda dong porsi ketua buaya sama anak buaya buaya, dimana-mana komandan > tentu setoran..ehh salah lagi deh, makanannya lebih banya" > > > Komandan Buaya menjawab > > "Ahaiii Kancil yang ganteng (abis pakai wig dan kacamata sih) itu tidak > masalah kami akan segera berhitung berapa jumlah kami disini, biar pembagian > ayam-ayam itu kamni tidak ribut, oke kami akan berhitung" > > "Tunggu-tunggu biar saya yang menghitung kalian, berjejerlah kalian dari > sini sampai keseberang sungai sana, mulai dari komandan, petinggi dan anak > buah penguasa sungai ini, bikin dua baris yang rapat biar saya mudah > menghitung dengan beridiri diatas punggung kalian masing-masing" Kancil > mengarahkan buaya-buaya yang lapar > > > Semua buaya seperti kena hipnotis si Kancil tanpa banyak pikir dan yang > terbayang suap ayam-ayam hutan yang lezat-lezat akan berlabuh dimulut > mereka,para buaya bersusun rapi dan saling merapatkan badan mulai dari > tempat berdiri kancil sampai bibir tepian sungai diseberang > > Dengan sigap si Kancil melangkah ke punggung buaya sambil menghitung buaya > > Satu, dua, tiga...sembilan, sepuluh sebelas......enam puluh dua, enam puluh > tiga..... > > Sampai hitungan ke delapan puluh buaya terakhir diseberang kancil meloncat > dan lansung kabur melarikan diri dan selamatlah dia dari kejaran Harimau > > (Notes : Siapa mnenurut anda Harimau itu ) > > Buaya-buaya yang rakus dan ganmpang disuap akhirnya sadarkena tipu bucuk > rayu dan akal bulus si Kancil ketika kancil sudah kabur melarikan diri > > Hebat ya si Kancil > > Bagi dia sekali lagi tidak berlaku sebuah pepatah kesulitan yang satu > selesai ditimpa kesulitan lain yang menunggu yaitu > > "Lepas dari mulut Harimau masuk ke mulut Buaya" > > Ketika lepas dari mulut harimau maka sang kancil dengan kecerdikannya (baca > : money talk) bisa menyogok mulut-mulut para buaya lapar yang siap > menyantapnya > > > Gayus memang ibarat sang kancil yang melepaskan diri dari kesulitan dengan > cara nyogok para Buaya di negeri Sungai Belantara ketika hukum bisa dibeli > dengan ayam alias uang !!! > > Wass-Jepe > Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet > http://groups.google.com/group/RantauNet/~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: > - DILARANG: > 1. E-mail besar dari 200KB; > 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; > 3. One Liner. > - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet > - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
